Pengertian Korosi dan Pencegahan Korosi

Thursday, October 8th, 2015 - Kimia, Pengertian

Pengertian Korosi dan Pencegahan Korosi – Kali ini BelajarBagus.net akan berbagi materi Kimia mengenai pengertian korosi dan pencegahan korosi. Pengertian korosi adalah kerusakan atau degradasi logam akibat reaksi redoks antara suatu logam dengan berbagai zat di lingkungannya yang menghasilkan senyawa-senyawa yang tidak dikehendaki. Dalam bahasa sehari-hari, korosi disebut perkaratan. Contoh korosi yang paling lazim adalah perkaratan besi.

Reaksi Korosi pada Besi - Pengertian Korosi

Reaksi Korosi pada Besi – Pengertian Korosi

Pada peristiwa korosi, logam mengalami oksidasi, sedangkan oksigen (udara) mengalami reduksi. Karat logam umumnya adalah berupa oksida atau karbonat. Rumus kimia karat besi adalah Fe2O3.nH2O, suatu zat padat yang berwarna coklat-merah.

Korosi merupakan proses elektrokimia. Pada korosi besi, bagian tertentu dari besi itu berlaku sebagai anode, di mana besi mengalami oksidasi.

pengertian-korosi-1

Elektron yang dibebaskan di anode mengalir ke bagian lain dari besi itu yang bertindak sebagai katode, di mana oksigen tereduksi.

pengertian-korosi-2

Ion besi(II) yang terbentuk pada anode selanjutnya teroksidasi membentuk ion besi(III) yang kemudian membentuk senyawa oksida terhidrasi, yaitu karat besi. Mengenai bagian mana dari besi itu yang bertindak sebagai anode dan bagian mana yang bertindak sebagai katode, bergantung pada berbagai faktor, misalnya zat pengotor, atau perbedaan rapatan logam itu.

Korosi dapat juga diartikan sebagai serangan yang merusak logam karena logam bereaksi secara kimia atau elektrokimia dengan lingkungan. Ada definisi lain yang mengatakan bahwa korosi adalah kebalikan dari proses ekstraksi logam dari bijih mineralnya. Contohnya, bijih mineral logam besi di alam bebas ada dalam bentuk senyawa besi oksida atau besi sulfida, setelah diekstraksi dan diolah, akan dihasilkan besi yang digunakan untuk pembuatan baja atau baja paduan. Selama pemakaian, baja tersebut akan bereaksi dengan lingkungan yang menyebabkan korosi (kembali menjadi senyawa besi oksida).

Deret Volta dan hukum Nernst akan membantu untuk dapat mengetahui kemungkinan terjadinya korosi. Kecepatan korosi sangat tergantung pada banyak faktor, seperti ada atau tidaknya lapisan oksida, karena lapisan oksida dapat menghalangi beda potensial terhadap elektrode lainnya yang akan sangat berbeda bila masih bersih dari oksida.

Proses Pencegahan Korosi

  1. Perlindungan pada permukaan, contohnya dengan cat.
  2. Perlindungan elektrokimia dengan menggunakan logam lain (proteksi katodik).
  3. Pembentukan aloi. Aloi adalah campuran logam dengan logam lain sehingga  menghasilkan campuran logam yang lebih kuat dan tahan karat. Contohnya, campuran Ni dengan Cr.

Demikian sedikit penjelasan mengenai Pengertian Korosi dan Pencegahan Korosi yang dapat kami bagikan kepada sahabat, dan semoga memberikan manfaat dalam peningkatan pengetahuan sahabat mengenai materi Kimia yang telah dijalaskan kepada sahabat di atas.

Baca juga: Teori Hibridisasi dan Contoh Berbagai Macam Hibridisasi.

Kata Kunci:

pencegahan korosi,pengertian korosi,korosi,korosi dan pencegahannya,pengertian korosi dan cara pencegahanya,pengertian korosi dan pencegahan,Pengertian korosi dan pencegahan korosi,pengertian korosi faktor2 dan pencegahan,pengertian korosi penyebab korosi dan cara mencegahnya,apa yang dimaksud korosi
Pengertian Korosi dan Pencegahan Korosi | Wawang Armansyah | 4.5