Tanaman Pengusir Nyamuk

Tuesday, July 1st, 2014 - Kesehatan

Tanaman Pengusir Nyamuk – Tanaman pengusir nyamuk banyak dimanfaatkan oleh sebagian besar masyarakat sebagai alternatif untuk mencegah gigitan nyamuk atau serangga. Ada beberapa tanaman yang telah terbukti dan dimanfaatkan langsung oleh masyarakat sebagai tanaman pengusir nyamuk antara lain:

Lavender dan Serai

Lavender dan Serai

1. Lavender sebagai tanaman pengusir nyamuk

Lavender atau lavendel atau Lavandula adalah sebuah genus tumbuhan berbunga dalam suku Lamiaceae yang memiliki 25-30 spesies. Asal tumbuhan ini adalah dari wilayah selatan Laut Tengah sampai Afrika tropis dan ke timur sampai India. Genus ini termasuk tumbuhan menahun, tumbuhan dari jenis rumput-rumputan, semak pendek, dan semak kecil.

Tanaman ini juga menyebar di Kepulauan Canaria, Afrika Utara dan Timur, Eropa selatan (terutama Perancis selatan), Arabia, dan India. Karena telah ditanam dan dikembangkan di taman-taman di seluruh dunia, tumbuhan ini sering ditemukan tumbuh liar di daerah di luar daerah asalnya.

Bunganya berwarna ungu kecil-kecil dan mengeluarkan aroma wangi. Bunga ini sering digosok-gosok ke tubuh untuk menghindari gigitan nyamuk. Seperti layaknya zodia, lavender juga mengandung linalool. Keberadaan tanaman lavender mengundang para penyuling minyak atsiri untuk menyuling bunganya. Minyak lavender memang sering dipakai sebagai aromaterapi. Bahkan, di beberapa rumah, minyak lavender ini ditempatkan di ruang tamu.

Lavender selain bisa digunakan langsung untuk tanaman pengusir nyamuk, bunganya juga menghasilkan minyak yang digunakan sebagai bahan penolak serangga (repellant dan antifeedant), bahkan termasuk bahan yang sering digunakan sebagai lotion antinyamuk. Komposisi utama dalam minyak lavender adalah linalool asetat. Tanaman ini dapat diperbanyak secara stek batang dan biji. 

Penampilan bunga lavender memang amat menarik. Bunga ini mengeluarkan aroma wangi. Perbanyakan tanaman lavender biasanya dengan menggunakan bijinya. Biji-biji yang tua dan sehat disemaikan. Ketika tingginya mencapai 15 – 20 cm, dapat dipindahkan ke dalam pot atau ditanam di halaman rumah.

Minyak lavender memang sering dipakai sebagai aromaterapi. Bahkan, di beberapa rumah, minyak lavender ini ditempatkan di ruang tamu.

2. Tanaman pengusir nyamuk Serai

 Serai atau sereh adalah tumbuhan anggota suku rumput-rumputan yang dimanfaatkan sebagai bumbu dapur untuk mengharumkan makanan.

Minyak serai adalah minyak atsiri yang diperoleh dengan jalan menyuling bagian atas tumbuhan tersebut. Minyak serai dapat digunakan sebagai pengusir (repelen) nyamuk, baik berupa tanaman ataupun berupa minyaknya. Kandungan serai antara lain adalah sitronela, yang tidak disukai oleh nyamuk. Maka dari itu, serai dapat dibuat menjadi obat nyamuk dan serangga lainnya.

Pasalnya tanaman serai wangi ini mengandung zat-zat seperti geraniol, metilheptenon, terpen-terpen, terpen-alkohol, asam-asam organik, dan terutama adalah sitronelal. Caranya, sediakan 1 kg daun dan batang serai wangi, lalu cuci dan tiriskan sampai kering. Setelah itu, saring dan masukkan ke dalam botol, lalu encerkan dengan aquades.

Untuk menggunakannya, tuangkan ekstrak serai wangi ke dalam alat penyemprot, lalu semprotkan ke tempat dimana nyamuk-nyamuk bersembunyi. Poting sebagian daun stek atau kurangi hingga 3 – 5 cm dari pelepah daun. Sebagian akar juga dikurangi dan tinggalkan sekitar 2,5 cm di bawah leher akar. Setelah itu, ditanam di halaman rumah.

Zodia dan Selasih

Zodia dan Selasih

3. Tanaman pengusir nyamuk Zodia

Zodia (Evodia Sauveolens)adalah tumbuhan yang masih tergolong dari saku jeruk-jerukan (Rutacea) dan merupakan tanaman endemik Indonesia yang berasal dari Papua, tapi kini tanaman zodia sudah mulai dibudidayakan diberbagai tempat. Tanaman ini telah dimanfaatkan oleh masyarakat asli Papua sebagai sebagai media untuk mengusir serangga dan tanaman pengusir nyamuk dengan cara dengan cara mengusapkan daun zodia ke seluruh tubuh.

Ciri-Ciri Tanaman Zodia

Zodia merupakan tanaman perdu dari suku jeruk-jerukan (Rutaceae) yang mempunyai tinggi berkisar antara 50-200 cm dengan rata-rata tinggi berkisar antara 75 cm. Daun pohon zodia berbentuk pipih memanjang agak lentur dengan warna kuning kehijau-hijauan, panjang daunnya berkisar antara 2-30 cm. Tanaman zodia dapat mencapai ukuran 2 meter bila tumbuh di daerah bebas.

Daerah Penyebaran Dan Penanaman

Tanaman zodia banyak menyebar dan mampu hidup pada ketinggian antara 400-2000 meter dari permukaan laut sebagaimana halnya di pedalaman Memberamo, Papua tempat tanaman ini pertama ditemukan. Pada umumnya tanaman ini ditanam di dalam pot dan diletakkan di dalam ruangan, namun zodia dapat juga ditanam di luar ruangan seperti di halaman rumah.

Tanaman Zodia (Evodia Sauveolens) talah lama di pergunakan oleh penduduk asli papua sebagai pengusir serangga dan nyamuk. Tanaman zodia mengeluarkan aroma khas yang tidak disukai oleh nyamuk sehingga nyamuk tidak berani mendekat dan pergi.

Tanaman Zodia (Evodia Sauveolens) akan mengeluarkan aroma yang khas bila daun-daunnya saling bergesekan. Aroma yang keluar akibat pergesekan daun zodia inilah yang tidak disukai dan mampu mengusir nyamuk. Karenanya sebagai tanaman pengusir nyamuk, cukup menana mtanaman ini di pot yang ditarud di sudut ruangan atau dekat jendela. Memperindah ruangan dengan Zodia, tanaman yang sekaligus mempunyai khasiat sebagai pengusir nyamuk sepertinya bukan sebuah pilihan yang jelek.

Di daerah sentani, Zodia digunakan sebagai penghilang bau badan. Aroma tubuh yang kurang sedap menjadi harum wangi Zodia. Daun dan bunga zodia dirangkai dengan tali, lalu dikalungkan di leher.Karena bau Zodia yang menyengat,diduga tanaman zodia bisa untuk mengusir nyamuk. Kadang-kadang digunakan sebagai tonik atau penambah stamina tubuh.

4. Tanaman pengusir nyamuk Selasih

Selasih, tlasih, basil, atau basilikum (Ocimum) adalah segolongan terna yang dimanfaatkan daun, bunga, dan bijinya sebagai rempah-rempah serta penyegar (tonikum). Berbagai bagian tumbuhan ini berbau dan berasa khas, kadang-kadang langu, harum, atau manis, tergantung kultivarnya. Beberapa di antaranya bahkan dapat membuat mabuk.

Tanaman perdu ini dari keluarga Labiatae. Tanaman ini sangat banyak variasinya dan sering berubah-ubah penampilan, khususnya warna daun jika ditanam di lingkungan yang berbeda-beda. Selasih tumbuh di daerah dengan ketinggian 1 – 1.100 m dpl.

Tempat favoritnya adalah daerah yang teduh dan lembab. Perkembangbiakan selasih adalah dari bijinya. Daya adaptasi tanaman ini dengan lingkungan cukup baik, sehingga mudah tumbuh di hampir semua tempat. 

Selasih mengandung eugenol, linalool dan geraniol yang dikenal sebagai zat penolak serangga, sehingga zat-zat tersebut juga berfungsi sebagai pengusir nyamuk. Bau daun selasih tercium sangat tajam, bahkan jika tercium agak lama atau disimpan dalam ruangan dapat mengakibatkan rasa mual dan pening. Komponen-komponen utama selasih yang bersifat volatil (menguap) menyebabkan nyamuk enggan mendekati tanaman ini.

Suren dan Geranium

Suren dan Geranium

5. Suren

Tumbuhan suren dikenal sebagai penghasil kayu berkualitas baik. Di alam ia ditemukan mulai dari Afganistan terus ke timur hingga Australia dan Korea. Jenis-jenis yang biasa dikenal sebagai surian dalam perdagangan kayu adalah Toona febrifuga – suren Vietnam, Toona sinensis – suren, dan Toona sureni – suren.

Tanaman dari keluarga Meliaceae ini termasuk tanaman tahunan yang berbentuk pohon. Tinggi tanaman bisa mencapai 20 m dan pertumbuhannya tergolong cepat. Tanaman ini dapat diperbanyak secara generatif yaitu melalui biji. Daun dan kulit kayunya beraroma cukup tajam. Secara tradisional, petani menggunakan daun suren untuk menghalau hama serangga tanaman. Pohon suren berperan sebagai tanaman pengusir nyamuk atau serangga (repellant) dan dapat digunakan dalam keadaan hidup

Bahan-bahan tersebut juga terbukti merupakan repellant (pengusir atau penolak) serangga, termasuk nyamuk. Cara penempatan tanaman ini bisa diletakkan di sudut-sudut ruangan dalam rumah, sebagai media untuk mengusir nyamuk. Jumlah tanaman dalam ruangan tergantung luas ruangan.

6. Geranium juga menjadi tanaman pengusir nyamuk

Tumbuhan ini sebagian besar asli ke Afrika Selatan.  Warna bunga Geranium terdiri dari warna putih, merah muda, merah dan ungu.  Sebagian besar spesies dari Geranium yang dibudidayakan adalah hibrida.  Tanaman ini memiliki bunga ganda dan campuran warna serta kelopak bunga.  Selain dengan cara stek batang, Geranium juga dapat diperbanyak menggunakan biji.

Tanaman ini sebagian besar diperbanyak dengan cara stek batang.  Kebanyakan tumbuhan Geranium mekar saat tengah musim panas, tetpi ada pula beberapa spesies yang mekar di musim semi dan musim gugur.  Tanaman ini tumbuh 6 inci sampai 4 meter tergantung pada varietas. Tumbuhan ini dapat tumbuh dengan baik pada penyinaran cahaya matahari yang penuh serta tanah yang kering

Geranium banyak diolah menjadi minyak untuk bahan wewangian.  Minyak geranium juga disebut minyak Pelargonium.  Minyak tersebut berwarna pucat kuning-coklat atau kehijauan dan memiliki bau seperti itu dari mawar.  Minyak ini digunakan untuk parfum, sabun, dan salep.

Tanaman jenis ini biasanya ditanam di luar ruangan. Menyandang nama Latin Pelargonium Citrosa, tanaman ini tumbuh merumpun, banyak anakan. Bau inilah yang membuat nyamuk-nyamuk migrasiTumbuh liar di seputar sawah dan digunakan oleh orang-orang kampung. Daunnya diambil lalu diselipkan di antara pakaian dalam almari. Khasiatnya mampu sebagai tanaman pengusir nyamuk dan ngengat, juga memberikan aroma khas.

Baca juga: Reproduksi Virus.

Pustaka: Belajar Bagus.

Kata Kunci:

cara adaptasi tanaman lavender,pengertian tanaman pengusir nyamuk,tanaman tinggi 20 m pengusir nyamuk
Tanaman Pengusir Nyamuk | Wawang Armansyah | 4.5