Proses Belajar Mengajar yang Efektif

Monday, April 13th, 2015 - Belajar, Pendidikan

Proses Belajar Mengajar yang Efektif – Proses belajar mengajar yang efektif menurut Popham dan Baker pada hakikatnya terjadi jika guru atau dosen dapat mengubah kemampuan dan persepsi siswa dari yang sulit mempelajari sesuatu menjadi mudah mempelajarinya. Proses belajar dan mengajar yang efektif sangat tergantung pada pemilihan dan penggunaan metode pembelajaran.

Proses Belajar Mengajar

Proses Belajar Mengajar

Proses Belajar Mengajar

Dari penjelasan tersebut, ada dua hal yang diperlukan untuk mencapai proses belajar mengajar yang efektif.

  • Harus ada kegiatan analisis kebutuhan belajar mahasiswa. Maksudnya adalah bagaimana menganalisis hubungan antara kemampuan dan harapan mahasiswa dari proses pembelajarannya. 
  • Harus ada gambaran ujian seperti apa sistem ujian yang dipakai.

Defenisi Belajar dan Mengajar

Proses belajar dan mengajar merupakan dua kata yang memiliki arti berbeda namun saling berhubungan dimana apabila terjadi proses belajar, maka akan terjadi proses mengajar. Dari proses belajar belajar mengajar akan diperoleh suatu hasil belajar. Agar memperoleh hasil yang optimal, proses belajar harus dilakukan dengan baik dan terorganisasi.

Belajar menurut Cronbach dalam Sardirman (2012) “learning is shown by a change in behaviour as a result of  experience” sedangkan menurut Harold  Spears dalam sadirman (2012) “learning is to observe, to read, to imitate, to try something themselves, to listen, to follow direction”.  dan menurut Geoch dalam Sardirman (2012) “learning is change in performance as a result of practice”.

Dari pengertian diatas dapat disimpulkan belajar merupakan proses perubahan tingkah laku dari melihat, membaca, mendengar dan mencoba sesuatu hal dari yang tidak mengerti menjadi mengerti. 

Dalam belajar pasti juga ada proses mengajar. Mengajar pada dasarnya merupakan usaha untuk menciptkan kondisi atau sistem lingkungan yang mendukung dan memungkinkan untuk berlangsungnya proses belajar.

Mengajar adalah menyampaikan pengetahuan pada anak didik sehingga terbentuklah proses pemahaman. Kemudian pengertian yang lebih luas mengajar adalah suatu aktifitas mengorganisasi atau mengatur lingkungan sebaik –baiknya dan menghubungkan dengan anak sehingga terjadi proses belajar.

Menurut Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional  No. 20 Tahun 2003, Pasal 1, menyatakan bahwa kegiatan belajar mengajar adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Proses pembelajaran juga diartikan sebagai suatu proses terjadinya interaksi antara pelajar, pengajar dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran, yang berlangsung dalam suatu lokasi tertentu dalam jangka satuan waktu tertentu pula, Hamalik (2006).

Selain itu, Sardiman (2010) mengatakan bahwa proses belajar mengajar akan senantiasa merupakan proses interaksi antara dua unsur manusiawi, yakni siswa sebagai pihak yang belajar dan guru sebagai pihak yang mengajar, dengan siswa sebagai subyek pokoknya. Interaksi belajar mengajar adalah hubungan aktif dua arah antara pendidik dengan peserta didik dalam suatu kegiatan belajar.

Jadi dapat disimpulkan proses belajar adalah proses terjadinya interaksi antara dosen dan mahasiswa untuk mencapai tujuan pembelajaran dan diakhiri dengan proses evaluasi belajar dalam jangka waktu tertentu. Suatu proses belajar mengajar dikatakan baik, bila proses tersebut dapat membangkitkan kegiatan belajar yang lebih efektif.dalam hal ini perlu diperhatikan yang menentukan suksesnya proses belajar bukan hanya metode dan prosedurnya tapi proses dari hasil yang didapatkan. Dengan proses yang tidak baik atau benar, mungkin hasil yang dicapainya pun tidak akan baik, atau bisa dikatakan hasil itu adalah hasil semu.

Saran dalam Proses Belajar Menagajar Agar Efektif

Untuk hasil yang lebih maksimal juga diperlukan media pembelajaraan yang baik agar proses belajar mengajar menjadi efektif. Media berfungsi untuk menyalurkan pesan, merangsang pikiran, perasaan, dan kemauan mahasiswa. Penggunaan media secara kreatif akan memungkinkan mahasiswa untuk belajar lebih baik dan dapat meningkatkan kemampuan mereka sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Dalam kegiatan interaksi edukatif biasanya digunakan alat non material seperti: perintah, suruhan, larangan, nasihat sedangkan alat material seperti diagram, gambar, slide dan video.

Demikian penjelasan mengenai Proses Belajar Mengajar yang efektif, semoga bermanfaat.

(Baca juga penjelasan Prinsip Belajar, dan Teori Belajar Kognitif).

Kata Kunci:

Proses belajar mengajar,proses belajar mengajar yg baik,belajar mengajar efektif,contoh proses belajar mengajar,proses belajar mengajar yang baik,proses mengajar,proses belajar yg baik,proses cara belajar mengajar yg cocok,proses kegiatan belajar mengajar,proses kegiatan belajar yang baik
Proses Belajar Mengajar yang Efektif | Wawang Armansyah | 4.5