Pengertian Interaksi Sosial dalam Sosiologi

Sunday, March 19th, 2017 - Sosiologi

Pengertian Interaksi Sosial – Dalam kehidupan sehari-hari, manusia selalu berhubungan antara yang satu dan yang lainnya, sejak bangun pagi hingga tidur malam. Hubungan antarmanusia sebagai makhluk sosial dapat dicirikan dengan adanya tindakan sosial untuk berhubungan. Tindakannya tersebut dapat memengaruhi, mengubah, atau memperbaiki perilaku individu lain, atau sebaliknya. Tindakan seperti ini dinamakan pengertian interaksi sosial. Interaksi sosial akan menyebabkan kegiatan hidup seseorang semakin bervariasi dan kompleks.

Pengertian Interaksi Sosial

Pengertian Interaksi Sosial

Pengertian Interaksi Sosial

Interaksi sosial adalah suatu fondasi dari hubungan yang berupa tindakan yang berdasarkan norma dan nilai sosial yang berlaku dan diterapkan di dalam masyarakat.

Interaksi sosial merupakan intisari kehidupan sosial. Artinya, kehidupan sosial dapat terwujud dalam berbagai bentuk pergaulan. Melakukan bersalaman, menyapa, berbicara dengan orang lain, sampai perdebatan yang terjadi di sekolah merupakan contoh interaksi sosial. Pada gejala seperti itulah, kita menyaksikan salah satu bentuk kehidupan sosial.

Sejak kapan manusia melakukan interaksi sosial? Sejak manusia lahir ke dunia, proses interaksi sudah mulai dilakukan walaupun terbatas pada hubungan yang dilakukan seorang bayi terhadap ibunya. Interaksi sosial erat kaitannya dengan naluri manusia untuk selalu hidup bersama dengan orang lain dan ingin bersatu dengan lingkungan sosialnya. Naluri ini dinamakan gregariousness.

Interaksi dapat terjadi apabila salah seorang (individu) melakukan aksi terhadap orang lain dan kemudian mendapatkan balasan sebagai reaksinya. Jika salah satu pihak melakukan aksi dan pihak yang lain tidak melakukan reaksi, interaksi tidak akan terjadi. Misalnya, seseorang berbicara dengan patung atau gambar maka tidak akan menimbulkan reaksi apapun. Oleh karena itu, interaksi sosial dapat terjadi apabila dua belah pihak saling berhubungan dan melakukan tindakan timbal balik (aksi-reaksi).

Lihat Juga:

Syarat Utama Interaksi Sosial [Pengertian Interaksi Sosial]

Dari pengertian tersebut, dapat digarisbawahi bahwa interaksi sosial memiliki dua syarat utama, yaitu:

  1. Adanya kontak sosial, aksi-reaksi yang meliputi kontak primer melalui berhadapan langsung (face to face) dan kontak sekunder, yaitu kontak sosial yang dilakukan melalui perantara, seperti melalui telepon, orang lain, dan surat kabar;
  2. Adanya komunikasi sosial, baik langsung (tanpa perantara) maupun tidak langsung, yaitu melalui media komunikasi. Tidak selamanya kontak diikuti oleh komunikasi. Contohnya ketika akan bicara maka seseorang akan bertemu dengan lawan bicaranya. Berarti untuk berkomunikasi, seseorang harus melakukan kontak terlebih dulu.

Demikian penjelasan singkat mengenai pengertian interaksi sosial yang dapat dibagikan pada kesempatan kali ini. Jadi dalam interaksi sosial penting adanya nilai dan norma yang berlaku, agar nantinya interaksi sosial itu sendiri dapat berlangsung dengan baik jika aturan-aturan dan nilai-nilai yang ada dapat dilakukan dengan baik. Semoga dapat dipahami dan bermanfaat.

[Pustaka: Pengertian Interaksi Sosial dalam BelajarBagus.net; Wikipedia Indonesia; Sosiologi SMA/MA; gambar dari Google Images]

Pengertian Interaksi Sosial dalam Sosiologi | Belajar Bagus | 4.5
Leave a Reply