Teori Sel

Sunday, September 8th, 2013 - Biologi, Biologi SMA Kelas 11

Biologi Kelas 11 SMA: Teori Sel

by Wawang Armansyah

Teori sel berawal semenjak penemuan sel. Sejak penemuan sel, para ilmuwan telah banyak melakukan penelitian mengenai bagaimana cara kerja sel. Pada perkembangannya, Selalu muncul teknik baru dalam mempelajari sel.

Teori Sel

Teori Sel

Teori Sel

Sel berasal dari kata cellula yang berarti ruang kecil. Sekitar tahun1663-1665, Seorang ilmuwan inggris, Robert Hooke, meneliti sayatan gabus di bawah Mikroskop. Robert Hook melihat bahwa sayatan gabus tersebut tersusun atas ruangan-ruangan kecil. Hooke memberi nama ruangan-ruangan kecil tersebut dengan nama sel.

Pada 1835, ahli biologi berkebangsaan Prancis, Felix Dujardin, menemukan bahwa banyak mikroorganisme yang tersusun atas satu sel saja. Dijardin juga mengamati bahwa bahan atau suptansi dari semua sel hidup adalah sama.

Tiga tahun kemudian, seorang ahli Botani Jerman, Matthias Jakob Schleiden, menyatakan bahwa semua tumbuhan tersusun atas sel-sel. Tidak lama kemudian, ahli sologi Jerman , Theodor Schwann, menyimpulkan bahwa semua hewan tersusun atas sel-sel pula. Scleiden dan Schwan kemudian menduga bahwa sel adalah komponen dasar dari mahluk hidup.

Dua puluh lima tahun kemudian, Rudolf Virchow, ahli biologi Jerman, membuat tulisan bahwa “tubuh adalah sebuah negara dan setiap sel adalah warganya”. Dari penelitiannya tentang pembelahan sel, Virchow menyimpulkan bahwa sel berasal dari sel lainnya.

Hasil observasi dari para ilmuwan selama bertahun- tahun, membentuk suatu teori yang dinamakan teori sel. Teori sel tersebut menyatakan bahwa sel merupakan unit structural paling dasar dari mahluk hidup; sel adalah unit fungsional dari mahluk hidup; dan semua sel berasal dari sel lainnya melalui proses pembelahan.

Baca juga materi biologi tentang fungsi membran sel.

Teori Sel | Wawang Armansyah | 4.5