Teori Evolusi Darwin

Thursday, December 19th, 2013 - Biologi

Teori Evolusi Darwin – Teori evolusi Darwin merupakan teori evolusi yang diungkapkan oleh Charles Darwin. Sejak kemunculannya merupakan suatu hal yang menggemparkan. Hingga kini, bukti-bukti mengenai teori evolusi Darwin terus dicari. Charles Darwin sebagai salah seorang tokoh teori evolusi dianggap sebagai bapak evolusi.

Teori Evolusi Darwin

Teori Evolusi Darwin

Teori Evolusi Darwin

Gagasan mengenai Teori Evolusi Darwin, dimulai oleh seorang naturalis berkebangsaan Inggris bernama Charles Darwin. Pemikirannya mulai muncul setelah ia menerima tawaran dari Angkatan Laut Inggris untuk berkelana mengelilingi dunia menggunakan kapal layar HMS Beagle selama 5 tahun tanpa bayaran.

Suatu saat di akhir tahun 1835, rombongan kapal ini mendarat di sebuah pulau di Amerika Selatan yang dikenal dengan nama Pulau Galapagos. Selama tiga minggu di pulau ini, Darwin telah banyak mengambil sampel tumbuhan, reptil, dan hewan-hewan lainnya. Hal yang paling mengesankan bagi Darwin adalah adanya burung-burung dari famili Fringilidae yang memiliki paruh dengan bentuk yang beraneka ragam.

Variasi yang dimiliki burung tersebut ternyata tidak hanya terlihat pada bentuk paruhnya saja, tetapi juga dari jenis makanannya. Setiap jenis makanan ternyata telah menjadi makanan utama bagi salah satu jenis burung famili Fringilidae ini. Darwin juga menemukan bahwa hanya sedikit burung jenis lain selain family Fringilidae yang terdapat di pulau tersebut.

Setelah pulang kembali ke Inggris, Darwin menemukan permasalahan dalam menjelaskan mengapa setiap daerah yang dia kunjungi memiliki keanekaragaman yang berbeda. Hal yang selalu paling membuatnya tertarik adalah kenyataan mengenai bentuk-bentuk paruh dari burung finch yang dia temukan di Pulau Galapagos. Hal ini dialami sebelum muncul teori evolusi Darwin.

Gagasan tentang asal-usul organisme dalam teori evolusi Darwin ini ternyata tidak dikemukakan oleh Darwin seorang. Seorang ilmuwan berkebangsaan Inggris lainnya, yakni Alfred Russel Wallace juga menyatakan hal yang sama mengenai konsep asal-usul organisme.

Wallace berlayar ke Malaysia untuk mengamati keanekaragaman di wilayah tersebut. Kemudian, Wallace melanjutkan penelitannya di Kalimantan. Untuk penelitiannya lebih lanjut, Wallace pun kemudian pergi ke Sulawesi dan Maluku. Di sana Wallace melihat banyaknya perbedaan jenis flora dan fauna yang ada di Indonesia bagian barat dan Indonesia bagian timur.

Di Kepulaan Aru, Wallace menderita malaria. Pada saat itu, belum ditemukan obat untuk menyembuhkan penyakit tersebut. Ketika pada suatu hari Wallace tiba-tiba sembuh, timbullah pemikiran mengenai kesembuhannya tersebut. Dari kejadian itu, timbullah ide mengenai hukum alam siapa yang kuat, dialah yang menang (survival of the fittest). Itu juga merupakan dasar pemikiran teori evolusi Darwin. Pemikirannya ini, ternyata serupa dengan pemikiran Darwin.

The Origin of Spesies by Means of Natural Selection

Darwin kemudian bersama-sama dengan Wallace memublikasikan hasil pengamatannya di suatu pertemuan Linnean Society di London pada tahun 1859. Darwin menuliskan sebuah buku tentang Teori Evolusi Darwin yang berjudul The Origin of Spesies by Means of Natural Selection.

Dalam bukunya yang berjudul ”The Orgin of Species by Means of Natural Selection,” Charles Darwin mengungkapkan teorinya mengenai evolusi. Pokok utama dari Teori Evolusi Darwin tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Perubahan-perubahan yang terjadi pada suatu organisme disebabkan oleh seleksi alami (natural selection).
  2. ”Survival of the fittest”, artinya siapa yang paling kuat dia akan bertahan. Darwin mengemukakan bahwa individu yang kuat akan bertahan dan akan mewariskan sifat ke generasi berikutnya.
  3. Struggle for existance”, artinya berjuang keras untuk bertahan hidup. Individu yang tidak dapat bertahan akan mati dan terjadi kepunahan, sedangkan yang bertahan akan melanjutkan hidupnya dan bereproduksi.

Sebelum Darwin mengemukakan teori evolusi Darwin, banyak ilmuwan yang sudah mengemukakan teori evolusi diataranya George Cuvier dan Jean Baptiste de Lamarck.

Demikian penjelasan tentang Teori Evolusi Darwin, semoga bermanfaat. Baca juga penjelasan tentang Sistem Respirasi dan Jaringan Saraf, terima kasih.

Teori Evolusi Darwin | Wawang Armansyah | 4.5