Cara Perkembangbiakan Generatif dan Vegetatif

Monday, March 4th, 2013 - Biologi, Pendidikan

Cara Perkembangbiakan Generatif dan Vegetatif – Makhluk hidup berkembang biak dengan berbagai cara. Cara perkembangbiakan makhluk hidup dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu perkembangbiakan vegetatif (reproduksi aseksual) dan perkembangbiakan generatif (reproduksi seksual).

Cara Perkembangbiakan Generatif dan Vegetatif

Untuk lebih jelasnya mengenai kedua cara perkembangbiakan tersebut, berikut penjelasannya:

1) Perkembangbiakan vegetatif

Cara Perkembangbiakan Vegetatif

Cara Perkembangbiakan Vegetatif

Tumbuhan umbi-umbian, seperti kentang, ketela rambat, dahlia, dan ubi berkembang biak dengan umbinya. Bawang merah dan bawang putih berkembang biak dengan umbi lapis, sedangkan pisang berkembang biak dengan tunas. Beberapa jenis mikroorganisme, seperti Amoeba dan bakteri berkembang biak dengan membelah diri.

Pada prinsipnya, semua perkembangbiakan yang tidak diawali adanya pertemuan antara sel kelamin jantan dan sel kelamin betina, disebut perkembangbiakan vegetatif (reproduksi aseksual). Jumlah induk yang terlibat dalam perkembangbiakan vegetatif hanya satu. Oleh karena itu, individu baru yang dihasilkannya mempunyai sifat yang sama dengan sifat induknya. Jadi, jika kamu ingin memperbanyak tanaman dengan sifat yang sama dengan induknya sebaiknya dilakukan dengan perkembangbiakan secara vegetatif.

2) Perkembangbiakan secara generatif

Cara Perkembangbiakan Generatif

Cara Perkembangbiakan Generatif

Perkembangbiakan secara generatif atau disebut juga perkembangbiakan secara kawin adalah peristiwa terbentuknya individu baru yang di dahului oleh pembuahan (fertilisasi). Pembuahan adalah peleburan antara sel kelamin jantan dengan sel kelamin betina. Hasil dari peleburan tersebut berupa zigot.

Organisme yang berkembangbiak secara kawin (generatif) meliputi berbagai jenis vertebrata (ikan, katak, reptil, burung dan mamalia) dan avertebrata, seperti cacing tanah, lebah, rayap, udang, dan sebagainya. Perkembangbiakan secara generatif biasanya melibatkan dua induk. Oleh karena itu, sifat keturunan hasil perkembangbiakan tersebut merupakan gabungan dari sifat kedua induknya, sehingga dapat bervariasi.

Selain berkembang biak secara generatif atau vegetatif saja, ada sebagian makhluk hidup berkembang biak secara keduanya. Perkembangbiakan dengan cara generatif dan vegetatif amat jarang terjadi pada hewan. Namun, pada beberapa jenis tumbuhan dapat terjadi dengan kedua cara tersebut, misalnya lumut dan tumbuhan hijau.

Beberapa contoh makhluk hidup yang dapat melakukan perkembangbiakan dengan cara generatif dan vegetatif sebagai berikut:

  1. Hydra; secara generatif dengan membentuk ovarium dan testis, secara vegetatif dapat membentuk tunas.
  2. Lumut dan tumbuhan paku; secara generatif dengan membentuk sperma dan ovum, secara vegetatif dengan membentuk spora.
  3. Tumbuhan biji (mangga, jambu, dan jeruk) secara generatif dengan membentuk biji dan secara vegetatif dengan cangkok.

Kata Kunci:

organisme yang berkembang viak secara vegetatif generatif,perkembangbiakan tanpa melibatkan sel kelamin janan dan betina disebut perkembangbiakan secara,perkembangbiakan dgn melibatkan sel kelamin yaitu,perkembangbiakan dengan cara generatif divi,perkembang biakan generatif organisme amoeba,perbedaan antara generatif dan vegetatif dalam hal jumlah induk yang terlibat,organisme yg melakukan vegetatif dan generatif,Organisme yg dapat berkembanvbiak secara generatif dan vegatif adalah,organisme yang dapat berkembangbiak secara tak kawin maupun kawin,organisme yang dapat berkembang biak secara generatif maupun vegetatif adalah
Cara Perkembangbiakan Generatif dan Vegetatif | Wawang Armansyah | 4.5