Jaringan pada Tumbuhan

Friday, October 11th, 2013 - Biologi, Biologi SMA Kelas 11

Biologi Kelas XI : Jaringan pada Tumbuhan

By Wawang Armansyah

Jaringan pada tumbuhan adalah jaringan yang disusun oleh sekelompok sel-sel yang memiliki struktur dan fungsi sama yang menyusun tubuh makhluk hidup. Berdasarkan aktivitas pembelahan sel selama fase pertumbuhan dan perkembangan sel/jaringan tumbuhan.

Jaringan pada Tumbuhan

Jaringan pada tumbuhan dibagi menjadi dua, yaitu jaringan meristem dan jaringan dewasa (permanen). Selain jaringan, penyusun struktur tumbuhan adalah idioblas. Idioblas ada di dalam jaringan pada tumbuhan berupa sel tunggal atau deretan sel yang berbeda dengan sel-sel di sekitarnya. Idioblas berperanan sebagai alat sekresi berbagai substansi (mirosin, tanin, getah bening, minyak esensial, resin dan lain-lain) dan kelenjar.

Jaringan pada Tumbuhan

Jaringan pada Tumbuhan

A. Jaringan Meristem

Jaringan meristem adalah jaringan pada tumbuhan yang terus-menerus mengalami pembelahan atau masih bersifat embrionik. Sel-sel meristem membelah terus untuk menghasilkan sel-sel baru, beberapa hasil pembelahan akan tetap berada dalam jaringan meristem yang disebut sel inisial atau sel permulaan.

Sedangkan sel-sel baru yang digantikan kedudukannya oleh sel meristem disebut derivatif atau turunan. Proses pertumbuhan dan spesialisasi secara morfo-fisiologi sel yang dihasilkan oleh meristem disebut diferensiasi. Jaringan yang mengalami diferensiasi akan kehilangan karakteristik embrioniknya dan menjadi dewasa/permanen.

Ciri-ciri jaringan meristem:

  1. Sel-selnya muda, aktif melakukan pembelahan dan pertumbuhan
  2. Ukuran selnya kecil dan seragam
  3. Letak sel-sel rapat, tidak ada ruang antar sel
  4. Bentuk sel bervariasi: bulat, lonjong, atau poligonal dengan dinding sel tipis
  5. Banyak mengandung sitoplasma sebagai tempat terjadinya berbagai reaksi
  6. Memiliki inti sel satu atau lebih, inti sel relatif besar
  7. Vakuola kecil atau hampir tidak ada

Berdasarkan asal pembentukannya, meristem dibedakan menjadi promeristem, meristem primer dan meristem sekunder. Dan berdasarkan letaknya, meristem dibedakan menjadi meristem apikal, meristem interkalar dan meristem lateral.

B. Jaringan Dewasa (Permanen)

Jaringan dewasa merupakan jaringan pada tumbuhan yang terbentuk dari hasil diferensiasi sel-sel yang dihasilkan jaringan meristem, sehingga memenuhi suatu fungsi tertentu. Jaringan dewasa pada umumnya pertumbuhan terhenti atau sementara terhenti. Jaringan dewasa ada yang disebut permanen karena telah mengalami diferensiasi yang sifatnya irreversibel.

Ciri-ciri jaringan dewasa antara lain:

  1. Tidak melakukan aktivitas membelah diri
  2. Ukuran sel relatif lebih besar daripada sel meristem, vakuola berukuran besar
  3. Plasma sel sedikit hanya seperti selaput yang menempel pada dinding sel
  4. Sel kadang telah mati (tidak ada sitoplasma)
  5. Terdapat ruang antar sel, kecuali pada epidermis

Jaringan dewasa meliputi, jaringan pelindung (epidermis), jaringan dasar (parenkim), jaringan penguat/penyokong (kolenkim dan sklerenkim), jaringan pengangkut/vaskuler
(xilem dan floem) dan jaringan gabus (peridermis).

C. Idioblas

Apabila di dalam jaringan pada tumbuhan yang terdapat sel atau sekumpulan sel yang bentuk dan fungsinya berbeda dengan sel-sel di sekitarnya maka disebut idioblas. Idioblas dapat berupa alat sekresi ataupun kelenjar di dalam jaringan pada tumbuhan.

  • Alat sekresi

Alat sekresi merupakan suatu sel atau sekumpulan sel yang berfungsi sebagai penghasil zat-zat. Zat-zat ini tidak dikeluarkan oleh sel-sel yang bersangkutan. Ada Periderm beberapa macam alat sekresi pada tumbuhan, yakni saluran getah, sel-sel resin dan minyak, sel-sel lendir, sel-sel zat penyamak dan sel-sel mirosin.

  • Kelenjar

Kelenjar merupakan sekumpulan sel yang menghasilkan suatu zat. Zat tersebut dikeluarkan dari sel penghasilnya. Ada beberapa macam kelenjar pada tumbuhan, yaitu:

  1. Kelenjar epitel, apabila sel-selnya berdampingan satu dengan yang lainnya sehingga merupakan suatu lapisan.
  2. Kelenjar rambut, dijumpai pada permukaan organ (epidermis) dari satu sel atau banyak sel. Kelenjar ini disebut koleter dan zar yang dihasilkan disebut blastokola. Nektaria merupakan kelenjar yang bisa menghasilkan nektar maupun madu. Nektaria banyak dijumpai pada organ bunga yang berfungsi untuk menarik serangga pada proses penyerbukan.

Demikian penjelasan tentang jaringan pada tumbuhan, semoga bermanfaat. Baca juga penjelasan materi biologi tentang jaringan epitel dan pengertian sel.

Kata Kunci:

idioblas,jaringan idioblas,arti idioblas,ciri ciri jaringan idioblas,jaringan indioblast,letak saluran getah dan kelenjar pada tumbuhan
Jaringan pada Tumbuhan | Wawang Armansyah | 4.5