Dasar Belajar Menggambar dengan Benar

Tuesday, March 10th, 2015 - Belajar

Dasar Belajar Menggambar dengan Benar – Dalam belajar menggambar ada beberapa hal yang terpenting dan perlu untuk dimengerti. Sebuah gambar sederhana dengan sentuhan goresan pensil namun tetap memperlihatkan nilai estetika pada objek yang digambar. Permasalahannya belajar menggambar dengan sketsa tangan dibutuhkan proses yang dilakukan mata sebagai input dan motorik tangan sebagai outputnya.

Belajar Menggambar

Belajar Menggambar

Jenis jenis Pensil dalam belajar menggambar

Potlot adalah alat yang lembut, tidak banyak memeberikan kedalaman, tingkat kekerasannya bermacam-macam; untuk permulaan gunakanlah potlot yang sedang lunaknya. (Untuk merampungkan gambar kelak hendaknya selalu digunkan potlot yang paling bermutu sejauh yang dapat diperoleh).

Kekuatan garis bergantung pada kertas yang dipergunakan dalam belajar menggambar. Makin kasap kertas yang digunakan, makin gelap goresan potlot yang diperoleh. Sebaliknya makin licin kertas, makin abu-abu goresan itu. Kertas harus cukup kasap agar diperoleh garis potlot yang baik dan cukup keras sehingga tidak bercalar oleh potlot.

Banyak sekali macam dan jenis potlot atau pensil sesuai dengan penggunaannya, antara lain:

Jenis Potlot atau Pensil

Jenis Potlot atau Pensil

a. Pensil Biasa

Pensil biasa dengan batang kayu relatif murah, dapat dipakai untuk membuat berbagai macam goresan, dan dapat digunakan untuk menutup bidang gambar dan membuat bayangan. Walaupun pensil biasa sudah cukup cocok untuk dipergunakan menggambar, namun dalam pengunaannya harus diperhatikan mutu dan jenis pensilnya.

b. Pensil Keras (dengan istilah pensil Hard/H)

Pensil jenis ini memiliki tingkat dan kwalitas kekerasan mulai dari 9 H (sangat keras) kemudian F. Pensil jenis ini biasanya banyak dipakai untuk menggambar mistar, karena jenisnya yang keras tersebut. Semakin keras tingkatan isi pensil, semakin dapat digunakan untuk menghasilkan garis-garis yang padat, halus dan tipis.

c. Pensil sedang (dengan istilah pensil medium hard/HB).

Pensil ini dipakai untuk membuat desain/ sket/ gambar rencana, baik untuk gambar dekorasi maupun gambar reklame.

d. Pensil Lunak (dengan istilah pensil Soft/B)

Isi pensil yang lunak dapat menghasilkan garis-garis yang padat, gelap dan nada gelap terang. Untuk hampir semua gambar tangan bebas, pensil jenis B merupakan jenis pensil yang banyak manfaatnya. Jenis pensil ini banyak dipakai untuk menggambar potret, benda atau pemandangan alam dalam warna hitam putih.

e. Konte

Berwarna hitam arang dan berbeda dengan pensil biasa karena mempunyai goresan yang tebal dan lebar. Dibedakan pula menjadi :

  • Hard / H / Keras
  • Medium / HB / Sedang
  • Soft / B / Lunak

f. Pensil berwarna.

Pensil ini mengandung lilin dan tersedia dalam 12 macam warna. (untuk kategori pensil warna bukan merupakan bahasan dalam penelitian ini).

Teknik Memegang Pensil yang benar dalam belajar menggambar

Secara umum teknik belajar memegang pensil dibedakan menjadi 2 macam yaitu : 

Memegang pensil seperti menulis, cara ini sangat sesuai jika Anda ingin menghasilkan gambar yang detail.

belajar-menggambar-1

Memegang pensl antara ibu jari diatas dan 4 jari dibawahnya, teknik seperti ini sangat baik untuk membuat garis-garis yang berani bahkan baik untuk melemaskan tangan Anda.

Teknik-teknik yang digunakan dalam belajar menggambar dengan pensil atau potlot

Berikut ini adalah teknik yang sering digunakan untuk membuat karya dengan pensil:

a. Teknik Stippel 

Yaitu menggambar dengan titik-titik atau noda-noda yang diulang-ulang.

b. Teknik Dussel / Gosok 

Yaitu menggambar dengan cara menggosok-gosokkan tangan atau kertas yang sudah diberi/dibubuhi dengan pensil. (Teknik ini tidak diperkenankan untuk digunakan dalam dunia pendidikan, akan tetapi kenyataan di lapangan para pelukis wajah/potret sering menggunakannya).

c. Teknik Arsir

Untuk menyampaikan kesan bentuk tiga dimensi yang tidak dapat terwakili hanya dengan garis kontur saja. Garis-garis arsir mengacu pada serangkaian garis sejajar dengan jarak berdekatan atau rapat

Teknik Arsir dan Gradasi sebagai Dasar Belajar Menggambar dengan Benar

Menguasai teknik arsir dan gradasi adalah salah satu teknik dasar menggambar dengan pensil. Berlatih teknik arsir gradasi dapat kita mulai dengan membuat satu baris kotak. Berikut ini jenis-jenis arsir:

a. Arsir Biasa 

Yaitu garis-garis arsir yang mengacu pada serangkaian garis rapat sejajar, seirama sesuai dengan bentuk benda yang digambar.

b. Arsir Silang

Yaitu arsir yang melibatkan penggunaan dua lapis garis arsir untuk mendapatkan kepadatan yang lebih tinggi dan menghasilkan nada gelap terang.

c. Teknik Scribbling 

Adalah suatu jenis arsiran jaringan yang terdiri dari garis-garis berbagai arah yang dibuat secara acak, sehingga tekstur visualnya akan bervariasi dengan teknik garis yang digunakan. 

Teknik Menarik Garis dalam Menggambar

Pasti Anda ingat kalau huruf-huruf yang Anda tulis hasilnya sangat kaku dan tidak rapi. Begitu pun pertama kali ketika Anda mulai menggambar, tangan akan terasa kaku. Agar tangan tidak terasa kaku Anda dapat memulai latihan belajar menggambar dengan membuat garis tanpa berhenti sedikit pun.

belajar-menggambar-3

bentuk-bentuk dasar segitiga, silinder, kotak, balok, dan sebagainya

 

  1. Ambillah beberapa kertas A4, lalu mulailah Anda membuat garis vertikal lurus, ingat Anda tidak boleh mengangkat pensil sekalipun. Usahakanlah garis vertikal yang Anda buat tetap lurus. Jika ada garis yang Anda buat tidak lurus biarkan saja, jangan sampai berhenti. Setelah selesai membuat garis vertikal, kemudian gunakan kertas lain untuk membuat garis horizontal dan diagonal. Lakukan latihan ini berulang-ulang sampai Anda pandai membuat garis lurus vertikal, horizontal, dan diagonal. 
  2. Setelah berlatih diatas kertas A4 cobalah membuat garis lurus vertikal, horizontal, dan diagonal diatas kertas A3-A2. Tujuan latihan ini Anda akan belajar membuat garis lurus tanpa rasa takut dan menguasai bidang kertas yang akan Anda gambar.
  3. Setelah latihan membuat garis lurus tanpa henti. Anda dapat meneruskan latihan selanjutnya. Latihan ini juga membuat garis tanpa henti dan tanpa mengangkat pensil sekali pun. Ambillah kertas A4, kemudian Anda membuat garis-garis tanpa henti sehingga membentuk seperti persegi panjang. Lakukanlah secara berulang kali sehingga terjadi penumpukan garis dan bentuk persegi panjang.
  4. Selanjutnya buatlah garis-garis lurus lainnya sehingga membentuk seperti segitiga. Lihat pada gambar  kiri atas mengalami pengulangan dan penumpukan garis sehingga seperti terjadi pergerakan. Cobalah mencari bentuk-bentuk lainnyaselain persegi panjang dan segitiga. Latihan ini akan membuat Anda lebih berani menarik garis, dan belajar untuk membuat garis-garis yang ekspresif.
  5. Latihan selanjutnya membuat bentuk-bentuk dasar segitiga, silinder, kotak, balok, dan sebagainya. Gambarlah bentuk-bentuk segitiga limas, silinder, kubus, dan lain-lain tanpa mempertimbangkan proporsi lakukan berulang kali sehingga terjadi penumpukan bentuk.
  6. Semua obyek yang Anda gambar memiliki struktur bentuk dasar seperti silinder, kubus dan sebagainya. Latihan ini juga akan membantu Anda berani menarik garis dan mulai menggambar berbagai macam obyek tanpa mengkhawatirkan proporsi dan anatomi obyek tersebut.
  7. Lihatlah di sekeliling Anda dan carilah obyek-obyek sederhana seperti gelas, botol, toples, dan sebagainya. Pada latihan ini Anda tetap tidak diperbolehkan untuk mengangkat pensil. Mulailah Anda menggambar botol tanpa memperhatikan proporsi bentuk botol itu sendiri. Lihat seperti gambar di atas ini.
  8. Hilangkanlah rasa takut Anda apakah botol itu sesuai seperti aslinya atau tidak? Latihan ini akan membuat Anda lebih berani menggambar sebuah obyek sehingga sangat membantu untuk melemaskan tangan Anda. Tanpa disadari garis kaku yang Anda hasilkan mulai menghilang.
  9. Carilah obyek-obyek alam benda lainnya yang lebih kompleks daripada botol dan gelas. Kemudian seperti latihan sebelumnya lakukanlah dengan teknik yang sama. Semua latihan ini membantu Anda belajar menggambar tanpa beban dan memikirkan apakah gambar itu benar atau salah? Sehingga Anda tidak akan mengalami kesulitan dalam latihan selanjutnya.
  10. Sebagai pemula yang penting kita perhatikan adalah proses ketika kita menggambar bukan hasilnya. Jadi beranilah untuk menarik garis.

Untuk lebih meningkatkan kemampuan teknik dalam belajar menggambar untuk menarik garis bisa dilakukan dengan cara: 

  • Belajar menarik garis-garis bebas vertikal, horizontal, dan diagonal tanpa henti.
  • Menarik garis bebas membentuk kotak, lingkaran, segitiga, tanpa berhenti 
  • sehingga terjadi pengulangan dan penumpukan.
  • Garis-garis bebas bentuk dasar kubus, segitiga, dan silinder
  • Berani menarik garis membuat bentuk botol, toples, dan handphone.

Demikian bagaimana sebenarnya dasar belajar menggambar dengan benar agar nantinya anda dapat menggambar dengan baik. Terima kasih.

(Baca juga Pengertian Prestasi Belajar dan Faktor yang Mempengaruhi, dan Doa Sebelum Belajar dan Doa Setelah Belajar).

Kata Kunci:

teknik dasar menggambar,dasar menggambar,belajar menggambar,cara menggambar botol dengan pensil,teknik dasar belajar menggambar,cara menggambar sketsa pemandangan,cara memegang pensil saat menggambar,latihan menggambar,cara dasar menggambar,Tehnik dasar menggambar
Dasar Belajar Menggambar dengan Benar | Wawang Armansyah | 4.5