Ciri-ciri Belajar Bagi Setiap Orang

Monday, April 13th, 2015 - Belajar

Ciri-ciri Belajar Bagi Setiap Orang – Ciri-ciri belajar sangat erat kaitannya dengan pengertian dasar dari belajar itu sendiri. Karena ciri-ciri belajar berdasarkan pengertian belajar, maka pada hakekatnya belajar menunjuk ke perubahan dalam tingkah laku si subjek dalam situasi tertentu berkat pengalamannya yang berulang-ulang, dan perubahan tingkah laku tersebut tak dapat dijelaskan atas dasar kecenderungan-kecenderungan respons bawaan, kematangan atau keadaan temporer dari subjek (misalnya keletihan, dan sebagainya).

Ciri-ciri Belajar

Ciri-ciri Belajar

Ciri-ciri Belajar

Dilihat dari pengertian dasar belajar, maka dari situ bisa memunculkan  ciri-ciri seseorang dikatakan melalui atau sedang menjalani proses belajar. Berikut ciri-ciri belajar beserta dengan penjelasannnya:

1. Belajar memunculkan perubahan tingkah laku

Ciri-ciri yang pertama dari belajar adalah adany perubahan tingkah laku. Jadi seseorang dikatakan belajar jika ada perubahan tingkah laku. Kemudian pertumbuhan adalah saingan utama sebagai pengubah tingkah laku. Bila serangkaian tingkah laku matang melalui secara wajar tanpa adanya pengaruh dari latihan, maka dikatakan bahwa perkembangan itu adalah berkat kematangan (maturation) dan bukan karena belajar.

Bila prosedur latihan (training) tidak secara cepat mengubah tingkah laku, maka berarti prosedur tersebut bukan penyebab yang penting dan perubahan-perubahan tak dapat diklasifikasikan sebagai belajar. Memang banyak perubahan tingkah laku yang disebabkan oleh kematangan, tetapi juga tidak sedikit perubahan tingkah yang disebabkan oleh interaksi antara kematangan dan belajar, yang berlangsung dalam proses yang rumit.

Misalnya, anak mengalami kematangan untuk berbicara. Kemudian berkat pengaruh percakapan masyarakat disekitarnya, maka dia dapat berbicara tepat pada waktunya.

2. Belajar berubah ke arah lebih baik

Berikutnya di ciri-ciri belajar yakni perubahan tingkah laku ke arah yang lebih baik. Apabila perubahan tingkah laku disebabkan oleh terjadinya perubahan pada fisik dan mental karena melakukan suatu perbuatan berulang kali yang mengakibatkan badan menjadi letih/lelah. Sakit atau kurang gizi juga dapat menyebabkan tingkah laku berubah, atau karena mengalami kecelakaan tetapi hal ini tak dapat dinyatakan sebagai hasil perbuatan belajar.

Gejala-gejala seperti kelelahan mental, konsentrasi menjadi kurang, melemahnya ingatan, terjadinya kejenuhan, semua dapat menyebabkan terjadinya perubahan tingkah laku, misalnya berhenti belajar, menjadi bingung, rasa kegagalan, dan sebagainya. Tetapi perubahan tingkah laku tersebut tak dapat digolongkan sebagai belajar. Jadi perubahan tingkah laku yang disebabkan oleh perubahan fisik dan mental bukan atau berbeda dengan belajar dalam arti sebenarnya.

3. Ciri-ciri belajar mengarah ke hasil yang relatif menetap

Ciri-ciri yang terakhir adalah hasil belajar dalam bentuk perubahan tingkah laku. Belajar berlangsung dalam bentuk latihan (practice) dan pengalaman (experience). Tingkah laku yang dihasilkan bersifat menetap dan sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan. Tingkah laku itu berupa prilaku (performance) yang nyata dan dapat diamati.

Misalnya saja seseorang bukan hanya mengetahui sesuatu yang perlu diperbuat, melainkan juga melakukan perbuatan itu sendiri secara nyata. Jadi istilah menetap dalam hal ini, bahwa prilaku itu dikuasai secara mantap. Kemantapan ini berkat latihan dan pengalaman.

Demikian penjelasan mengenai Ciri-ciri Belajar, semoga bermanfaat.

[Baca juga penjelasan mengenai Hakikat Belajar dan Pengertian dari Motivasi Belajar].

Kata Kunci:

ciri ciri belajar,ciri-ciri orang dikatakan belajar,ciri-ciri orang belajar,ciri orang yg belajar,Ciri2 seseorang dikatakan belajar,ciri ciri orang belajar,orang ada orang belajar,istilah ciri orang belajar,ciri2 orang yang belajar,Ciri org belajar
Ciri-ciri Belajar Bagi Setiap Orang | Wawang Armansyah | 4.5