Pengertian Klasifikasi dan Sistem Klasifikasi

Tuesday, January 20th, 2015 - Biologi, Pendidikan

Pengertian Klasifikasi – Kali ini dalam materi Biologi akan dibahas mengenai klasifikasi. Pengertian klasifikasi adalah pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri baik struktur morfologi maupun fisiologi yang dimilikinya. Awalnya, makhluk hidup yang berwarna hijau dan tidak dapat berpindah tempat diklasifikasikan dalam dunia tumbuhan. Organisme yang tidak berwarna hijau dan mampu berpindah tempat diklasifikasikan dalam dunia hewan.

Pengertian Klasifikasi

Pengertian Klasifikasi

Pengertian Klasifikasi

Keduanya dikenal sebagai organisme bersel banyak, namun setelah ditemukannya mikroskop semakin membuka cakrawala dunia, sehingga makin banyak makhluk hidup mikro yang ditemukan. Berdasarkan hasil penemuan tentang organism bersel satu, maka pengiklasifikasian makhluk hidup tersebut tidak dapat diterima. Contohnya Euglena mempunyai ciri-ciri tumbuhan dan hewan. Euglena bergerak seperti hewan dan berklorofil seperti tumbuhan.

Namun, pada waktu-waktu tertentu kehilangan klorofil dan menjadi heterotrof. Saat ini para ahli menggunakan sistem klasifikasi 5 kingdom yaitu Monera, Protista, Fungi (jamur), Plantae (tumbuhan), dan Animalia  (hewan). Monera merupakan organisme yang tidak memiliki selaput inti atau prokariota. Protista merupakan organisme bersel satu dan memiliki selaput inti atau eukariotik (Whittaker, 1969). Sistem ini didasarkan pada hubungan evolusi masing-masing organisme.

1. Dunia Monera – Pengertian Klasifikasi

Pengertian kingdom atau dunia Monera adalah makhluk hidup bersel satu. Beberapa jenis Monera berupa benang atau berbentuk koloni. Organisme ini tidak memiliki inti sejati atau prokariotik. Sebagian besar bersifat heterotrof. Cara perkembangbiakannya dengan pembelahan, dan ada beberapa jenis yang melakukan konjugasi.

Dunia Monera

Dunia Monera

Konjugasi adalah cara perkembangbiakan generatif untuk makhluk hidup yang belum dapat dibedakan jenis kelaminnya. Contoh dari kingdom ini adalah kelompok bakteri dan ganggang hijau biru. Kelompok ganggang hijau biru contohnya adalah Gloeocapsa, Nostoc. Contoh kelompok bakteri adalah  Rhizobium, Clostridium, dan Azotobacter.

2. Dunia Protista

Pengertian klasifikasi – Kingdom Protista terdiri dari makhluk hidup bersel satu. Protosta ada yang hidup terpisah, berkoloni, atau merupakan organisme multiseluler sederhana. Protista memiliki selaput inti sehingga disebut eukariota, yaitu inti selnya terlindung oleh selaput inti. Kebanyakan bersifat heterotrof.

Dunia Protista

Dunia Protista

Organisme ini berkembang biak dengan cara kawin dan tak kawin. Secara kawin dengan konjugasi sedangkan secara tak kawin dengan membelah diri. Protista yang menyerupai hewan adalah dari golongan Protozoa, meliputi Rizhopoda (contoh: Amoeba), Cilliata (contoh: Paramaecium), Flagellata (contoh: Euglena), dan Sporozoa (contoh: Plasmodium, penyebab malaria) Protista menyerupai jamur adalah dari golongan jamur lendir (Myxomycota), jamur ini bersifat fagosit, yaitu menelan bakteri, hama, spora dan komponen organik lain, serta dapat bergerak seperti Amoeba.

Struktur tubuh Protista ada juga yang menyerupai tumbuhan adalah ganggang. Ganggang bersel satu soliter, contohnya Chlorella (masa kini dapat diolah menjadi makanan berprotein tinggi), dan ganggang bersel satu koloni contohnya Volvox. Ganggang bersel banyak ada yang berbentuk benang misalnya Spirogyra, ganggang ini mampu berkonjugasi dan memiliki pita klorofil. Ganggang bersel banyak yang mempunyai bagian seperti akar, batang, daun. Contohnya Euceuma spinosum berwarna agak kemerahan dan mempunyai klorofil. Tumbuhan ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber makanan berupa agar-agar.

3. Dunia Jamur (Fungi) 

Banyak sekali jenis jamur yang ada di bumi ini, ada yang menguntungkan ada yang merugikan. Ilmu yang mempelajari jamur disebut mikologi. Ciri-ciri umum jamur adalah tubuh tersusun oleh satu sel (uniseluler) atau sebagian besar tubuh terdiri atas banyak sel (multiseluler). Sel-selnya bersifat eukariotik (berinti), membentuk benang atau hifa. Reproduksi dapat berlangsung secara generatif dan vegetatif. – Pengertian klasifikasi.

Dunia Jamur

Dunia Jamur

Jamur secara umum berkembang biak dengan spora. Jamur tidak memiliki klorofil sehingga tidak dapat berfotosintesis. Jamur hidup sebagai saprofit, yaitu menguraikan zat sisa organisme atau sebagai parasit yaitu merugikan organisme lainnya.

Kingdom fungi terdiri atas 4 divisio yaitu: Zygomycota, Ascomycota, Basidiomycota dan Deuteromycota. 

  • Zygomycota, contoh Rhizhopus oryzae, digunakan untuk pembuatan tempe.
  • Ascomycota, contoh Saccaromyces cerreviceae, digunakan dalam pembuatan minuman beralkohol. Contoh lain adalah Penicillium notatum jamur penghasil zat antibiotik yang dikenal dengan penisilin, dan Penicillium camemberti (bahan pembuat keju)
  • Basidiomycota, contoh Volvariella volvacea sering dikenal dengan jamur merang, dan Auricularia polytrica (jamur kuping)
  • Deuteromycota, contohnya Rhyzoctonia solani, menyebabkan penyakit pada Solanum sp (kentang).

4. Dunia Tumbuhan (Plantae)

Dunia Tumbuhan

Dunia Tumbuhan

Pengertian kingdom Plantae merupakan organisme multiseluler dan eukariotik. Sel-selnya terlindung oleh dinding yang terbuat dari selulosa dan mempunyai klorofil yang terkumpul dalam plastida. Klorofil adalah pigmen yang mampu menyelenggarakan fotosintesis, sehingga tumbuhan bersifat autotrof. Tumbuhan berkembang biak secara seksual dan aseksual. Sel-sel tumbuhan multiseluler membentuk jaringan dan organ. Dunia tumbuhan digolongkan menjadi lumut (tumbuhan tak berpembuluh), paku-pakuan dan tumbuhan biji (tumbuhan berpembuluh).

5. Dunia Hewan (Animalia)

Hewan tidak dapat membuat makanan sendiri. Oleh karena itu, untuk keperluan makan, hewan tergantung pada organisme lain baik dari hewan maupun tumbuhan. Hewan mampu bergerak aktif, dan pada umumnya dapat berpindah tempat. Hewan merupakan organisme multi seluler, artinya tubuh hewan terdiri dari banyak sel.

Dunia Hewan

Dunia Hewan

Berdasarkan ada dan tidaknya tulang belakang, dunia hewan dibedakan menjadi dua kelompok besar, yaitu golongan Avertebrata (hewan tak bertulang belakang) dan Vertebrata (hewan bertulang belakang).

Hewan Avertebrata dikelompokkan sebagai berikut:

  1. Protozoa, contohnya Amoeba, Plasmodium, dan Paramecium. 
  2. Cacing (Vermes), contohnya cacing tanah, cacing pita.
  3. Hewan berpori (Porifera), contohnya spons karang dan spons merah.
  4. Hewan berongga (Coelenterata), contohnya ubur-ubur.
  5. Hewan lunak (Molusca), contohnya bekicot, dan siput.
  6. Hewan berkulit duri (Echinodermata), contohnya bintang laut.
  7. Hewan berkaki berbuku-buku (Arthropoda), contohnya belalang dan laba-laba.

Demikian penjelasan pengertian klasifikasi pada makhluk hidup, semoga bermanfaat.

(Baca: Pengertian Vitamin, Pengertian Karbohidrat, dan Pengertian Enzim)

Kata Kunci:

pengertian klasifikasi menurut para ahli,pengertian klasifikasi tumbuhan para ahli,Jelaskan istilah uniseluler multiseluler eukariotik prokariotik klorofil fotosintesis autotrof heterotrof miskroskop,pengertian klasifikasi tumbuhan menurut para ahli
Pengertian Klasifikasi dan Sistem Klasifikasi | Wawang Armansyah | 4.5