Pertumbuhan Manusia

Friday, October 25th, 2013 - Biologi, Materi Kuliah

Pertumbuhan Manusia – Pertumbuhan manusia diawali setelah lahir, kepala bayi menunjukkan bentuk yang disesuaikan dengan proses kelahiran dan jalan lahir. Kepala itu kemudian menunjukkan bentuk yang sebenamya. Bentuk kepala biasanya bulat dan tidak atau belum sepenuhnya serupa dengan ibu atau bapaknya. Pipi bayi tampak montok karena adanya lapisan lemak yang membantu proses mengisap susu. Di tubuh bayi keturunan ras Mongol dapat ditemukan tanda berwama bim di pantat atau bagian tubuh lain, dinamakan mongolian spot. Tanda ini berangsur-angsur hilang dan tak terlihat lagi.

Pertumbuhan Manusia

Pertumbuhan Manusia

Pertumbuhan Manusia

Ubun-ubun besar dan ubun-ubun kecil dapat diraba di kepala bayi. Ubun-ubun besar berbentuk segi empat di puncak kepala dan ubun-ubun kecil di bagian belakang berbentuk segitiga. Kedua ubun-ubun akan menutup pada usia 18 bulan. Ubun-ubun ini sering digunakan untuk mendiagnosis apakah seorang bayi tidak kekurangan cairan.

Bayi belum dapat melihat dengan sempuma karena matanya masih hypermetrop, ia juga belum bisa membedakan nikmatnya rasa asam, asin, manis atau pahit Jika mendengar suara keras seluruh tubuhnya memberi reaksi karena serabut sarafnya juga belum sempurna. Selama kurang lebih tiga bulan, tergantung kondisi ibu ketika hamil, anak mempunyai zat anti untuk melawan macam-macam infeksi. ltu salah satu alasan mengapa imunisasi dimulai pada usia 3 bulan, kecuali untuk tuberculosa (TBC) yang dianjurkan segera setelah lahir. Alasan demikian untuk penyakit ini karena tingginya risiko akibat banyaknya penderita dan sifatnya yang kronis.

Pada bayi dan anak kecil didapatkan saluran eustachius yang pendek dengan posisi vertikal pada saat terbaring. Saluran ini menghubungkan rongga telinga tengah dengan kerongkongan (naso-pharynx)  sehingga berguna untuk mengatur keseimbangan tekanan di dalam rongga telinga tengah dengan udara luar. Keadaan itu memudahkan terjadinya infeksi rongga telinga tengah yang disebut otitis media acuta (OMA). Pada anak itu didapatkan gejala diare yang berlanjut dengan keluarnya cairan dari telinga.

Balita (Bayi di Bawah Lima Tahun)

Perlu diperhatikan bahwa pada anak bayi sampai usia di bawah 5 tahun, semua penyakit sering kali memberi gejala diare. Oleh karena itu, kepada anak kecil yang diare tidak boleh diberikan obat diare orang dewasa, tetapi hanya berupa cairan bergaram, sambil dieari penyebabnya. Masa neonatal dilanjutkan dengan fase infant sarnpai 1 tahun, lalu fase toddler sampai 2 tahun. Pada usia ini biasanya anak sudah memberi gambaran fisik yang menyerupai orang tuanya.

Anak berusia 2 tahun sudah mempunyai gigi yang lengkap sehingga pipi dan rahang bawahnya juga sudah bertambah panjang. Pada usia 1 tahun berat badan bayi umumnya setara 3 kali berat lahir. Pada usia 2 tahun sekitar 5 kali berat lahir. Bayi perlu diperhatikan berat badannya. Berat badan ini dijadikan tolok ukur kesehatan dan pertumbuhannya. Berat badan itu dicocokkan dengan suatu grafik yang dibuat sesuai distribusi berat badan bayi yang telah dianalisis secara statistik. Menurut gambaran grafik ini, seorang anak akan dimasukkan ke dalam kelompok berat badan yang rata-rata, 70 persentil atau 30 persentil.

Anak yang ukuran berat badannya sesuai dengan nilai untuk 70 persentil menunjukkan bahwa anak itu mempunyai berat badan diatas rata-rata. Anak dengan berat rata-rata berada pada posisi 50 persentil, anak pada posisi 70 persentil menunjukkan bahwa hanya 30% anak dengan usia sarna yang lebih berat dari anak itu. Anak yang termasuk 30 persentil termasuk kurang baik dan diusahakan untuk naik ke dalam kelompok rata-rata. Sebaliknya, anak yang sudah termasuk 70 persentil tidak boleh dibiarkan jika ternyata turun ke dalam kelompok rata-rata. Semua proses pemeriksaan ini biasanya dilakukan di Posyandu.

Selama 5 tahun pertama, pertumbuhan paling cepat terjadi pada otak sehingga pada usia 5 tahun menurut statistik otak sudah mencapai 95% ukuran dewasa. Oleh karena itu, pendidikan keterampilan anak sudah harus dimulai pada usia dini mungkin yang disesuaikan dengan perkembangan otaknya. Bagian tubuh lain yang juga tumbuh relatf cepat adalah lengan dan tungkai.

Masa Pubertas

Ketika usia sekitar 5 tahun sampai 10-13tahun, pertumbuhan anak berlangsung lambat, disebut juga fase kanak-kanak. Pada usia 11-12 tahun banyak anak perempuan sudah memasuki masa pubertas. Pada anak laki-laki masa pubertas biasanya dimulai pada usia yang sedikit lebih lambat daripada wanita. Sehubungan dengan itu, pada usia 11-13 tahun sering didapatkan banyak anak perempuan tampak lebih tinggi daripada anak laki-laki. Tetapi, pada usia sekitar 13 tahun, anak laki-laki mulai mengejar ketertinggalan itu karena pada usia itu kebanyakan sudah mencapai usia pubertas.

Pada anak perempuan, awal pubertas itu ditandai dengan menstruasi pertama (menarche), diikuti pertumbuhan payudara, dan pertumbuhan rambut kemaluan. Pada anak laki-laki ditandai dengan perubahan suara yang disertai pembentukan tonjolan kerongkongan (Adam’s apple, pomum adamt), perubahan panjang pada penis, dan tumbuhnya rambut kemaluan.

Masa Pertumbuhan Maksimal

Sejak awal usia pubertas sampai usia 18 tahun terjadi pertumbuhan tinggi badan yang cepat pada pria dan wanita. Sesudah itu, pertumbuhan mulai melambat justru ketika mereka memasuki usia dewasa muda (adolescent). Biasanya pertumbuhan tinggi wanita selesai pada usia sekitar 18 tahun dan pada pria sekitar 24 tahun. Walaupun demikian, angka itu tidak dapat menjadi patokan dan tidak berlaku bagi semua orang. Pertumbuhan sistem reproduksi mulai berlangsung pada usia pubertas. Anak perempuan sudah dapat hamil setelah menstruasi walaupun menstruasi beberapa bulan pertama kadang-kadang tidak mengikutsertakan pematangan telur seperti pada orang dewasa. Pada anak laki-laki, sperma yang dikeluarkan juga belum sempurna dan baru menghasilkan sperma yang baik setelah usia 18 tahun.

Fase Dewasa ke Fase Tua

Fase dewasa berlangsung sampai usia sekitar 50 tahun. Pada wanita masa itu ditandai dengan masa menstruasi yang berakhir pada umur 48-53 tahun. Mulai usia itu wanita memasuki masa menopause. Fase ini dinamakan juga fase setengah baya dan diikuti dengan fase tua. Batasan fase tua ini sangat bervariasi dan sulit untuk ditetapkan dengan jelas. Dalam dunia kedokteran, penanganan masalah kesehatan usia tua ini merupakan tanggung jawab spesialis orang tua atau geriatry.

Demikian penjelasan materi kuliah tentang pertumbuhan manusia, semoga bermanfaat. Baca juga penjelasan tentang pertumbuhan janin dan struktur sel.

Pertumbuhan Manusia | Wawang Armansyah | 4.5