Ciri-ciri Protista

Tuesday, August 11th, 2015 - Biologi

Ciri-ciri Protista – Protista berasal dari bahasa yunani, yaitu protos yang berarti pertama atau mula-mula, dan ksitos artinya menyusun. Berdasarkan ciri-ciri protista, kingdom ini beranggotakan makhluk bersel satu atau bersel banyak yang tersusun sederhana. Meskipun begitu, dibandingkan dengan monera, protista sudah jauh lebih maju karena sel-selnya sudah memiliki membran inti atau eukariota.

Ciri-ciri Protista

Ciri-ciri Protista

Protista diperkirakan sudah ada di bumi kita sejak 1-2 miliar tahun yang lalu, sebelum ada organisme tingkat tinggi. Organisme yang tergabung dalam protista pernah membuat bingung para ahli taksonomi karena ada yang mirip tumbuhan, ada yang mirip dengan hewan, dan ada pula yang mirip dengan jamur. Untuk menjebatani perbedaan itu maka lahirlah kingdom baru, yaitu Protista.

Beberapa Ciri-ciri Protista

  • Anggota kingdom Protista umumnya organisme bersel satu, ada yang berkoloni dan ada pula yang bersel banyak, tetapi belum memiliki jaringan.
  • Hampir semua protista hidup di air, baik air tawar maupun air laut, dan beberapa yang hidup pada jaringan hewan lain.
  • Kingdom ini ada yang menyerupai hewan, tumbuhan, maupun jamur.
  • Sebagian protista bersifat autotrop, yaitu dapat berfotosintesis karena memiliki pigmen fotosintetik, seperti alga dan protozoa fotosintetik, misalnya Euglena.
  • Sebagian lainnya merupakan Protozoa non fotosintetik yang hidup sebagai heterotrop, baik secara Fagotrop dan Osmotrop.

Klasifikasi Protista

Protista pertama kali diusulkan oleh Ernst Haeckel. Secara tradisional, protista digolongkan menjadi beberapa kelompok berdasarkan kesamaannya dengan kerajaan yang lebih tinggi yaitu meliputi Protozoa yang menyerupai hewan bersel satu, Protophyta yang menyerupai tumbuhan (mayoritas algae bersel satu), serta jamur lendir dan jamur air yang menyerupai jamur.

1. Protista yang menyerupai hewan (Protozoa)

Protozoa hampir semuanya protista bersel satu, mampu bergerak yang makan dengan cara fagositosis, walaupun ada beberapa pengecualian. Mereka biasanya berukuran 0,01-0,5 mm sehingga secara umum terlalu kecil untuk dapat dilihat tanpa bantuan mikroskop. Protoza dapat ditemukan di mana-mana, seperti lingkungan berair dan tanah, umumnya mampu bertahan pada periode kering sebagai kista (cyst?) atau spora, dan termasuk beberapa parasit penting. Berdasarkan pergerakannya, protozoa dikelompokkan menjadi:

Protista yang Menyerupai Jamur

Protista yang Menyerupai Jamur

Flagellata yang bergerak dengan flagella(rambut cambuk). Contoh: Trypanosoma, Trichomonas

  1. Rhizopoda yang bergerak dengan pseudopodia (kaki semu/kaki akar) yaitu yang berarti setiap kali ia akan bergerak harus membentuk kaki semu sebelum dapat bergerak dan pembentukan kaki ini dinamakan fase gel. Contoh: Amoeba
  2. Cilliata yang bergerak dengan silia (rambut getar). Contoh: Paramaecium
  3. Sporozoa yang tidak memiliki alat; beberapa mampu membentuk spora. Contoh: Plasmodium sp.

2. Protista yang menyerupai tumbuhan (Algae)

Algae mencakup semua organisme bersel tunggal maupun banyak yang memiliki kloroplas. Termasuk di dalamnya adalah kelompok-kelompok berikut.

Protista yang Menyerupai Tumbuhan

Protista yang Menyerupai Tumbuhan

Alga hijau, yang memiliki relasi dengan tumbuhan yang lebih tinggi (Embryophyta). Contoh: Ulva

  1. Alga merah, mencakup banyak alga laut. Contoh: Porphyra
  2. Heterokontophyta, meliputi ganggang coklat, diatom, dan lainnya. Contoh: Macrocystis.
  3. Alga keemasan
  4. Alga hijau dan merah, bersama dengan kelompok kecil yang disebut Glaucophyta, sekarang diketahui memiliki hubungan evolusi yang dekat dengan tumbuhan darat berdasarkan bukti-bukti morfologi, fisiologi, dan molekuler, sehingga lebih tepat masuk dalam kelompok Archaeplastida, bersama-sama dengan tumbuhan biasa.

3. Protista yang menyerupai jamur

Beragam organisme dengan organisasi tingkat protista awalnya dianggap sama dengan jamur, sebab mereka memproduksi sporangia. Ini meliputi chytrid, jamur lendir, jamur air, dan Labyrinthulomycetes. Chytrid sekarang diketahui memiliki hubungan dengan Fungi dan biasanya diklasifikasikan dengan mereka. Sementara yang lain sekarang ditempatkan bersama dengan heterokontofita lainnya (yang memiliki selulosa, bukan dinding chitin) atau Amoebozoa (yang tidak memiliki dinding sel). Memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

Protista yang Menyerupai Jamur

Protista yang Menyerupai Jamur

Memiliki sel berflagela pada suatu waktu dalam siklus hidupnya. Khusus pada jamur air, memiliki dinding sel yang tersusun oleh zat selulosa, sedangkan jamur tersususn oleh zat kitin. Membentuk spora diploid dan hasil meiosis berupa gamet. Pada jamur air mengasilkan sesuatu.

Demikian Ciri-ciri Protista dari BelajarBagus.net, semoga bermanfaat bagi kita semua dalam pengembangan ilmu pengetahuan Biologi.

Baca juga: Perbedaan Prokariota dan Eukariota, dan Ciri-ciri Virus.

Kata Kunci:

ciri ciri protista,arti kata protos dan ksitos,protista dari bahasa yunani yAitu,protista berasal dari b yunani yaitu,protista bahasa yunani,kingdom protista beranggotakan organisme organisme yang memiliki ciri menyerupai,kata protista berasal dari bahasa yunani yaitu protos dan kitos,ciri-ciri protista biologi,ciri-ciri protista,ciri-ciri kingdom protista secara umum
Ciri-ciri Protista | Wawang Armansyah | 4.5