Pengertian Belajar dan Pembelajaran

Thursday, April 9th, 2015 - Belajar, Pengertian

Pengertian Belajar dan Pembelajaran – Pengertian belajar dan pembelajaran saling berhubungan satu sama lainnya. Untuk pengertian belajar secara umum menurut para penulis buku psikologi adalah sebagai suatu perubahan tingkah laku dalam diri seseorang yang relative menetap sebagai hasil dari sebuah pengalaman. Menurut Slameto secara psikologi, belajar merupaka suatu proses perubahan tingkah laku sebagai hasil dari interaksi siswa dengan lingkungannya dalam memenuhi kebutuhannya. Perubahan-perubahan tersebut akan nyata dalam seluruh aspek tingkah laku.

Pengertian Belajar dan Pembelajaran

Pengertian Belajar dan Pembelajaran

Pengertian Belajar dan Pembelajaran

Pengertian belajar dapat didefinisikan menjadi “belajar ialah proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil dari pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya.

Untuk pengertian pembelajaran adalah proses, cara, perbuatan menjadikan orang atau makhluk hidup belajar. Definisi sebelumnya menyatakan bahwa seorang manusia dapat melihat dalam perubahan yang terjadi, tetapi tidak pembelajaran itu sendiri. Konsep tersebut adalah teoretis, dan dengan demikian tidak secara langsung dapat diamati.

Dari pengertian belajar dan pembelajaran di atas jelas bahwa antara belajar dan pembelajaran memang saling berhubungan. Berikut ini akan dijelaskan beberapa penjelasan yang berkenaan dengan pengertian belajar dan pembelajaran:

Aktivitas-Aktivitas Belajar 

Beberapa aktivitas-aktivitas belajar setiap individu dalam belajar meliputi:

  • Mendengarkan
  • Memandang
  • Meraba, membau dan mencicipi
  • Menulis dan mencatat
  • Membaca
  • Mengingat
  • Berpikir
  • Membuat rangkuman dan menggarisbawahi inti pelajaran
  • Mengamati, membuat tabel, bagan dan diagram
  • Menyusun paper atau kertas kerja
  • Membuat laporan
  • Latihan/praktek

Aktivitas-aktivitas belajar pada pokok bahasan kesetimbangan kimia dalam penelitian ini meliputi: mendengar, memandang, menulis dan mencatat, membaca, mengingat dan berpikir.

Pendekatan Belajar dalam Belajar dan Pembelajaran

Menurut Suherman ketika orang akan mengerjakan sesuatu, maka orang  tersebut mestinya menetapkan sasaran yang hendak dicapai. Untuk sasaran yang hendak dicapai seseorang memilih pendekatan yang tepat sehingga diperoleh hasil yang optimal, berhasil guna dan tepat guna, Pendekatan pembelajaran adalah cara yang ditempuh guru dalam pelaksanaan pembelajaran agar konsep yang disajikan bisa beradaptasi dengan siswa. 

Menurut Nisbet bahwa tidak ada cara belajar (tunggal) yang paling benar, dan cara mengajar yang paling baik, orang-orang berada dalam kemampuan intelektual, sikap dan kepribadian sehingga mereka mengabsorbsi pendekatan-pendekatan yang karekteristiknya berbeda untuk belajar. Dari sini dapat dikaitkan bahwa masingmasing individu akan memilih gaya dan cara sendiri untuk belajar dan untuk mengajar, namun setidak-tidaknya ada karekteristik tertentu dalam pendekatan pembelajaran tertentu yang khas dibandingkan dengan pendekatan lain.

Jenis-jenis Pendekatan Belajar – Pengertian Belajar dan Pembelajaran

Berbagai strategi pembelajaran yang memenuhi kriteria untuk kurikulum KBK menurut Nurhadi (2004:103) adalah sebagai berikut:

1. Pendekatan Kontekstual

Pendekatan kontekstual (Contekxtual Teaching and Learning – CTL) adalah konsep belajar yang mendorong guru untuk menghubungkan antara materi yang diajarkan dan situasi dunia nyata siswa. Dan juga mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dan penerapannya dalam kehidupan mereka sehari-hari. Pengetahuan dan keterampilan siswa diperoleh dari usaha siswa mengkontruksi sendiri pengetahuan dan keterampilan baru ketika ia  belajar. Berdasarkan pendekatan kontekstul (CTL) proses pembelajaran diharapkan berlangsung alamiah dalam bentuk kegiatan siswa.

Strategi pembelajaran lebih dipentingkan daripada hasil. Dalam konteks itu, siswa perlu mengerti apa makna belajar,apa manfaatnya, mereka dalam status apa, dan bagaimana mencapainya. mereka akan menyadari bahwa yang mereka pelajari berguna bagi hidupnya.

2. Pendekatan Berbasis Masalah

Pendekatan berbasis masalah (Problem Based Learnning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah, serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esencial dari materi pembelajaran. Pengajaran berbasis masalah digunakan untuk merangsang berpikir tingakat tinggi dalam situasi berorientasi masalah, termasuk belajar bagaimana belajar.

Pendekatan berbasis masalah memiliki ciri yaitu:

  1. Pengajuan pertanyaan masalah
  2. Terintegrasi dengan disiplin ilmu pengetahuan lain
  3. Penyelidikan otentik
  4. Menghasilkan produk/ karya dan memamerkannya.

3. Pembelajaran Kooperatif

Pembelajaran kooperatif (Cooperatif Learning) adalah pendekatan pembelajaran yang berfokkus pada penggunaan kelompok kecil siswa untuk bekerja sama dalam memaksimalkan kondisi belajar untuk mencapai tujuan belajar. Ada empat metode yang identik dengan pembelajaran kooperatif yaitu metode STAD, metode Jigsaw, metode GI (Group Invertigation) dan metode Struktural.

4. Pengajaran Berbasis Inkuiri

Pengajaran dengan penemuan (Inquiri) merupak satu pilar penting dalam pendekatan kontruktivistik yang telah memiliki sejarah panjang dalam inovasi atau pembaharuan pendidikan. Dalam pembelajaran dengan penemuan /inkuiri siswa didorong untuk belajar sebagian besar melakukan keterlibatan aktif dengan konsep-konsep dan prinsip-prinsip dan guru mendorong siswa unuk memiliki pengalaman dan melakukan percobaan yang memungkinkan mereka untuk menemukan prinsip-prinsip untuk mereka sendiri.

5. Pengajaran Berbasis Proyek atau Tugas

Pengajaran berbasis proyek/tugas membutuhkan pendekatan pengajaran konprehensif dimana lingkungan belajar siswa didesain agar siswa dapat melakukan penyelidikan terhadap masalah-masalah otentik termasuk pengalaman materi suatu topik mata pelajaran, dan melaksanakan tugas bermakna lainnya. Pendekatan ini memperkenankan siswa untuk bekerja secara mandiri dalam membentuk pembelajarannya dan memunculkannya dalam produk nyata.

6. Pengajaran berbasis Kerja

Pengajaran berbasis kerja (Work Based Learning) memerlukan pendekatan pengajaran yang memungkinakan siswa menggunakan konteks tempat kerja untuk mempelajari materi pelajaran berbasis sekolah dan bagaimana materi tersebut dipergunakan kembali ditempat kerja. Jadi tempat kerja atau sejenisnya dan berbagai aktivitas dipadukan dengan materi pelajaran untuk kepentingan siswa.

7. CBSA

Didalam proses belajar mengajar CBSA merupakan suatu proses kegiatan yang memungkinkan anak didik mengalami keterlibatan inteletual emosional serta fisik. Dilihat dari sudut pandang anak (subjek didik) maka CBSA merupakan suatu proses kegiatan yang dilakukan dalam belajar. Ditinjau dari sudut pandang guru bahwa CBSA merupakan suatu strategi belajar yang menuntut aktivitas dari subjek didik yang belajar. Dengan demikian maka proses belajar mengajar dimana subjek didik terlibat intelektual emosionalnya dapat diprogramkan dan dirancang dalam pencapaian tujuan. Proses belajar mengajar yang lebih menekankan aktivitas peserta didik seperti tersirat dalam konsep CBSA menempatkan subjek didik sebagai pusat dalam kegiatan belajar.

8. Pengajaran Berbasis Melayani

Pengajaran berbasis melayani (service learning) memerlukan penggunaan metodologi pengajaran yang mengkombinasikan melayani masyarakat suatu struktur berbasis sekolah untuk merefleksikan melayani. Jadi menekankan hubungan antara pengalaman melayani dan pembelajaran akademis.

Demikian penjelasan mengenai Pengertian Belajar dan Pembelajaran semoga bermanfaat.

[Baca juga Cara Belajar Menggambar, dan Media yang Digunakan dalam Belajar dan Pembelajaran].

Kata Kunci:

pengertian belajar dan pembelajaran,belajar dan pembelajaran,belajar dan pembelajaran adalah,www belajar dan mngjar,www belajar adalah,perbedaan antara belajar dan pembelajaran,pengertian pembelajaran identik dengan,pengertian belajar pembelajaran,aktivitas belajar,pengertian belajar dan konsep dalam pencapaian ilmu pembelajaran
Pengertian Belajar dan Pembelajaran | Wawang Armansyah | 4.5