Pertumbuhan Kacang Hijau

Sunday, December 1st, 2013 - Materi Kuliah

Materi Kuliah: Pertumbuhan Kacang Hijau – Pertumbuhan kacang hijau diartikan sebagai suatu proses pertambahan ukuran atau volume serta jumlah sel secara irreversible mulai dari biji kacang hijau, atau tidak dapat kembali ke bentuk semula. Kacang hijau adalah sejenis tanaman budidaya dan palawija yang dikenal luas didaerah tropika. Tumbuhan yang termasuk suku polong-polongan (Fabaceae) ini memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari sebagai sumber bahan pangan berprotein nabati tinggi.

Kacang Hijau

Kacang Hijau

Pertumbuhan Kacang Hijau

Di dalam kacang hijau terdapat banyak kandungan gizi antara lain protein, kalsium, fosfor, vitamin B1, vitamin B2, vitamin E, zat besi, magnesium dan zat antioksidan. Tumbuhan yang masih kecil, belum lama muncul dari biji dan masih hidup dari persediaan makanan yang terdapat di dalam biji, dinamakan kecambah (plantula). Awal perkecambahan pada pertumbuhan kacang hijau dimulai dengan berakhirnya masa dormansi.

Masa dormansi pada pertumbuhan kacang hijau adalah berhentinya pertumbuhan pada tumbuhan dikarenakan kondisi lingkungan yang tidak sesuai. Berakhirnya masa dormansi ditandai dengan dengan masuknya air ke dalam biji suatu tumbuhan, yang disebut dengan proses imbibisi. Imbibisi terjadi karena penyerapan air akibat potensial air yang rendah pada biji yang kering.

Air yang berimbibisi menyebabkan biji mengembang dan memecahkan kulit kacang hijau pembungkusnya dan juga memicu perubahan metabolik pada embrio yang menyebabkan biji kacang hijau tersebut melanjutkan pertumbuhan kacang hijau. Enzim-enzim akan mulai mencerna bahan-bahan yang disimpan pada endosperma atau kotiledon, dan nutrien-nutriennya dipindahkan ke bagian embrio yang sedang tumbuh.

Dalam pertumbuhan kacang hijau, biji dapat berkecambah karena di dalamnya terdapat embrio atau lembaga tumbuhan. Embrio atau lembaga tumbuhan kacang hijau mempunyai tiga bagian, yaitu akar lembaga/calon akar (radikula), daun lembaga (kotiledon), dan batang lembaga (kaulikulus).

Pertumbuhan Kacang Hijau

Pertumbuhan Kacang Hijau

Terdapat dua macam pertumbuhan kacang hijau, yaitu:

1. Pertumbuhan Kacang Hijau Primer

Pertumbuhan kacang hijau dimana terjadi sebagai hasil pembelahan sel-sel jaringan meristem primer. Berlangsung pada embrio, bagian ujung-ujung dari tumbuhan seperti akar dan batang.

2. Pertumbuhan Kacang Hijau Sekunder

Pertumbuhan kacang hijau sekunder merupakan aktivitas sel-sel meristem sekunder yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan ini terutama pada tumbuhan dikotil, gymnospermae dan menyebabkan membesarnya ukuran diameter tumbuhan. Mula-mula kambium kacang hijau hanya terdapat pada ikatan pembuluh, yang disebut kambium vasik atau kambium intravaskuler. Fungsinya adalah membentuk xylem dan floem primer. Selanjutnya parenkim akar/batang yang terletak di antara ikatan pembuluh, menjadi kambium yang disebut kambium intervasis.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan kacang hijau dibedakan atas faktor dalam (Internal) dan faktor luar (Eksternal). Berikut Penjelasannya:

Faktor Dalam (Internal)

  • Gen

Gen merupakan substansi hereditas dan penentu sifat individu yang terdapat di dalam kromosom. Pertumbuhan kacang hijau dipengaruhi oleh sifat genetik bagi ukuran dan bentuk tumbuh tumbuhan kacang hijau.

  • Hormon pertumbuhan kacang hijau (Fitohormon)

Fitohormon adalah senyawa organik yang dihasilkan oleh tumbuhan kacang hijau, yang dalam konsentrasi rendah atau kecil dapat mengatur proses fisiologis. Adapun syarat-syarat fitohormon yaitu senyawa organik yang dihasilkan oleh tumbuhan kacang hijau, harus dapat ditranslokasikan, tempat sintesis dan kerja berbeda, dan aktif dalam konsentrasi rendah.

Faktor Luar (Eksternal)

  • Air

Tanpa air, pertumbuhan kacang hijau tidak akan terjadi. Air termasuk senyawa utama yang sangat dibutuhkan tumbuhan. Air berfungsi antara lain untuk fotosintesis, mengaktifkan reaksi enzimatik, menjaga kelembapan dan membantu perkecambahan biji. Tanpa air, reaksi kimia dalam sel tidak dapat berlangsung sehingga mengakibatkan tumbuhan mati.

  • Kelembapan

Kelembapan udara memengaruhi penguapan air yang berhubungan dengan penyerapan nutrien. Penguapan air akan meningkat apabila kelembapan rendah, akibatnya dalam pertumbuhan kacang hijau, tumbuhan dapat menyerap banyak nutrien.

  • Makanan

Makanan adalah sumber energi dan sumber materi untuk menyintesis sebagai komponen sel. Nutrien yang dibutuhkan tumbuhan dalam pertumbuhan kacang hijau, bukan hanya karbondioksida dan air, tetapi juga unsur-unsur lainnya. Karbondioksida diabsorbsi oleh daun, sedangkan air dan mineral diserap oleh akar.

  • Cahaya

Cahaya sangat dibutuhkan oleh tanaman kacang hijau untuk dapat melakukan fotosintesis dalam proses pertumbuhan kacang hijau. Jika tanaman kacang hijau kekurangan cahaya, maka tumbuhan ini bisa tampak pucat dan warna tanaman itu kekuning-kuningan.

  • Suhu

Suhu yang baik atau ideal yang diperlukan agar pertumbuhan kacang hijau berlangsung baik atau disebut suhu optimum (10-38 derajat Celcius). Umumnya tumbuhan kacang hijau tidak dapat tumbuh di bawah suhu 0 derajat Celcius dan di atas 40 derajat Celcius. Keberadaan suhu ini erat hubungannya dengan kerja enzim. Jika suhu terlalu tinggi atau terlalu rendah, enzim akan rusak.

Demikian penjelasan tentang pertumbuhan kacang hijau, semoga bermanfaat. Baca juga penjelasan tentang Hati Manusia dan Jaringan pada Tumbuhan.

Kata Kunci:

kacang hijau punya kabium,mengapa biji kacana hijau mengembang,mengapa biji kacang hijau mengembang
Pertumbuhan Kacang Hijau | Wawang Armansyah | 4.5