Kelainan dan Penyakit pada Indra Penglihatan

Wednesday, February 27th, 2013 - Biologi Kelas 9 SMP

Biologi Kelas 9 SMP: Kelainan dan Penyakit pada Indra Penglihatan

By Wawang Armansyah

Kelainan dan Penyakit pada Indra Penglihatan – Mata sebagai indra penglihatan dapat mengalami gangguan akibat kelainan ataupun penyakit pada indra penglihatan. Salah satu penyakit mata disebut glaukoma. Adapun, kelainan penglihatan antara lain sebagai berikut.

Kelainan dan Penyakit pada Indra Penglihatan

Kelainan dan Penyakit pada Indra Penglihatan

Kelainan dan Penyakit pada Indra Penglihatan

Kelainan dan penyakit pada indra penglihatan diantaranya mata miop (miopi) atau rabun dekat, hipermetrop (hipermetropi) atau rabun jauh, presbiop (presbiopi) atau mata tua, astigmatisma, hemeralopi (rabun senja), katarak, dan buta warna.

  • Mata miop (miopi) atau rabun dekat

Miopi atau mata dekat adalah cacat mata yang disebabkan lensa mata terlalu cembung sehingga bayangan jatuh di depan bintik kuning (retina). Miopi disebut pula rabun jauh, karena tidak dapat melihat jauh. Penderita miopi hanya mampu melihat jelas pada jarak yang dekat. Untuk membantu penderita miopi, sebaiknya memakai kaca mata berlensa cekung (negatif).
  • Mata hipermetrop (hipermetropi) atau rabun jauh

Hipermetropi atau mata jauh adalah cacat mata yang disebabkan lensa mata terlalu pipih sehingga bayangan jatuh di belakang bintik kuning. Hipermetropi disebut pula rabun dekat, karena tidak dapat melihat dekat. Penderita hipermetropi hanya mampu melihat jelas pada jarak yang jauh. Untuk membantu penderita hipermetropi, dipakai kacamata lensa cembung (lensa positif).
  • Mata presbiop (presbiopi) atau mata tua

Presbiopi umumnya terjadi pada orang berusia lanjut. Keadaan ini disebabkan lensa mata terlalu pipih dan daya akomodasi mata sudah lemah sehingga tidak dapat memfokuskan bayangan benda yang berada dekat dengan mata. Gangguan mata seperti itu dapat dibantu dengan memakai kacamata berlensa rangkap. Di bagian atas kacamata dipasang lensa cekung untuk melihat benda yang jauh, sedangkan di bagian bawahnya dipasang lensa cembung untuk melihat benda dekat.
  • Mata astigmatisma

Mata astigmatisma adalah cacat mata yang disebabkan kecembungan kornea tidak rata, sehingga sinar sejajar yang dating tidak dapat difokuskan ke satu titik. Untuk membantu penderita astigmatisma dipakai kacamata silindris.
  • Hemeralopi (rabun senja)

Hemeralopi adalah gangguan mata yang disebabkan kekurangan vitamin A. Penderita rabun senja tidak dapat melihat dengan jelas pada waktu senja hari. Keadaan seperti itu apabila dibiarkan berlanjut terus mengakibatkan kornea mata bisa rusak dan dapat menyebabkan kebutaan. Oleh karena itu, pemberian vitamin A yang cukup sangat perlu dilakukan.
  • Katarak

Katarak adalah cacat mata yang disebabkan pengapuran pada lensa mata sehingga penglihatan menjadi kabur dan daya akomodasi berkurang. Umumnya katarak terjadi pada orang yang telah lanjut usia.
  • Buta warna

Buta warna merupakan gangguan penglihatan mata yang bersifat menurun. Penderita buta warna tidak mampu membedakan warna-warna tertentu, misalnya warna merah, hijau, atau biru. Buta warna tidak dapat diperbaiki atau disembuhkan.

Baca juga materi biologi tentang perbedaan gerak biasa dan gerak refleks.

Kata Kunci:

penglihatan pada orang miop
Kelainan dan Penyakit pada Indra Penglihatan | Wawang Armansyah | 4.5