Biologi Sel

Sunday, September 15th, 2013 - Biologi, Biologi SMA Kelas 11

Biologi Kelas XI : Biologi Sel

By Wawang Armansyah

Biologi sel biasa juga disebut sitologi, dari bahasa yunani kytos yamg berarti wadah yang merupakan ilmu yang mempelajari sel. Pengetahuan akan komposisi  dan cara kerja sel merupakan hal mendasar bagi semua bidang ilmu biologi. Pengetahuan akan persamaan dan perbedaan diantara berbagai jenis sel merupakan hal penting khususnya bagi bidang biologi sel dan biologi molecular.

Biologi Sel

Biologi Sel

Biologi Sel

Persamaan dan perbedaan mendasar tersebut menimbulkan tema pemersatu, yang memungkinkaan prinsip-prinsip yang dipelajari dari suatu sel diekstrapolasikan dan digeneralisasikan pada jenis sel lain. Penelitian biologi sel berkaitan erat dengan genetika, biokimia, biologi molecular, dan biologi perkembangan.

Konsep dalam biologi sel menjelaskan bahwa makhluk hidup seluler, ada makhluk hidup bersel tunggal/satu (uniseluler) dan yang bersel banyak (multiseluler). Berdasarkan pada beberapa sifatnya, antara lain ada tidaknya sistem endomembran, dikelompokkan dalam dua tipe sel, yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik. Dari penjelasn biologi sel, dijelaskan bahwa sel prokariotik, merupakan tipe sel yang tidak memiliki sistem endomembran sehingga sel tipe ini memiliki materi inti yang tidak dibatasi oleh sistem membran, tidak memiliki organel yang dibatasi oleh sistem membran.

Sel prokariotik terdapat pada bakteri dan ganggang biru. Sedangkan sel eukariotik merupakan tipe sel yang memiliki sistem endomembran. Pada biologi sel, sel eukariotik memiliki inti tampak jelas karena dibatasi oleh sistem membran. Pada sel ini, sitoplasma memiliki berbagai jenis organel seperti antara lain: badan Golgi, reticulum endoplasma (RE), kloroplas (khusus pada tumbuhan), mitokondria, badan mikro, dan lisosom.

1) Struktur dan Fungsi Sel Prokariotik

Di dalam biologi sel, bakteri merupakan salah satu contoh organisme yang memiliki sel tipe prokariotik. Untuk itu biologi sel mempelajari struktur dan fungsi pada sel prokariotik, sel bakteri merupakan contoh yang cukup mewakili dari beragai tipe sel prokariotik. Bakteri memiliki ukuran (panjang) berkisar antara 0,15-15µ. Struktur sel bakteri terdiri dari bagian luar sebagai penutup sel dan sitoplasma.

2) Struktur dan Fungsi Sel Eukariotik

Sama seperti sel prokariotik, sel eukariotik juga dijelaskan di dalam biologi sel,  bahwa sel  eukariotik merupakan sel yang memiliki sistem endomembran. Sel tipe ini secara structural memiliki sejumlah organel pada sitoplasmanya. Organel tersebut memiliki fungsi yang sangat khas yang berkaitan satu dengan yang lainnya dan berperan penting untuk menyokong fungsi sel. Organisme yang memiliki tipe sel ini antara lain hewan, tumbuhan, dan jamur baik multiseluler maupun yang unuseluler.

Adapun tipe sel eukariotik dalam biologi sel, bahwa sel eukariotik pada tumbuhan sedikit berbeda dengan pada hewan. Pada sel hewan, pada bagian luar sel tidak ditemukan adanya dinding sel. Sebaliknya pada tumbuhan dan jamur  ditemukan adanya dinding sel.  Walaupun demikian dinding sel tumbuhan dan sel jamur secara kimiawi berbeda penyusunnya.

Pada jamur didominasi oleh kitin sedangkan pada tumbuhan selulosa. Pada tumbuhan ditemukan adanya organel kloroplas sedangkan pada jamur dan hewan tidak ditemukan. Selain perbedaan tersebut, dijelaskan juga di dalam biologi sel bahwa pada dasarnya baik sel hewan, tumbuhan, dan jamur memiliki struktur sel yang serupa.

Demikian penjelasan mengenai biologi sel, semoga bermanfaat.

Biologi Sel | Wawang Armansyah | 4.5