Pengertian Qada dan Qadar

Thursday, July 2nd, 2015 - Pengertian

Pengertian Qada dan Qadar – Berikut akan dibahas pengertian qada dan qadar. Qada dan Qadar merupakan salah satu dari 6 rukun imam seorang muslim. Untuk lebih jelasnya mengenai pengertian keduanya, berikut ulasannya.

Pengertian Qada dan Qadar

Pengertian Qada dan Qadar

Pengertian Qada dan Qadar

Pengertian qada adalah ketentuan Allah yang berlaku bagi setiap makhluk sejak zaman azali. Qada juga bisa diartikan sebagai hukum Allah SWT yang telah Dia tentukan untuk alam semesta alam ini dan Dia jalankan alam ini sesuai dengan konsekuensi hukumnya dari sunnah-sunnah yang Dia kaitkan antara akibat dengan sebab-sebabnya, semenjak Dia menghendakinya sampai selama-lamanya.

Pengertian qadar yaitu perwujudan qada Tuhan bagi manusia setelah berusaha (ikhtiar), dapat juga diartikan sebagai penentuan atau pembatasan ukuran segala sesuatu sebelum terjadinya dan menulisnya di lauhil mahfudz.

Beriman kepada qadar yaitu membenarkan dengan sesungguhnya bahwa yang terjadi baik dan buruk itu adalah atas qada dan qadar Allah. Iman kepada qada dan qadar adalah rukun iman yang keenam. Sebagai umat Islam kita wajib percaya adanya qada dan qadar Allah. Karena Allah tidak akan menciptakan dan menggariskan sesuatu dari muka bumi ini dengan sia-sia, semuanya pasti mengandung manfaat dan mengandung pelajaran yang bisa diambil oleh manusia.

Pengertian qada dan qadar memiliki saling keterkaitan. Istilah qada bila dimutlakkan, maka memuat makna Qadar dan sebaliknya istilah Qadar bila dimutlakkan, maka memuat makna Qada, Akan tetapi bila dikatakan “Qada-Qadar”, maka ada perbedaan di antara keduanya. Hal ini banyak terjadi dalam bahasa Arab. Satu kata dapat bermakna yang luas ketika sendirian dan punya makna khusus bila disatukan (dikumpulkan). Sebagai contoh dapat dikatakan bahwa “Bila keduanya bersatu maka berbeda dan bila keduanya dipisah maka bersatu”.

Dilihat dari pengertian qada dan qadar, maka kata Qada dan Qadar termasuk dalam kondisi seperti ini, artinya bila kata Qada dipisahkan (dari kata Qadar), maka memuat Qadar dan sebaliknya kata Qadar bila dipisahkan (dari kata Qada) maka memuat makna Qada. Akan tetapi ketika dikumpulkan, kata Qada bermakna sesuatu yang ditetapkan Allah pada mahluk-Nya, baik berupa penciptaan, peniadaan maupun perubahannya. Sedangkan Qadar bermakna sesuatu yang telah ditentukan Allah sejak zaman azali. Inilah perbedaan antara kedua istilah tersebut.

pengertian-qada-dan-qada-1

Maka Qadar ada lebih dahulu kemudian disusul dengan Qada. Yakni beriman bahwasanya Allah itu mengetahui apa-apa yang telah terjadi dan yang akan terjadi; menentukan dan menulisnya dalam lauhul mahfudz ; dan bahwasanya segala sesuatu yang terjadi, baik maupun buruk, kafir, iman, ta’at, ma’shiyat, itu telah dikehendaki, ditentukan dan diciptakan-Nya ; dan bahwasanya Allah itu mencintai keta’atan dan membenci kemashiyatan.

Sedang hamba Allah itu mempunyai kekuasaan, kehendak dan kemampuan memilih terhadap pekerjaan-pekerjaan yang mengantar mereka pada keta’atan atau ma’shiyat, akan tetapi semua itu mengikuti kemauan dan kehendak Allah. Berbeda dengan pendapat golongan Jabariyah yang mengatakan bahwa manusia terpaksa dengan pekerjaan-pekerjaannya tidak memiliki pilihan dan kemampuan sebaliknya golongan Qadariyah mengatakan bahwasanya hamba itu memiliki kemauan yang berdiri sendiri dan bahwasanya dialah yang menciptkan pekerjaan dirinya, kemauan dan kehendak hamba itu terlepas dari kemauan dan kehendak Allah. Allah benar-benar telah membantah kedua pendapat tersebut dengan firman-Nya.

“Yang artinya : Dan kamu tidak bisa berkemauan seperti itu kecuali apabila Allah menghendakinya”. (At-Takwir : 29)

Dengan ayat ini Allah menetapkan adanya kehendak bagi setiap hamba sebagai banyahan terhadap Jabariyah yang ekstrem, bahkan menjadikannya sesuai dengan kehendak Allah, hal ini merupakan bantahan atas golongan Qodariyah. Dan beriman kepada taqdir dapat menimbulkan sikap sabar sewaktu seorang hamba menghadapi cobaan dan menjauhkannya dari segala perbuatan dosa dan hal-hal yang tidak terpuji. bahkan dapat mendorong orang tersebut untuk giat bekerja dan menjauhkan dirinya dari sikap lemah, takut dan malas.

Demikian penjelasan mengenai Pengertian Qada dan Qadar, semoga bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga:

Kata Kunci:

qada,qada adalah,budaya yang berkaitan dengan qada ddan qadar,khusus dan umum qada dan qadar,pengertian qada,pengertian qada dan qadar,pengertian qada dan qadar secara bahasa dan istilah,pengertian qodo menurut bahasa dan istilah,perbedaan qada dan qadar yang lebih luas
Pengertian Qada dan Qadar | Wawang Armansyah | 4.5