Klasifikasi Hewan dan Ciri-ciri Hewan

Tuesday, September 8th, 2015 - Biologi

Klasifikasi Hewan dan Ciri-ciri Hewan – Berikut merupakan klasifikasi hewan dan ciri-ciri hewan yang akan dijelaskan kepada sahabat tentunya dari BelajarBagus.net. Hewan atau disebut juga dengan binatang adalah kelompok organisme yang diklasifikasikan dalam kerajaan Animalia atau metazoa, adalah salah satu dari berbagai makhluk hidup di bumi. Sebutan lainnya adalah fauna dan margasatwa (atau satwa saja).

Klasifikasi Hewan

Klasifikasi Hewan

Klasifikasi Hewan

Hewan dalam pengertian sistematika modern mencakup hanya kelompok bersel banyak (multiselular) dan terorganisasi dalam fungsi-fungsi yang berbeda (jaringan), sehingga kelompok ini disebut juga histozoa. Semua binatang heterotrof, artinya tidak membuat energi sendiri, tetapi harus mengambil dari lingkungan sekitarnya.

Pengelompokan atau Kalsifikasi Hewan

Berikut Klasifikasi Hewan atau Pengelompokannya:

1. Tulang Belakang

  • Vertebrata yaitu hewan yang bertulang belakang.
  • Invertebrata atau Avertebrata yaitu hewan tanpa tulang belakang.

2. Simetri tubuh hewan

  • Simetri Bilateral
  • Simetri Radial

3. Lapisan tubuh hewan

  • Diploblastik (ektoderma dan endoderma)
  • Triploblastik (ektoderma, mesoderma, dan endoderma)

4. Filum hewan

  • Porifera (hewan berpori)
  • Cnidaria termasuk Coelenterata (hewan berongga)
  • Ctenophora termasuk Coelenterata (hewan berongga)
  • Platyhelminthes (cacing pipih)
  • Nematoda (cacing gilik)
  • Annelida (cacing gelang)
  • Mollusca (hewan lunak)
  • Arthropoda (hewan berkaki buku)
  • Echinodermata (hewan berkulit duri)
  • Chordata (hewan bertulang belakang)

5. Nutrisi atau Makanan hewan

  • Karnivora (hewan pemakan daging)
  • Herbivora (hewan pemakan tumbuhan)
  • Omnivora (hewan pemakan daging dan tumbuhan atau segala
  • Insektivora (hewan pemakan serangga)

6. Suhu atau Termoregulasi hewan

  • Poikiloterm (hewan berdarah dingin)
  • Homoiterm (hewan berdarah panas)

Ciri-ciri hewan – Klasifikasi Hewan

Hewan mempunyai daya gerak, cepat tanggap terhadap rangsangan eksternal, tumbuh mencapai besar tertentu, memerlukan makanan bentuk kompleks dan jaringan tubuhnya lunak. Perbedaan itu berlaku secara umum, tentu saja ada kelainan-kelainannya. Tiap individu, baik pada hewan uniselular maupun pada hewan multiselular, merupakan satu unit. Hewan itu berorganisasi, berarti tiap bagian dari tubuhnya merupakan subordinat dari individu sebagai keseluruhan baik sebagai bagian suatu sel maupun seluruh sel. Inilah yang disebut konsep organismal, suatu konsep yang penting dalam biologi.

Secara umum berikut ini adalah ciri-ciri hewan:

  • Hewan merupakan organisme eukariota, multiseluler, heterotrofik. Berbeda dengan nutrisi autotrofik pada tumbuhan, hewan memasukkan bahan organik yang sudah jadi, ke dalam tubuhnya dengan cara menelan (ingestion) atau memakan organisme lain, atau memakan bahan organik yang terurai.
  • Sel-sel hewan tidak memiliki dinding sel yang menyokong tubuh dengan kuat, seperti pada tumbuhan atau jamur. Komponen terbesar sel-sel hewan terdiri atas protein struktural kolagen.
  • Keunikan hewan yang lain adalah adanya dua jaringan yang bertanggung jawab atas penghantaran impuls dan pergerakan, yaitu jaringan saraf dan jaringan otot sehingga dapat bergerak secara aktif.
  • Sebagian besar hewan bereproduksi secara seksual, dengan tahapan diploid yang mendominasi siklus hidupnya.
  • Alat pernapasan pada hewan bermacam-macam tergantung pada temapt hidupnya, ada yang bernapas dengan paru-paru seperti kucing, insang seperti ikan, kulit seperti cacing, trakea seperti serangga.
  • Memerlukan makanan untuk tumbuh dan bertahan hidup.

Pertumbuhan hewan

Pertumbuhan dan perkembangan hewan dimulai sejak terbentuknya zigot. Satu sel zigot akan tumbuh dan berkembang dengan tahap “zigot-morula-blastula-gastrula” hingga terbentuk embrio. Embrio akan berdiferensi sehingga terbentuk berbagai macam jaringan dan organ. Organ-organ akan menyatu dan bergabung menjadi organisme. Kemudian, organisme tumbuh dan berkembang menjadi organisme dewasa.

Pada siklus hidup hewan tertentu, terjadi perubahan bentuk tubuh dari embrio sampai dewasa. Perubahan bentuk ini disebut metamorfosis. Metamorfosis dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu metamorfosis sempurna dan tidak sempurna. Metamorfosis sempurna dicirikan dengan adanya bentuk tubuh yang berbeda di setiap fase metamorfosis, misalnya adalah kupu-kupu dan katak. Metamorfosis tidak sempurna ditandai dengan adanya bentuk tubuh yang sama, tetapi ukurannya berbeda pada salah satu fase metamorfosis, misalnya adalah belalang dan kecoa.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan hewan dapat dibagi menjadi dua, yaitu: faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi gen dan hormon. Gen merupakan faktor keturunan yang diwariskan dari orang tua (induk) kepada keturunannua, sedangkan hormon merupakan senyawa organik yang mengatur pertumbuhan dan perkembangan hewan. Faktor eksternal meliputi air, nutrisi, cahaya, aktivitas, dan lingkungan.

Demikian penjelasan mengenai Klasifikasi Hewan dan Ciri-ciri Hewan yang dapat BelajarBagus.net share bagi sahabat sekalian, salam Biologi.

Baca juga:

Kata Kunci:

ciri ciri hewan secara umum,klasifikasi satwa,klasifikasi hewan,pengertian hewan biologi,menurut biologi apa pengrtian hewan,Klasifikasi hewan dan ciri2 hewan,klasifikasi h,klasifikasi ciri2 hewan,klafifikasi hewan,teori singkat pengelompokan hewan
Klasifikasi Hewan dan Ciri-ciri Hewan | Wawang Armansyah | 4.5