Puisi Ramadhan 1438 H 2017 M

Friday, June 5th, 2015 - Ramadhan

Puisi Ramadhan – Keindahan bulan suci Ramadhan tiada duanya, apalagi jika menghayati Puisi Ramadhan dimana menyanjung bulan penuh ampunan yang semata dari Allah SWT semata. Segala puji bagi Allah yang menjadikan bulan Ramadhan lebih baik dari pada bulan-bulan lainnya dengan menurunkan al-Qur’an dan mewajibkan puasa bagi kaum muslimin sebagai salah satu pondasi Islam.

Puisi Ramadhan

Puisi Ramadhan

Puisi Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah, bulan penuh ampunan, sepanjang bulan ini pemeluk agama Islam melakukan serangkaian aktivitas keagamaan termasuk di dalamnya berpuasa, salat tarawih, peringatan turunnya Alquran, mencari malam Laylatul Qadar, memperbanyak membaca Alquran dan kemudian mengakhirinya dengan membayar zakat fitrah dan rangkaian perayaan Idul Fitri.

Dari sekian banyak pahala yang dapat diperoleh di bulan ramadhan, kita sebagai umat islam pasti merindukan, bulan yang di tunggu-tunggu, karena bukan hanya pahala yang akan kita peroleh, kebersamaan dan kebiasaan yang baik yang kan membuat diri kita menjadi pribadi yang baik juga akan kita peroleh. Berikut BelajarBagus.net ingin membagikan beberapa Puisi Ramadhan:

Puisi Ramdhan 1: ‪RAMADHAN YANG KU RINDU

Langit malam‬ yang berbintang

Di saat cahaya ramadhan mulai mendekat

Dalam bulan yang di rindukan

Bulan yg sungguh penuh pengampunan

 

Bersinar dalam ramadhan indah

Yang selalu dinanti ke datangannya

Dalam tiap tahunnya

Marhaban Ya Ramadhan

 

‪‎Cahaya‬ kian mendekat

Melewati hari demi hari

Bulan yang banyak dirindukan umat

Bulan suci penuh ampunan

 

‪‎Segala‬ salah dan dosa Kian terkikis

Memohon di ampun di bulan penuh berkah ini

Marhaban ya ramadhan

Ku rindu hadirmu dalam tiap doa-doaku

 

‪‎Bulan‬ Tempatku memohon taubat

ALLAHU YA RABBHI

Keagungan-MU sungguh begitu besar

Dalam ramadhan yg indah

 

Puisi Ramadhan 2: DOA DAN HARAPAN

Lirihku semoga jadi doa

Tangisanku semoga jadi sesal

Nafasku semoga jadi tasbih

Tatapanku semoga jadi rahmat

Perkenankanlah Ya Rabb…

 

Harapanku semoga jadi kenyataan

Resahku semoga jadi jawaban

Deritaku semoga jadi kesabaran

Pelitaku semoga jadi impian

Kabulkanlah Ya Rabb…

 

Doa di dalam sujud dan ruku

T’lah menghadirkan cahaya

Melaksanakan kepingan sisa harapan

Tuk meraih ampunanMu … Ya Rabb

 

Puisi Ramadhan 3: DI PENGHUJUNG RAMADHAN

Kala kerinduan belumlah usai

Kala penghayatan dalam doa belumlah sempurna

Menapaki lajunya perjalanan yang tiada henti

Menyusuri lorong yang penuh liku menghadang

 

Kuingin Kau basuh dalam renunganku

Saat Kau pancarkan cahaya dalam bulan nan mulia

Mengharapkan ampunan dalam sujudku yang panjang

Masihkah kan kupalingkan wajah ini?

 

Ingin kuhapus semua noda dan dosa

Ingin kuhempas semua kobaran emosi dalam dada

Meluruhkan jiwa yang sarat dengan hasrat

Tenggelam dalam tangisan penuh sesal

Sanggupkah kan kutapaki hariku?

Menyongsong esok yang t’lah siap menanti

Semoga di penghujungmu ya Ramadhan

Ampunan Illahi kan terpancar lewat pribadi nan luhur

 

Puisi Ramadhan 4: DUHAI KEKASIHKU

Duhai Kekasihku …

Aku hanyalah insan lemah

Yang sering berbuat dosa

Pun sering menyesalinya

Namun slalu terulang lagi

Duhai Kekasihku …

 

Jikalau kami masih menyiakan waktu

Jika segunung dosa masih membumbung

Adakah ampunanMu kan menyambut?

Tuk menghadirkan cahaya kerinduan

Duhai Kekasihku …

 

Ingin kuterbang tinggi

Namun satu sayap tak kan mampu menapaki

Adakah sayap lain kan mengantarku

Menggapai RidhoMu nan hakiki

Duhai Kekasihku …

 

Biarlah diRamadhan ini masih kusendiri

Sekiranya ku masih diberi kesempatan

Menyempurnakan doa yang tertunda

Sampai tiba waktunya tuk melabuhkan hatiku

 

Puisi Ramadhan 5: RAMADHAN

Tak terasa hari masih menjelang

Dan menyisakan semangat juang

Tuk melewati masa panjang

Yang bersemayam tak kan pernah lekang

 

Ramadhan telah datang

Menghantarkan pesona gemilang

Meraih selongsong harapan

Laksana gemerlapnya bintang-bintang

Marhaban Ya Ramadhan

 

Telah sampaikan pada sucinya bulan

Dimana segala amal dilipat gandakan

Dan Asma-Mu dikumandangkan

 

Minal Aidin Wal Faidzin

Ketika segala khilaf dan dosa selama ini…

Terlebur menjadi sebuah harapan tuk berbagi maaf

Minal Aidin Wal Faidzin, mohon maaf lahir batin

Selamat Idul Fitri…

 

Puisi memiliki keindahan bahasa dengan makna dari setiap kata, terlebih apabila puisi tersebut bertemakan Puisi Ramadhan. Maha suci Allah atas segalanya, dan semoga puisi di atas bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga Kata Mutiara Ramadhan, dan Bacaan Niat Puasa Senin Kamis.

Puisi Ramadhan 1438 H 2017 M | Wawang Armansyah | 4.5