10 Ciri Khas yang Identik di Bulan Suci Ramadhan

Saturday, May 20th, 2017 - Ramadhan

Ciri Khas yang Identik di Bulan Suci Ramadhan – Tidak terasa bulan suci Ramadhan 1438 Hijriyah di Tahun 2017 telah di depan mata. Tinggal menghitung beberapa hari kedepan, Ramadhanpun tiba. Untuk tahun ini prediksi bulan suci Ramadhan tahun ini jatuh pada tanggal 26 atau 27 bulan Mei 2017. Namun penentuannya tetap menunggu keputusan berdasarkan kemunculan hilal dan penetapan oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama Republik Indonesia. Nach kali ini BelajarBagus.net akan berbagi info menarik tentunya bagi sahabat yaitu mengenai ciri khas yang identik di bulan suci Ramadhan.

Ciri Khas yang Identik di Bulan Suci Ramadhan

Ciri Khas yang Identik di Bulan Suci Ramadhan

10 Ciri Khas yang Identik di Bulan Suci Ramadhan

Bulan Ramadhan memang memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dengan bulan-bulan yang lainnya di penaggalan Hijriyah. Berikut beberapa ciri khas yang identik di bulan Ramadhan:

1. Shalat Tarwih

Shalat Tarwih

Shalat Tarwih

Semua umat muslim di dunia selalu melakukan kegiatan ini saat bulan Suci Ramadhan tiba, yaitu shalat sunnah Tarwih. Shalat tarwih yang kadang juga suka disebut teraweh merupakan shalat sunah yang hanya dilakukan pada saat bulan Ramadhan saja. Dibeberapa daerah di Indonesia biasanya rakaat shalat tarwih itu menggunakan 23 rakaat. Namun, dibeberapa tempat ada juga yang menggunakan 11 rakaat. Dan yang uniknya setelah shalat tarwih di Indonesia adalah sebagian anak-anak meminta tanda tangan imam tarwih atau penceramah untuk diisi di buku Agenda Ramadhan sebagai tugas tambahan yang akan dikumpulkan setelah bulan Ramadhan ketika pertama kali masuk sekolahan.

2. Membangunkan Orang Untuk Sahur (Sahurrrr..Sahurr.. Sahuuurrrrrr..)

Membangunkan Sahur

Membangunkan Sahur

Orang Indonesia terkenal akan sikap saling tolong menolong, terlihat dari beberapa orang yang rela waktu tidurnya dipakai untuk membangunkan orang lain yang sedang tidur untuk santap sahur. Biasanya mereka membangunkan orang untuk sahur dengan cara keliling rumah warga menggunakan alat-alat yang terdengar berisik di kuping. Seperti memukul bedug, ember, panci, dan beberapa alat yang dapat menghasilkan suara yang keras dengan maksud membangunkan orang-orang di waktu subuh hari atau waktu sahur.

3. Ngabuburit

Ngabuburit

Ngabuburit

Kegiatan menunggu buka puasa atau biasa disebut ngabuburit. Maksudnya adalah kegiatan yang biasa dilakukan hanya semata-mata untuk mengabisakan waktu sebelum adzan maghrib tiba. Seperti duduk-duduk di teras rumah, tadarusan di masjid/mushola, keliling komplek menggunakan sepeda motor, membeli takjil untuk berbuka puasa, dan biasanya juga diisi dengan bermain game offline dan online.

4. Kegiatan Berbuka Bersama

Buka Puasa Bersama

Buka Puasa Bersama

Kegiatan yang satu ini bisa dibilang sebagai sarana untuk menjalin silahturahimyang selalu diadakan setiap orang saat menjalankan ibadah puasa. Entah itu buka bersama dengan teman sekolah, teman nongkrong bareng, atau teman yang sudah lama tak bertemu (hehe tapi bukan mantan sob). Namun di kampung-kampung seperti dikampung penulis sendiri, buka bersama selalu diadakan stiap hari di bulan Ramadhan yang dilaksanakan di Masjid dengan takjil yang disiapkan seikhlasnya oleh masyarakat desa dan di bawa ke Masjid dengan porsi biasanya melebihi peserta yang berbuka puasa. Takjil yang disediakan biasanya berupa makanan yang manis-manis berkuah seperti pisang ijo, pallu butung, cendol, kolak, serta beberapa campuran buah dan es alias es buah.

5. Kolak

Makanan Berbuka Puasa 'Kolak"

Makanan Berbuka Puasa ‘Kolak”

Menu untuk berbuka atau biasa disebut takjil memang hanya ada saat bulan Ramadhan saja, dan yang paling khas saat bulan Ramadhan yaitu, kolak. Makanan yang berbahan dasar pisang, ubi jalar, kolang-kaling dan sebagainya yang direbus dengan santan dan gula merah ini memang pas untuk dijadikan menu berbuka puasa. Biasanya para pedagang kolak menjual kolak dagangannya di pinggir-pinggir jalan ketika menjelang adzan maghrib.

6. Buah Timun Suri

Buah Timun Suri

Buah Timun Suri

Buah yang satu ini mungkin hanya bisa kita temui banyak di jajalkan saat bulan suci Ramadhan tiba. Buah ini memang selalu menjadi ciri khas tersendiri dalam hidangan berbuka puasa. Buah yang biasanya diolah dengan cara memotong buahnya menjadi kecil-kecil lalu disiram dengan air gula atau sirup dan ditambahkan cincau dan kolang-kaling yang selanjutnya disajikan untuk menu berbuka puasa. Rasanya yang agak tawar akan mengikuti rasa-rasa campuran buah ini.

7. Ketupat

Ketupat

Ketupat

Makanan yang satu ini memang sudah tidak asing lagi bagi orang yang sering melihat atau yang suka memakannya. Makanan yang hampir mirip seperti lontong, namun hanya berbeda dalam bentuk penyajiannya saja yang menggunakan daun pandan atau bias juga menggunakan daun kelapa. Ketupat memang sangat identik saat bulan suci Ramadhan. Makanan ini pas dimakan bersama coto Makassar ataukah opor ayam. Namun jarang kita temui pada awal-awal bulan Ramadhan, karna biasanya ketupat hanya muncul pada saat menjelang idul fitri saja. Seperti halnya martabak yang hanya ada di malam hari.

8. Petasan

Petasan

Petasan

Benda yang sangat mengganggu kuping ini sudah jangan ditanyakan lagi saat bulan Ramadhan tiba. Banyak yang menggunakan benda satu ini hanya untuk hiburan semata. Yang menggunakan rata-rata didominasi oleh anak kecil, tapi tidak jarang yang sudah dewasa juga ada yang menggunakannya. Mereka biasanya menyalahkan petasan pada saat selesai shalat tarwih, saat selesai sholat subuh, atau saat selesai santap sahur bersama keluarganya.

9. Pernak Pernik Berwarna Hijau

Pernak-pernik Ramadhan Dominan Berwarna Hijau

Pernak-pernik Ramadhan Dominan Berwarna Hijau

Yang ini pasti sering kali kita temukan saat berada di pusat perbelajaan seperti mall, pasar, mini market dan beberapa tempat lainnya. Tema saat bulan Ramadhan memang selalu identik dengan warna hijau. Warna hijau memang memiliki sudut pandang berbeda bagi orang yang melihatnya, tidak sama seperti warna-warna lainnya. Warna hijau terlihat lebih ‘adem’ bagi yang melihat, yang dimana rasa adem itu sendiri memang identik dengan bulan Ramadhan.

10. Mudik ke Kampung Halaman

Mudik

Mudik

Mudik atau biasa juga disebut pulang kampung adalah tradisi yang biasa dilakukan orang-orang yang merantau ke kota lain lalu kembali ke kampung halamannya pada saat bulan Ramadhan. Untuk sebagian orang, kegiatan mudik ke kampung halaman selain untuk meminta maaf pada saat idul fitri juga bisa sebagai obat rindu kepada orang tua serta para sanak keluarga yang telah ditinggal bekerja di luar kota. Mereka yang mudik biasanya menggunakan kendaraan umum. Seperti kereta, bus, pesawat, dan kapal laut,. Namun ada juga yang memakai kendaraan pribadi. Seperti menggunakan sepeda motor atau mobil pribadi.

Nach itulah beberapa ciri khas yang identik di bulan suci Ramadhan, dan tidak menutup kemungkinan sahabat temui dan rasakan semua ciri khas bulan Ramadhan tersebut. Demikian info menarik yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini semoga bermanfaat. Namun sebelum itu kami dari keluarga besar BelajarBagus.net mengucapkan “Marhaban Ya Ramadhan, Selamat Menyambut Bulan Penuh Berkah Bulan Suci Ramadhan 1438 Hijriyah Tahun 2017”.

10 Ciri Khas yang Identik di Bulan Suci Ramadhan | Belajar Bagus | 4.5
Leave a Reply