Hukum Kepler

Friday, July 17th, 2015 - Fisika

Hukum Kepler – Dalam pembahasan grafitasi berikut akan dijelaskan mengenai hukum Kepler yang terbagi menjadi tiga yakni hukum Kepler yang pertama, kedua, dan ketiga. Pada bagian ini kita akan mempelajari hukum Kepler tentang gerak planet. Kepler melakukan pengamatan pada gerak planet-planet dan mengambil kesimpulan seperti yang kita kenal sebagai hukum Kepler. Hukum Kepler bersifat empiris karena diturunkan dari pengamatan.

Lihat juga: Akibat Revolusi Bumi.

Hukum Kepler

Hukum Kepler ada tiga yaitu :

  1. Semua planet bergerak dalam orbit elips dengan matahari di salah satu fokusnya.
  2. Garis yang menghubungkan tiap planet ke matahari menyapu luasan yang sama dengan waktu yang sama.
  3. Kuadrat periode tiap planet sebanding dengan pangkat tiga jarak rata-rata planet dari matahari.

Hukum I Kepler

Hukum pertama Kepler dapat ditunjukkan oleh gambar berikut:

Hukum I Kepler

Hukum I Kepler

Hukum Kepler yang pertama menyatakan planet bergerak dengan orbit berbentuk elips, dengan matahari sebagai di salah satu titik fokusnya. Gambar sebelah kanan adalah sebuah elips dengan sumbu mayor dan sumbu minornya. Panjang F-C-F selalu tetap, dengan sembarang titik pada elips.

Titik F dinamakan titik fokus. Jarak a dinamakan sumbu semimayor dan b dinamakan sumbu semiminor. Jika titik fokus digerakkan saling mendekat, elips makin menyerupai lingkaran. Lingkaran sebenarnya adalah keadaan istimewa dari elips yaitu bila kedua titik fokusnya berimpit. Titik P dinamakan perihelion, bila sebuah planet berada di titik ini maka dikatakan planet berada di jarak terdekatnya.  Titik A dinamakan aphelion dan jika sebuah planet berada di titik ini dikatakan planet  berada di titik terjauhnya.

Hukum II Kepler

Hukum Kepler yang berikutnya dapat dijelaskan pada gambar berikut:

Hukum II Kepler

Hukum II Kepler

Keterangan gambar:

Luasan bidang AMB sama luasnya dengan CMD. Busur AB dicapai dalam selang waktu yang sama dengan busur CD yaitu selama t. Kecepatan saat planet dekat dengan matahari lebih cepat dibandingkan saat jauh dari matahari.

Sebuah planet bergerak lebih cepat pada saat dekat dengan matahari dibandingkan saat jauh dari matahari. Lihat Gambar di atas. Luasan AMB luasnya sama dengan luasan CMD. Busur AB lebih panjang dari busur CD sedangkan waktu yang diperlukan untuk melintasi busur AB sama dengan waktu untuk melintasi CD.

Hukum III Kepler

Hukum Kepler yang ketiga dapat dituliskan dalam bentuk persamaan matematis sebagai berikut ini:

Persamaan Hukum III Kepler

Persamaan Hukum III Kepler

Keterangan:

  • daya T = periode
  • r = jari-jari rata planet mengelilingi matahari

Contoh Soal:

hukum-kepler-3

Demikian sedikit penjelasan mengenai Hukum Kepler di atas, semoga bisa menjadi materi yang bermanfaat bagi sahabat dalam mempelajari pelajaran Fisika.

Baca Artikel Lain:

Kata Kunci:

contoh soal hukum kepler dan jawabannya,contoh soal hukum kepler,contoh soal hukum kapler,soal soal mengenai hukum kepler,kumpulan soal hukum kepler 3,soal-soal hukum kepler,contoh soal jawaban hukum keppler,soal tentang hukum kepler,contoh soal hukum kepler 2 dan pembahasannya,soal jawaban tentang hukum gravitasi dan gerak planet
Hukum Kepler | Wawang Armansyah | 4.5