Sistem Pencernaan pada Hewan

Friday, February 13th, 2015 - Biologi, Pendidikan

Sistem Pencernaan pada HewanSistem pencernaan pada hewan juga sangat penting bagi hewan dalam melangsungkan kehidupannya. Setiap makhluk hidup memerlukan makanan termasuk hewan agar dapat hidup dan melakukan berbagai kegiatan atau aktifitas. Makanan yang dikonsumsi tersebut berupa bahan organik yang berasal dari tumbuhan atau berasal dari hewan lainnya. Agar dapat diserap, makanan perlu dicerna, yaitu diuraikan menjadi molekul-molekul yang lebih kecil sehingga dapat diserap dan digunakan oleh sel-sel tubuh hewan.

Sistem Pencernaan pada Hewan

Sistem Pencernaan pada Hewan

Sistem Pencernaan pada Hewan

Sistem pencernaan pada hewan telah berkembang dan terspesialisasi sesuai dengan makanan yang akan dicernanya. Pada sistem pencernaan manusia, makanan yang kaya serat tidak dapat dicerna. Sedangkan dalam sistem pencernaan pada hewan mampu untuk diserap oleh tubuhnya. Bagaimana misalnya sistem pencernaan sapi dan kerbau yang makanan utamanya adalah rumput. Rumput sangat kaya selulosa (serat), bagaimana hewan-hewan tersebut dapat mencernanya. Sekarang, berikut ini akan dijelaskan bagaimana sistem pencernaan pada hewan hewan pemamah biak atau (ruminansia).

Pencernaan pada Hewan Ruminansia

Pencernaan pada Hewan Ruminansia

Hewan dikatakan sebagai ruminansia apabila hewan tersebt mengunyah makanannya sebanyak dua kali. Hewan yang termasuk seperti sapi dan kerbau. Organ sistem pencernaan pada hewan memiliki kekhasan tersendiri. Gigi hewan pemamah biak memiliki bentuk khusus. Gigi seri (den sinsisivus) dan gigi taringnya (dens caninus) memiliki bentuk spesifik yang digunakan untuk merenggut rumput. Gigi premolar (geraham depan) dan molar (geraham belakang) yang berfungsi menghancurkan makanan pada hewan pemamah biak memiliki lapisan email yang melintang dan tajam.

Organ sistem pencernaan pada hewan pemamah biak memiliki struktur esofagus terspesialisasi menjadi tiga ruangan berbeda, yaitu rumen, retikulum, dan omasum. Setelah omasum terdapat ruang abomasum yang merupakan lambung sesungguhnya. Rumput atau dedaunan yang dimakan dicampur air liur, dikunyah sebentar kemudian ditelan. Setelah melalui esofagus, makanan akan tiba ke bagian lambung yang pertama, yaitu rumen. Rumen adalah tempat simbiosis antara hewan pemamah biak dan jenis-jenis Flagellata (dari jenis Copromonas subtitis) dan bakteri (dari genus Cytophaga dan Bacterium) penghasil enzim selulase yang dapat mengurai selulosa.

Mungkin pernah memperhatikan seekor sapi atau kerbau yang sedang berbaring di bawah pohon sambil mengunyah sesuatu, padahal ia sudah makan sebelumnya. Pada saat itu, makanan yang telah diproses di rumen dikembalikan ke rongga mulut untuk dikunyah kembali. Selanjutnya, ditelan kembali melewati rumen dan retikulum memasuki omasum. Di dalam omasum, air diserap. Makanan yang mengandung banyak bakteri simbiosis ini akhirnya melewati omasum menuju abomasum untuk dicerna oleh enzim pencernaan.

Karena aktivitas bakteri, nutrien yang diserap oleh hewan pemamah biak lebih kaya dibandingkan rumput yang awalnya mereka makan. Setelah melewati abomasum, dengan gerak peristaltik, makanan menuju usus halus untuk diserap. Sisa makanan yang tidak terpakai akan dikeluarkan menuju anus. Itulah uniknya sistem pencernaan pada hewan yang berbeda dengan sistem pencernaan pada manusia.

Demikian penjelasan mengenai sistem pencernaan pada hewan, semoga bermanfaat.

(Baca: Transpor Melalui Membran Sel, Sistem Hormon, dan Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan)

Kata Kunci:

mengapa sapi mengunyah makananya sebanyak dua kali,Hewan memama biak dapat mencerna selulosa Masing menyumbang terhadap kemampuan pencernaan hewan kecuali,menyumbang terhadap kemampuan pencernaan hewan,mengapa sapi dapat makan rumput yang tajam sedangkan manusia tidak,kenapa manusia tidak bisa mencerna rumput sedangkan sapi bisa mencerna,Kenapa hewan bisa mencerna rumput atau kayu ?,Hewan terspesialisasi,hewan memamah biak dapat mencerna serat,hewan memamah biak dapat mencerna makanan yang kaya serat karena,hewan memamah biak dapat mencerna makanan yang kaya akan serat karena
Sistem Pencernaan pada Hewan | Wawang Armansyah | 4.5