Ciri-ciri Umum dan Khas Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan)

Sunday, April 2nd, 2017 - Biologi

Ciri Umum Plantae – Dalam sistem klasifikasi 5 kingdom, plantae atau tumbuhan dibagi dalam beberapa divisio. Termasuk di dalamnya jenis-jenis tumbuhan golongan lumut, paku-pakuan, dan tumbuhan berbiji. Tercatat sekitar 350.000 spesies organisme termasuk di dalamnya. Dari jumlah itu, 258.650 jenis merupakan tumbuhan berbunga dan 18.000 jenis tumbuhan lumut. Tumbuhan hijau menghasilkan hampir seluruh molekul oksigen di muka bumi ini dan merupakan bagian terpenting dalam sistem ekologi bumi.

Ciri-ciri Umum Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan)

Ciri-ciri Umum Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan)

Ciri Umum Plantae

Kingdom Plantae atau dunia tumbuhan secara umum memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Dunia tumbuhan (Plantae) mencakup semua organisme multiseluler, autotrop, fotosintetik.
  2. Memiliki dinding sel yang disusun atas senyawa selulosa, dan menyimpan kelebihan karbohidratnya dalam bentuk amilum.
  3. Plantae merupakan organisme yang sepenuhnya menyesuaikan diri dengan kehidupan di darat, meskipun beberapa di antaranya hidup di air seperti teratai.
  4. Tumbuhan (Plantae) berupa kormus (memiliki akar, batang dan daun sejati), dimana bahan-bahan yang diperlukan tumbuhan, seperti cahaya, CO2, air, dan mineral diperoleh melalui berbagai proses yang terjadi pada ketiga organ tersebut.
  5. Semua plantae memiliki kloroplas dengan klorofil a dan klorofil b.

Ciri-ciri Khas Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan)

Ciri yang segera mudah dikenali pada tumbuhan adalah warna hijau yang dominan akibat kandungan pigmen klorofil yang berperan vital dalam proses penangkapan energi melalui fotosintesis. Dengan demikian, tumbuhan secara umum bersifat autotrof. Beberapa perkecualian, seperti pada sejumlah tumbuhan parasit, merupakan akibat adaptasi terhadap cara hidup dan lingkungan yang unik. Karena sifatnya yang autotrof, tumbuhan selalu menempati posisi pertama dalam rantai aliran energi melalui organisme hidup (rantai makanan).

Tumbuhan bersifat stasioner atau tidak bisa berpindah atas kehendak sendiri, meskipun beberapa alga hijau bersifat motil (mampu berpindah) karena memiliki flagelum. Akibat sifatnya yang pasif ini tumbuhan harus beradaptasi secara fisik atas perubahan lingkungan dan gangguan yang diterimanya. Variasi morfologi tumbuhan jauh lebih besar daripada anggota kerajaan lainnya. Selain itu, tumbuhan menghasilkan banyak sekali metabolit sekunder sebagai mekanisme pertahanan hidup atas perubahan lingkungan atau serangan pengganggu. Reproduksi juga terpengaruh oleh sifat ini

Pada tingkat seluler, dinding sel yang tersusun dari selulosa, hemiselulosa, dan pektin menjadi ciri khasnya, meskipun pada tumbuhan tingkat sederhana kadang-kadang hanya tersusun dari pektin. Hanya sel tumbuhan yang memiliki plastida; juga vakuola yang besar dan seringkali mendominasi volume sel.

Beberapa Arti dari “Plantae”

Ketika nama Plantae atau tumbuhan digunakan pada kelompok tertentu dari organisme atau takson, itu umumnya mengacu pada satu dari empat konsep. Dari yang paling tidak inklusif sampai paling inklusif, keempat pengelompokan itu adalah:

No. Nama Cakupan Penjelasan
1. Tumbuhan darat, juga disebut Embryophyta Plantae sensu strictissimo Kelompok ini mencakup lumut hati, lumut tanduk, lumut daun, dan tumbuhan berpembuluh, dan juga tumbuhan fosil yang mirip dengan kelompok yang masih hidup (mis., Metaphyta Whittaker, 1969, Plantae Margulis, 1971).
2. Tumbuhan hijau, juga disebut Viridiplantae, Viridiphyta atau Chlorobionta Plantae sensu stricto Kelompok ini mencakup alga hijau, dan tumbuhan darat yang muncul dari mereka, termasuk stonewort. Nama yang diberikan ke kelompok-kelompok ini berbeda-beda hingga Juli 2011. Viridiplantae mencakup kelompok organisme yang memiliki selulosa di dinding selnya, memiliki klorofil a dan b dan memiliki plastida yang dibatasi oleh hanya dua membran yang mampu menyimpan pati. Ini adalah klad yang menjadi subyek utama dari artikel ini (mis., Plantae Copeland, 1956).
3. Archaeplastida, Plastida atau Primoplantae Plantae sensu lato Kelompok ini mencakup tumbuhan hijau di atas ditambah Rhodophyta (alga merah) dan Glaucophyta. Klad ini mencakup organisme yang bereon-eon [dua eon, lihat periode di kanan atas halaman] lalu mendapatkan kloroplasnya langsung dengan memakan sianobakteri (mis., Plantae Cavalier-Smith, 1981).
4. Defenisi lama tumbuhan Plantae sensu amplo Klasifikasi lama menempatkan alga, fungi atau bakteri yang beragam ke dalam Plantae (mis., Plantae atau Vegetabilia Linnaeus, Plantae Haeckel 1866, Metaphyta Haeckel, 1894, Plantae Whittaker, 1969).

Itulah ciri umum plantae yang dimilikinya. Jadi secara umum ciri-ciri dari kingdom plantae yaitu merupakan organisme multiseluler, autotrop, fotosintetik; memiliki dinding sel; menyesuaikan diri dengan kehidupan di darat; kingdom plantae berupa kormus (memiliki akar, batang dan daun sejati); serta memiliki kloroplas dengan klorofil a dan klorofil b. Demikian dan semoga bermanfaat.

Pustaka:
[Ciri Umum Plantae dalam Belajar Bagus]
[Wikipedia Indonesia dan Biologi Tingkatan SMA/MA]
[Gambar dari Google Images]

Ciri-ciri Umum dan Khas Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan) | Belajar Bagus | 4.5
Leave a Reply