Strategi Belajar Mengajar yang Benar untuk Diterapkan

Thursday, March 19th, 2015 - Belajar

Strategi Belajar Mengajar yang Benar untuk Diterapkan – Sebelum mengetahui strategi belajar mengajar yang bisa diterapkan, terlebih dahulu mengetahui apa itu strategi dan belajar mengajar itu sendiri. Secara umum Strategi adalah Suatu garis-garis besar haluan untuk bertindak, dalam usaha mencapai sasaran yang telah ditentukan. Dihubungkan dengan belajar mengajar Strategi adalah pola-pola umum kegiatan guru-anak didik dalam perwujudan kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan yang telah digariskan.

Strategi Belajar Mengajar

Strategi Belajar Mengajar

Strategi Belajar Mengajar

Dihubungkan dengan belajar mengajar, strategi biasa diartikan sebagai pola-pola umum kegiatan guru anak didik dalam perwujudan kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan yang telah digariskan. Ada empat dasar strategi belajar mengajar yang meliputi hal-hal berikut

  1. Mengidentifikasi seta menerapkan spesifikasi dan kualitas perubahan tingkah laku dan kepribadian anak didik sebagai mana yang diharapkan.
  2. Memilih sistem pendekatan belajar mengajar berdasarkan aspirasi dan pandangan hidup masyarakat.
  3. Memilih dan menetapkan prosedur, metode, dan tehnik belajar mengajar yang dianggap paling tepat dan efektif sehingga dapat dijadikan pegangan oleh guru dalam menunaikan kegiatan mengajarnya.
  4. Menetapkan norma-norma dan batas minimal keberhasilan atau kriteria serta standar keberhasilan sehingga dapat dijadikan pedoman oleh guru dalam melakukan evaluasi hasil kegiatan belajar mengajar yang selanjutnya akan dijadikan umpan balik buat menyempurnakan sistem instruksional yang bersangkutan secara keseluruhan.

Klasifikasi Strategi Belajar Mengajar

Menurut Tabrani Rusyan dkk., terdapat berbagai masalah sehubungan dengan strategi belajar mengajar yang secara keseluruhan diklafikasikan sebagai berikut:

  • Konsep dasar strategi belajar mengajar
  • Sasaran kegiatan belajar mengajar
  • Belajar mengajar sebagai suatu sistem
  • Kakikat proses belajar mengajar
  • Entering behavion siswa
  • Pola-pola belajar siswa
  • Memilih sistem belajar mengajar Humanistic Education

Dalam kenyataan tidak bisa disangkal bahwa kemampuan dasar kecerdasan para siswa sangat berfariasisecara individu. Karena itu muncul teori belajar yang menitikberatkan upaya yang membantu siswa agar sanggup memcapai perhujudan dirinya atau self realization sesuai dengan kemampuan dasar dan keunikan yang dimilikinya.

Pengorganisasian Kelompok Kerja

Disarankan pengorganisasian kelompok belajar anak didik sebagai berikut;

  1. N 1. Pada situasi yang ekstrim, kelompok belajar itu mungkin hanya seorang. Untuk peserta yang hanya seorang, metode yang sesuai mungkin konsep belajar mengajar tutorial, pengajaran berprogram, studi individual
  2. N 2-20. Untuk kelompok kecil sekitar dua sampai dua puluh orang, metode belajar bisa diskosi atau seminar. Menggunakan metode klasik.
  3. N lebih dari 40 orang. Persertanya digabung, metode belajarnya adalah kuliah atau ceramah.

Implemental Belajar Mengajar

Proses belajar mengajar adalah suatu aspek dari lingkungan sekolah yang diorganisasi. Lingkungan ini diatur serta diawasi agar kegiatan belajar terarah sesuai dengan tujuan didikan.Sehubungan dengan hal ini, job description guru dapat implementasi proses belajar mengajar.

  1. Perencanaan instruksi onal, yaitu alat atau media mengarahkan kegiatan organisasi belajar.
  2. Organisasi belajar merupakan usaha menciptakan wadah dan fasilitas-fasilitas atau lingkungan yang sesuai dengan kebutuhan yang mengandung kemungkina terciptanya proses belajar mengajar.
  3. Menggerakan anak didik yang merupakan usaha memancing, membangkitkan, dan mengarahkan motivasi belajar siswa.
  4. Supervisi atau pengawasan, yakni usaha pengawasan, menunjang, membantu, menugaskan, dan mengarahkan kegiatan belajar mengajar sesuai dengan perencanaan intruksional yang telah didesain sebelumnya.
  5. Penelitian yang lebih bersifat penafsiran mengandung pengertian yang luas dibandingkan dengan mengukur atau evaluasipendidikan.

Tahapan Pengelolaan Dan Pelaksanaan Proses Mengajar Dapat Diperinci menjadi Perencanaan, Pengorganisasian, Pengarahan, dan Pengawasan.

Dalam Perumusan Tujuan Instruksional Khusus Perlu Diperhatikan Hal Berikut;

  • Kemapuan dan nilai-nilai apa yang ingin dikembangkan pada siswa
  • Bagaimana mencapai tujuan tiu secara bertahap atau sekaligus
  • Apakah perlu menekankan aspek-aspek tertentu
  • Seberapa jauh tujuan itu dapat memenuhi kebutuhan perkembangan siswa
  • Apakah waktu yang tersedia cukup untuk mencapai tujuan itu

Dalam melayani kegiatan belajar aktif, pengelompokan siswa mempunyai arti tersendiri. Pengelompokan siswa dapat dibedakan:

  1. Menurut kesenangan berteman
  2. Menurut kemampuan
  3. Menurut minat

Perlu diketahui bahwa proses belajar yang bermakna adalah proses belajar yang melibatkan berbagai aktifitas para siswa. Untuk itu guru harus berupaya untuk mengaktifkan kegiatan belajar tersebut. upaya yang dilakukan guru antara lain melalui karyawisata dan melalui seminar.

Yang penting untuk diperhatikan dalam strategi belajar mengajar yang benar untuk diterapkan yaitu seperangkat komponen yang saling bergantung satu sama lain untuk mencapai tujuan berupa:

  • Tujuan-tujuan apa yang mau dicapai
  • Materi pelajaran apa yang diperlukan
  • Metode, alat mana yang harus dipakai
  • Prosedur apa yang akan ditempuh untuk melakukan evaluasi.

Demikian penjelasan mengenai strategi belajar mengajar yang benar untuk diterapkan, semoga bermanfaat.

(Lihat juga penjelasan lain mengenai Dasar dasar Cara Belajar Psikologi Membaca Pikiran Orang Lain, dan Kata kata Motivasi Belajar Para Ilmuan Dunia).

Kata Kunci:

Bagaimana cara metode yang dapat diterapkan dalam proses kegiatan belajar mengajar,dalam hal mana belajar berprograma memenuhi kebutuhan individual,klasifikasi strategi belajar mengajar tabrani,Strategi belajar mengajar yang di terapkan oleh guru,strategi guru dan cara belajar untuk anak yang terisolir,strategi mengajar siswa sebagai suatu sistem
Strategi Belajar Mengajar yang Benar untuk Diterapkan | Wawang Armansyah | 4.5