Pengertian Fertilisasi pada Manusia dan Hewan

Sunday, January 25th, 2015 - Biologi

Pengertian FertilisasiPengertian fertilisasi atau pembuahan atau singami yaitu peleburan dua gamet yang dapat berupa nukleus atau sel-sel bernukleus untuk membentuk sel tunggal (zigot) atau peleburan nukleus. Dalam fertilisasi biasanya melibatkan penggabungan sitoplasma (plasmogami) dan penyatuan bahan nukleus (kariogami). Dengan pembelahan meiosis, zigot itu membentuk ciri fundamental dari kebanyakan siklus seksual eukariota, dan pada dasarnya gamet-gamet yang melebur adalah haploid.

Pengertian Fertilisasi

Pengertian Fertilisasi

Pengertian Fertilisasi

Bilamana keduanya motil seperti pada tumbuhan, maka pengertian fertilisasi juga biasa disebut isogami, bilamana berbeda dalam ukuran tetapi serupa dalam bentuk maka disebut anisogami, bila satu tidak motil (dan biasanya lebih besar) dinamakan oogami. Hal ini merupakan cara khas pada beberapa tumbuhan, hewan, dan sebagian besar jamur. Pada sebagian gimnofita dan semua antofita, gametnya tidak berflagel, dan polen tube terlibat dalam proses fertilisasi.

1. Fertilisasi pada hewan

Fertilisasi pada hewan secara eksternal yang biasanya terjadi pada hewan-hewan akuatik merupakan fertilisasi yang gamet-gametnya dikeluarkan dari dalam tubuhnya sebelum fertilisasi.

Fertilisasi pada Hewan Secara Eksternal

Fertilisasi pada Hewan Secara Eksternal

Fertilisasi pada hewan secara internal khusus untuk adaptasi dengan kehidupan hewan di darat merupakan fertilisasi dengan jalan adanya sperma dimasukkan ke dalam daerah reproduksi betina yang kemudian disusul dengan fertilisasi antara spermatozoa dengan sel telur. Setelah pembuahan, telur itu membentuk membran fertilisasi untuk merintangi pemasukan sperma lebih lanjut. Kadang-kadang sperma itu diperlukan hanya untuk mengaktivasi telur.

2. Pengertian fertilisasi pada manusia

Pengertian fertilisasi pada manusia adalah proses penyatuan gamet pria dan wanita, yang terjadi di daerah ampulla tuba fallopii.Spermatozoa bergerak dengan cepat dari vagina ke rahim dan selanjutnya masuk kedalam saluran telur.Pergerakan naik ini disebabkan oleh kontraksi otot-otot uterus dan tuba. Sebelum spermatozoa dapat membuahi oosit, mereka harus mengalami proses kapasitasi dan reaksi akrosom.

Kapasitasi adalah suatu masa penyesuaian di dalam saluran reproduksi wanita, yang pada manusia berlangsung  kira-kira 7 jam. Selama wakt u ini, suatu selubung dari glikoprotein dari protein-protein plasma segmen dibuang dari selaput plasma, yang membungkus daerah akrosom spermatozoa. Hanya sperma yang menjalani kapasitasi  yang dapat melewati sel korona dan mengalami reaksi akrosom.

Reaksi akrosom terjadi setelah penempelan ke zona pelusida dan diinduksi oleh protein-protein zona. Reaksi ini berpuncak pada pelepasan enzim-enzim yang diperlukan untuk menembus zona pelusida, antara lain akrosin dan zat-zat serupa tripsin.

Fertilisasi di Dalam Tubuh Manusia

Fertilisasi antara Sel sperma dengan sel telur di Dalam Tubuh Manusia

Fase fertilisasi mencakup fase 3 fase: 

  • Penembusan korona radiata.

Spermatozoa-spermatozoa yang mengalami kapasitasi tidak akan sulit untuk menembusnya.

  • Penembusan zona pelusida.

Zona pelusida adalah sebuah perisai glikoprotein yang mempertahankan pengikatan sperma dan menginduksi reaksi kromosom. Hanya 1 spermatozoa diantara 200-300 juta spermatozoa yang ada di saluran kelamin yang berhasil menembus zona pelusida. Saat spermatozoa masuk ke dalam membrane oosit, spermatozoa lain tidak akan bisa masuk lagi karena aktifasi dari enzim oosit sendiri. 

  • Fusi oosit dan membran plasma.

Spermatozoa bergerak masuk ke membrane oosit dan mencapai inti oosit. Perlu diketahui bahwa spermatozoa dan oosit masing-masing memiliki 23 kromosom (haploid), selama masa penyatuan masingmasing pronukleus melakukan sintesis DNA. Segera setelah sintesis DNA, kromosom tersusun dalam gelendong untuk melakukan pembelahan secara mitosis yang normal.

Dua puluh tiga kromosom dari ibu dan dua puluh tiga kromosom dari ayah membelah sepanjang sentromer, dan kromat id-kromatid yang berpasangan tersebut saling bergerak ke kutub yang berlawanan, sehingga menyiapkan sel zigot yang masing-masing mempunyai jumlah kromosom yang normal.

Demikian penjelasan tentang pengertian fertilisasi, semoga bermanfaat.

(Baca: Kunci Determinasi atau Identifikasi, Cara Penulisan Nama Ilmia atau Sistem Tata Nama Ganda, Pengaruh Kegiatan Manusia terhadap Biodiversitas, dan Nilai-nilai Keanekaragaman Hayati Khas Indonesia)

Kata Kunci:

pengertian penyatuan gamet,fertilisasi pada hewan,arti dari singagami isogami oogami anisogami,penjelasan fertilisasi gamet immotil,pengertian fertilisasi dan singami dalam reproduksi,pengertian fertilisasi,pengertian eksternal nukleus,materi tentang siklus seksual atau fertilisasi,makalah fertilisasi manusia,fungsi siklus seksual fertilisasi
Pengertian Fertilisasi pada Manusia dan Hewan | Wawang Armansyah | 4.5