Belajar PHP Dasar Lengkap dengan Contohnya

Sunday, March 1st, 2015 - Belajar

Belajar PHP Dasar Lengkap dengan ContohnyaBelajar PHP dasar lengkap dengan contohnya dapat mempermudah dalam mengtahui PHP itu sendiri. PHP atau Hypertext Preprocessor merupakan bahasa skrip yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis. PHP juga dapat digunakan untuk membangun sebuah CMS.

Belajar PHP Dasar Lengkap dengan Contohnya

Sedikit penjelasan mengenai sejarah PHP, dulu PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (Situs personal). PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama Form Interpreted (FI), yang wujudnya berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data formulir dari web. Selanjutnya Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP/FI. Dengan perilisan kode sumber ini menjadi sumber terbuka, maka banyak pemrogram yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.

Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini, interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan. Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998, perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan rilis tersebut sebagai PHP 3.0 dan singkatan PHP diubah menjadi akronim berulang PHP: Hypertext Preprocessing.

Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi. Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek.

Versi terbaru dari bahasa pemograman PHP adalah versi 5.6.4 yang resmi dirilis pada tanggal 18 Desember 2014.

Pengenalan PHP

PHP merupakan bahasa scripting yang menyatu dengan HTML dan dijalankan pada server side. Artinya semua sintaks yang kita berikan akan sepenuhnya dijalankan pada server sedangkan yang dikirimkan ke browser hanya hasilnya saja.  

File contoh1.php: 

<html>

<head>

<title>

Contoh Sederhana

</title>

</head>

<body>

<?php

echo(“Hallo apakabar? Nama saya PHP script”);

?>

</body>

</html>

belajar-php-dasar-lengkap-dengan-contohnya

Variable dalam PHP

Dalam PHP setiap nama variable diawali tanda dollar ($). Misalnya nama variable a

dalam PHP ditulis dengan $a.   Jenis suatu variable ditentukan pada saat jalannya

program dan tergantung pada konteks yang digunakan. 

File contoh 2.php:

<?php

$a=”5”;

$b=”2”;

$hasil=$a+$b;

echo($hasil);

?> 

hasilnya adalah:

belajar-php-dasar-lengkap-dengan-contohnya-1

File contoh3.php: 

<?php

$a=”5”;

$b=”2”;

$hasil=$a.$b;

echo($hasil);

?> 

hasilnya adalah:

belajar-php-dasar-lengkap-dengan-contohnya-2

Struktur Kontrol pada PHP

1. IF

Konstruksi IF digunakan untuk melakukan eksekusi suatu statement secara bersyarat. 

Cara penulisannya adalah sebagai berikut:

if (syarat)

 {

 statement

 }

atau: 

 if (syarat)

 { 

 statement

 }

 else

 {

 statement lain

 } 

atau: 

 if (syarat pertama)

 {

 statement pertama

 }

 elseif (syarat kedua)

 {

 statement kedua

 } 

 

File contoh5.php:

<?php

$a=4;

$b=9;

if ($a>$b)

 {

 echo(“a lebih besar dari pada b”);

 }

elseif ($a<$b)

 {

 echo(“a lebih kecil b”);

 }

else

 {

 echo(“a sama dengan b”);

 }

?>

Hasilnya adalah:

belajar-php-dasar-lengkap-dengan-contohnya-3

2. While

Bentuk dasar dari statement While adalah sebagai berikut: 

while (syarat)

 {

 statement

 } 

Arti dari statemant While adalah memberikan perintah untuk menjalankan statement dibawahnya secara berulang-ulang, selama syaratnya terpenuhi. 

File contoh6.php: 

<?php

$a=1;

while ($a<10) 

 {

 echo($a);

$a++;

 }

?> 

Hasilnya adalah:

belajar-php-dasar-lengkap-dengan-contohnya-4

3. FOR

Cara penulisan statement FOR adalah sebagai berikut: 

for (ekspresi1; ekspresi2 ; ekspresi3)

statement

ekspresi1 menunjukkan nilai awal untuk suatu variable

ekspresi2 menunjukkan syarat yang harus terpenuhi untuk menjalankan statemant

ekspresi3 menunjukkan pertambahan nilai untuk suatu variable

 

File contoh7.php: 

<?php

 for ($a=0;$a<10;$a++)

 {

 echo(“Nilai A = ”);

 echo(“$a”);

 echo(“<br>”); 

}

?> 

Hasilnya adalah:

belajar-php-dasar-lengkap-dengan-contohnya-5

4. SWITCH

Statement SWITCH digunakan untuk membandingkan suatu variable dengan beberapa

nilai serta menjalankan statement tertentu jika nilai variable sama dengan nilai yang

dibandingkan.

Struktur Switch adalah sebagai berikut: 

switch (variable)

 case nilai:

 statement

 case nilai:

 statemant

 case nilai:

 statement

 .

 .

 .

 

File contoh8.php: 

<?php

$a=2;

switch($a)

 {

 case 1:

 echo(“Nilai variable a adalah satu”);

 break;

 case 2:

 echo(“Nilai variable a adalah dua”);

 break;

 case 3:

 echo(“Nilai variable a adalah tiga”);

 break;

 }

?> 

Hasilnya adalah:

belajar-php-dasar-lengkap-dengan-contohnya-6

5. REQUIRE 

Statement Require digunakan untuk  membaca nilai variable dan fungsi-fungsi dari

sebuah file lain. Cara penulisan statement Require adalah: 

require(namafile);  

Statement Require ini tidak dapat dimasukkan diadalam suatu struktur looping misalnya

while atau for. Karena hanya memperbolehkan pemangggilan file yang sama tersebut

hanya sekali saja. 

 

File contoh9.php:

<?php

$a=”Saya sedang belajar PHP”;

function tulistebal($teks)

{

echo(“<b>$teks</b>”);

}

?> 

File contoh10.php:

<?php

require(“contoh9.php”);

tulistebal(“Ini adalah tulisan tebal”);

echo(“<br>”);

echo($a);

?> 

Hasilnya adalah:

belajar-php-dasar-lengkap-dengan-contohnya-7

6. INCLUDE 

Statement Include akan menyertakan isi suatu file tertentu. Include dapat diletakkan

didalam suatu looping misalkan dalam statement for atau while. 

 

File contoh11.php: 

 

<?php

echo(“————————————–<br>”);

echo(“PHP adalah bahasa scripting<br>”);

echo(“————————————–<br>”);

echo(“<br>”);

?> 

File contoh12.php:

<?php

for ($b=1; $b<5; $b++) 

 { 

 include(“contoh11.php”);

 }

?> 

Hasilnya adalah:

belajar-php-dasar-lengkap-dengan-contohnya-8

Belajar PHP dasar lengkap dengan contohnya tentunya tidak merugikan, karena ada beberapa kelebihan PHP dari bahasa pemrograman web, antara lain:

  1. Bahasa pemrograman PHP adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaannya.
  2. Dalam sisi pemahamanan, PHP adalah bahasa scripting yang paling mudah karena memiliki referensi yang banyak.
  3. Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan dimana – mana dari mulai apache, IIS, Lighttpd, hingga Xitami dengan konfigurasi yang relatif mudah.
  4. Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis – milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.
  5. PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (Linux, Unix, Macintosh, Windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah system.

Demikian penjelasan singkat sebagai alternatif bagaimana cara belajar PHP dasar lengkap dengan contohnya, semoga bermanfaat.

Kata Kunci:

arti dari php serta contohnya
Belajar PHP Dasar Lengkap dengan Contohnya | Wawang Armansyah | 4.5