Ciri-ciri Umum dan Penggolongan Kingdom Animalia

Sunday, April 2nd, 2017 - Biologi

Ciri Umum Animalia – Secara umum terdapat empat ciri-ciri umum animalia atau dunia hewan. Memang tidak mudah membuat definisi yang tepat untuk animalia. Hal ini disebabkan karena adanya banyak variasi sifat-sifat dunia hewan, selalu ada saja pengecualian dari sifat-sifat umum pada suatu kelompok animalia tertentu. Bila kita identifikasi, umumnya animalia memiliki karakter atau menunjukkan ciri yang secara umum dimiliki oleh animalia.

Ciri-ciri Kingdom Animalia (Dunia Hewan)

Ciri-ciri Kingdom Animalia (Dunia Hewan)

Ciri Umum Animalia

  1. Animalia merupakan organisme eukariota, multiseluler, heterotrofik. Berbeda dengan nutrisi autotrofik pada tumbuhan, animalia memasukkan bahan organik yang sudah jadi, ke dalam tubuhnya dengan cara menelan (ingestion) atau memakan organisme lain, atau memakan bahan organik yang terurai.
  2. Sel-sel animalia tidak memiliki dinding sel yang menyokong tubuh dengan kuat, seperti pada tumbuhan atau jamur. Komponen terbesar sel-sel animalia terdiri atas protein struktural kolagen.
  3. Keunikan animalia yang lain adalah adanya dua jaringan yang bertanggung jawab atas penghantaran impuls dan pergerakan, yaitu jaringan saraf dan jaringan otot sehingga dapat bergerak secara aktif.
  4. Sebagian besar animalia bereproduksi secara seksual, dengan tahapan diploid yang mendominasi siklus hidupnya.

Ciri-ciri Sel, Jaringan, Organ, dan Sistem Organ Animalia

Untuk memahami lebih jauh mengenai karakteristik dari animalia, berikut ulasan mengenai ciri-ciri sel, jaringan, organ, dan sistem organ kingdom animalia:

1. Sel animalia

Sel animalia memiliki organel yang khas, yaitu adanya sentriol yang berguna pada saat pembelahan sel. Adanya organel tersebut menjadi salah satu ciri yang membedakan antara animalia dan tumbuhan. Ciri-ciri lain dari sel animalia adalah sel animalia tidak memiliki dinding sel, memiliki vakuola berukuran kecil bahkan tidak ada, tidak memiliki plastida. Seperti pada tumbuhan, sel-sel animalia yang memiliki struktur dan fungsi yang sama akan membentuk suatu jaringan. Sebagian besar sel tersusun dari air dan komponen kimia utama, seperti protein, karbohidrat, lemak, dan asam nukleat. Sel tersusun dari dua lapis membran fosfolipid yang besifat selektif permeabel, yang berarti hanya molekul tertentu saja dapat masuk dan keluar sel.

2. Jaringan animalia

Jaringan adalah kumpulan sel sejenis yang memiliki struktur dan fungsi yang sama untuk membentuk suatu organ. Jenis jaringan yang umumnya dimiliki oleh vertebrata dan manusia ada empat macam, yaitu jaringan epitel, jaringan ikat, jaringan otot, dan jaringan saraf. Jaringan ikat terdiri dari matriks dan sel-sel jaringan ikat. Matriks terdiri dari serat-serat dan bahan dasar, sedangkan serat-serat matriks sendiri terdiri dari beberapa jenis yaitu serat kalogen, serat elastin, dan serat retikuler. Jaringan ikatnnya terdiri dari beberapa jenis sel, misalnya adalah sel lemak.

3. Organ animalia

Organ adalah gabungan dari berbagai jenis jaringan yang terorganisasi dalam fungsi tertentu. Makin tinggi derajat suatu animalia, makin banyak organ tubuh yang dimilikinya. Hal ini bertujuan untuk efisiensi kerja, karena dengan banyaknya organ tubuh menjadikan pembagian kerja akan semakin efektif. Berdasarkan letaknya, organ dikelompokan menjadi dua macam, yaitu organ dalam dan organ luar. Organ dalam tubuh dalam misalnya hati dan jantung. Sedangkan organ luar tubuh misalnya kulit, mata, telinga dan hidung.

4. Sistem organ animalia

Sistem organ adalah gabungan dari berbagai organ untuk melakukan fungsi tertentu di dalam tubuh. Setiap organ memegang peranan yang sama penting dalam menjalankan fungsinya. Sistem organ tubuh biasanya dikelompokan menjadi sembilan, yaitu sistem rangka, sistem otot, sistem pencernaan, sistem pernapasan, sistem sirkulasi, sistem saraf, sistem endokrin, sistem ekskresi, sistem reproduksi. Sistem sirkulasi pada animalia umumnya berupa sistem peredaran darah tertutup tunggal dan peredaran darah tertutup ganda. Sistem peredaran darah tertutup maksudnya bahwa darah mengalir melalui pembuluh darah, dan ganda/tunggal yaitu banyaknya perputaran darah pada waktu melalui jantung.

Penggolongan Kingdom Animalia (Dunia Hewan)

Dalam sistem klasifikasi 5 kingdom, animalia (dunia hewan) digolongkan berdasarkan struktur tubuhnya. Ada empat ciri struktur tubuh yang menggambarkan perkembangan dunia animalia secara filogenetik , yaitu ada atau tidak adanya jaringan sejati, simetri tubuh (radial, diploblastik atau bilateral triploblastik), ada atau tidak adanya rongga tubuh (selom), dan tipe selom (selom dari kumpulan sel atau selom dari pipa saluran pencernaan). Tabel di bawah ini menggambarkan penggolongan animalia dan ciri utama susunan tubuhnya.

Organisasi filum Animalia menurut ciri-ciri utama susunan tubuhnya

No. Ciri utama susunan tubuh Filum
1. Multiseluler tanpa jaringan sejati
  • Porifera (Hewan berpori)
2. Multiseluler dengan jaringan sejati, simetri radial, diploblastik (dua lapisan nutfah, yaitu ektoderm dan endoderm)
  • Cnidaria (Hewan berongga)
  • Ctenophora
3. Multiseluler dengan jaringan sejati, simetri bilateral, triploblastik (tiga lapisan nutfah, yaitu ektoderm, mesoderm, endoderm), aselomata (tubuh padat tanpa rongga tubuh)
  • Platyhelminthes (Cacing pipih)
4. Multiseluler dengan jaringan sejati, simetri bilateral, triploblastik, pseudoselom (rongga tubuh antara saluran pencernaan dan dinding tubuh tidak sepenuhnya dilapisi mesoderm)
  • Rotifera
  • Nematoda (Cacing gilig)
5. Multiseluler dengan jaringan sejati, simetri bilateral, triploblastik, pseudoselom (rongga tubuh antara saluran pencernaan dan dinding tubuh tidak sepenuhnya dilapisi mesoderm)
  • Nemertea
  • Lophophorata
  • Phoronida
  • Mollusca (Hewan bertubuh lunak)
  • Annelida (Cacing bersegmen)
  • Arthropoda (Hewan berbuku-buku)
6. Multiseluler dengan jaringan sejati, simetri bilateral, triploblastik, selomata (rongga tubuh sepenuhnya dilapisi mesoderm). Pembelahan spiral dan determinan, mulut berkembang dari blastopori, rongga tubuh skizoselus (terbentuk dengan cara pembagian massa jaringan mesoderm)
  • Echinodermata (Hewan berkulit duri)
7 Multiseluler dengan jaringan sejati, simetri bilateral, triploblastik, selomata. Pembelahan radial dan indeterminant, anus berkembang dari blastopori, rongga tubuh enteroselus (terbentuk melalui pelipatan dinding arkenteron mesoderm)
  • Chordata (Hewan bertulang)

Secara anatomis dan embriologis, hewan-hewan anggota dari suatu filum menunjukkan kombinasi ciri tubuh yang berbeda dengan anggota filum yang lain. Misalnya, ciri-ciri dasar susunan tubuh Arthropoda yang memiliki kaki beruas, kerangka tubuh diluar (eksoskeleton), dan tubuhnya bersegmen (beruas), contohnya kepiting, laba-laba dan serangga.

Demikian ulasan mengenai Kingdom Animalia mulai dari ciri umum animalia sampai dengan penggolongan kingdom animalia menjadi beberapa filum. Jadi secara umum ada 4 ciri utama dari kingdom animalia yaitu merupakan organisme eukariota, multiseluler, heterotrofik; kemudian Sel-sel animalia tidak memiliki dinding sel; memiliki jaringan saraf dan jaringan otot; serta Sebagian besar animalia bereproduksi secara seksual. Semoga penjelasan di atas bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan sahabat dalam bidang Biologi khusus Kingdom Animalia atau dunia hewan.

Pustaka:
[Ciri Umum Animalia dalam BelajarBagus.net]
[Biologi SMA/MA]
[Wikipedia Indonesia]

Ciri-ciri Umum dan Penggolongan Kingdom Animalia | Belajar Bagus | 4.5
Leave a Reply