Cara Membuat Biogas

Tuesday, September 9th, 2014 - Biologi, Pendidikan

Cara Membuat Biogas – Cara membuat biogas melalui biokonversi, limbah organik seperti tinja, sampah domestik dan limbah pertanian dapat dikonversi menjadi bioenergi. Bioenergi merupakan gas kompleks yang terdiri dari Metana, karbondioksida, Asam sulfida, dan gas-gas lainnya. Proses pembuatan gas metan secara anaerob pada cara membuat biogas ini melibatkan interaksi kompleks dari sejumlah bakteri yang berbeda, protozoa maupun jamur.

Cara Membuat Biogas

Cara Membuat Biogas

Baca juga: Cara Budidaya Cacing

Cara Membuat Biogas

Beberapa bakteri yang terlibat pada cara membuat biogas adalah Bacteroides, Clostridium butyrinum, Escericia coli dan beberapa bakteri usus lainnya, Methanobacterium, dan Methanobacillus. Dua bakteri terakhir merupakan bakteri utama penghasil metan dan hidup secara anaerob. Proses pembuatan metan ini terbagi ke dalam tiga tahap, yaitu:

  1. Hidrolisis secara enzimatik, bahan-bahan organik tak larut menjadi bahan-bahan organik dapat larut. Enzim utama yang terlibat adalah selulase yang menguraikan selulosa.
  2. Perubahan bahan-bahan organik dapat larut menjadi asam organik. Pembentukan asam organik ini terjadi dengan bantuan bakteri non methanogenik, protozoa dan jamur.
  3. Perubahan asam organik menjadi gas metan dan karbondioksida. Proses perubahan ini dapat terjadi karena adanya bantuan bakteri Metanogenik (Methanobacterium dan Methanobacillus).

Alat dan Bahan Cara Membuat Biogas

Alat yang disiapkan:

  1. Drum volume 200 liter
  2. Drum volume 120 liter
  3. Sepotong pipa 10 cm yang berdiameter 2 cm
  4. Slang untuk penyalur gas
  5. Kran penyalur gas
  6. Ember
  7. Jerigen volume 5 liter
  8. Martil
  9. Pahat.

Bahan yang akan digunakan:

  1. Kotoran sapi, kerbau, unggas atau hewan lainnya
  2. Limbah hasil panen dan atau sampah organik lainnya
  3. Air

Prosedur Cara Membuat Biogas

Membuat pembangkit atau starter

  1. Campurkan 2 liter kotoran sapi dan dua liter air ke dalam ember, aduk hingga merata
  2. Tambahkan ke dalam campuran tadi cacahan rumput secukupnya dan aduk kembali hingga merata
  3. Masukan campuran bahan-bahan tadi ke dalam jerigen yang bervolume 5 liter. Biarkanlah jerigen tersebut terbuka
  4. Simpanlah jerigen yang telah berisi campuran bahan-bahan tadi pada tempat yang aman dan terlindung selama 2 bulan.
  5. Selama penyimpanan, lakukanlah pengguncangan pada jerigen tersebut sebanyak 3 atau 4 kali dalam satu minggu.

Menyiapkan limbah yang akan digunakan pada cara membuat biogas

  1. Kumpulkan kotoran sapi atau hewan ternak lainnya
  2. Kumpulkan bahan-bahan organik yang berupa limbah pertanian, limbah pasar, limbah ternak, atau limbah-limbah organik lainnya.
  3. Bila bahan-bahan organik yang akan digunakan telah kering, hancurkan terlebih dahulu dengan cara mencacahnya hingga halus.
  4. Bila bahan-bahan organik pada cara membuat biogas yang akan digunakan masih basah (masih segar), lakukan pencabikan untuk memudahkan pembusukan, kemudian simpanlah ditempat terbuka selama sekitar 10 hari agar mengalami pembusukan.

Menempatkan limbah dalam unit biogas

  1. Masukan 3 ember bahan-bahan organik yang telah disiapkan di atas bersama-sama dengan 3 ember air kedalam drum yang bervolume 200 liter, kemudian aduk hingga merata.
  2. Lakukan hal yang sama hingga mencapai volume sekitar 2/3 volume drum 200 liter atau hingga setinggi volume drum 120 liter.
  3. Masukan starter yang telah disiapkan di atas ke dalam drum 200 liter yang telah diisi bahan-bahan organik, kemudian aduklah hingga merata.
  4. Masukan drum yang bervolume 120 liter dengan kran dalam keadaan terbuka. Tekanlah drum kecil tersebut hingga mencapai dasar drum besar. Usahakan tidak ada udara dalam drum kecil tersebut.
  5. Jika permukaan drum bervolume 120 liter tidak terbenam, keluarkan kembali drum tersebut dan tambahkan kembali bahan-bahan organik dan air ke dalam drum bervolume 200 liter sampai mencukupi untuk membenamkan drum bervolume 120 liter.
  6. Bila sudah diyakini bahwa drum bervolume 120 liter terbenam seluruhnya dalam campuran bahan-bahan organik yang terdapat di dalam drum bervolume 200 liter dan bagian dalam drum bervolume 120 liter tersebut telah penuh berisi bahan-bahan organik, tutuplah keran yang terdapat pada drum bervolume 120 liter tadi.
  7. Biarkanlah drum-drum tadi selama 3 – 4 minggu. Selama waktu ini proses fermentasi akan berlangsung dan gas yang dihasilkan akan terjebak di dalam drum bervolume 120 liter. Gas ini akan menyebabkan drum bervolume 120 liter terdorong ke atas.
  8. Yang harus dilakukan berikutnya dalam cara membuat biogas yaitu sambil menunggu proses fermentasi berlangsung, periksalah apakah ada kebocoran gas dari drum bervolume 120 liter. Bila terjadi kebocoran segera di tambal dengan cat atau aspal. Untuk mengetahui adanya kebocoran dapat dilakukan dengan cara membasahi permukaan drum bervolume 120 liter dengan air sabun. Kebocoran akan terlihat dengan adanya buih pada daerah yang bocor tersebut.
  9. Setelah diketahui drum bervolume 120 liter berisi gas, periksalah gas tersebut untuk meyakinkan bahwa gas yang terbentuk merupakan gas yang dapat digunakan untuk bahan bakar. Pemeriksaan dapat dilakukan dengan membuka kran dan menyalakan api di atas pipa penyalur gas.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan dalam Cara Membuat Biogas

  1. Waktu yang diperlukan untuk memproduksi gas sekitar 3 – 4 minggu, setelah itu gas akan diproduksi secar kontinyu selama 8 minggu. Selama 8 minggu ini, separuh dari total gas yang diproduksi dibentuk pada 2 – 3 minggu pertama, sisanya dibentuk pada 5 – 6 minggu terakhir.
  2. Setelah waktu 8 minggu dilalui, gas tidak akan banyak terbentuk, maka unit biogas dapat dikosongkan kembali dan isinya dapat digunakan sebagai starter untuk pembuatan biogas berikutnya.
  3. Dalam pembuatan starter kotoran sapi yang digunakan diusahakan yang masih baru (hangat).

Demikian penjelasan mengenai cara membuat biogas yang penulis dapatkan dari beberapa sumber berikut:
Diana Rochintaniawati
Adi rahmat, 1994, Bioteknologi Bahan Bakar (Biotenologi Energi), Jurusan Pendidikan Biologi FPMIPA IKIP Bandung.
Belajar Bagus.

Kata Kunci:

apa itu starter untuk membuat biogas,proses pembuatan biogas dengan melibatkan bakteri metana,prosedur dari methanobacterium,methanobacterium proses pembuatan biogas dalam,kenapa kotoranbanyak di gunakan untuk membuat biogas,cara perkembangbiakan bakteri bio gas,cara pembuatan biogas alat bahan dan bakteri yang di gunakan,cara membuat biogas,cara membuat bakteri pengurai biogas,bacteroides clostridum digunakan ubtuk membuat
Cara Membuat Biogas | Wawang Armansyah | 4.5