Fungsi Bagian-bagian Kulit Manusia Serta Gambar

Sunday, May 7th, 2017 - Biologi

Fungsi Bagian-bagian Kulit Manusia – Dalam biologi, kulit merupakan salah satu organ ekskresi yang berfungsi mengekskresikan keringat. Fungsi organ kulit bagi tubuh manusia tentunya tidak terlepas dari masing-masing bagian-bagian atau struktur penyusun organ kulit.

Fungsi Bagian-bagian Kulit Manusia

Fungsi Bagian-bagian Kulit Manusia

Fungsi Bagian-bagian Kulit Manusia

Secara umum terdapat tiga pembagian utama dari bagian-bagian kulit yaitu mulai dari bagian epidermis kulit, dermis kulit, sampai dengan bagian hipodermis kulit. Berikut ulasannya:

1. Lapisan Epidermis

Epidermis tersusun atas lapisan tanduk (lapisan korneum) dan lapisan Malpighi. Lapisan korneum merupakan lapisan kulit mati, yang dapat mengelupas dan digantikan oleh sel-sel baru. Lapisan Malpighi terdiri atas lapisan spinosum dan lapisan germinativum. Lapisan spinosum berfungsi menahan gesekan dari luar. Lapisan germinativum mengandung sel-sel yang aktif membelah diri, mengantikan lapisan sel-sel pada lapisan korneum. Lapisan Malpighi mengandung pigmen melanin yang memberi warna pada kulit.Lapisan Malpighi juga berfungsi sebagai pelindung dari bahaya sinar matahari terutama sinar ultraviolet.

Bagian yang terdapat pada epidermis kulit:

  • Rambut
  • Melanosit dan granula pigmen
  • Sebagian ujung saraf
  • Pori-pori kulit

2. Lapisan Dermis

Lapisan ini mengandung pembuluh darah, akar rambut, ujung saraf, kelenjar keringat, dan kelenjar minyak. Kelenjar keringat menghasilkan keringat. Banyaknya keringat yang dikeluarkan dapat mencapai 2.000 ml setiap hari, tergantung pada kebutuhan tubuh dan pengaturan suhu. Keringat mengandung air, garam, dan urea. Fungsi lain sebagai alat ekskresi adalah sebegai organ penerima rangsangan, pelindung terhadap kerusakan fisik, penyinaran, dan bibit penyakit, serta untuk pengaturan suhu tubuh.

Pada suhu lingkungan tinggi (panas), kelenjar keringat menjadi aktif dan pembuluh kapiler di kulit melebar. Melebarnya pembuluh kapiler akan memudahkan proses pembuangan air dan sisa metabolisme. Aktifnya kelenjar keringat mengakibatkan keluarnya keringat ke permukaan kulit dengan cara penguapan.

Penguapan mengakibatkan suhu di permukaan kulit turun sehingga kita tidak merasakan panas lagi. Sebaliknya, saat suhu lingkungan rendah, kelenjar keringat tidak aktif dan pembuluh kapiler di kulit menyempit. Pada keadaan ini darah tidak membuang sisa metabolisme dan air, akibatnya penguapan sangat berkurang, sehingga suhu tubuh tetap dan tubuh tidak mengalami kendinginan. Keluarnya keringat dikontrol oleh hipotalamus.Hipotalamus adalah bagian dari otak yang terdiri dari sejumlah nukleus dengan berbagai fungsi yang sangat peka terhadap steroid dan glukokortikoid, glukosa dan suhu.

Bagian yang terdapat pada dermis kulit:

  • Kelenjar minyak
  • Kelenjar Limpha (limfe)
  • Saraf (juga sebagian ujung saraf), termasuk korpuskula
  • Akar Rambut
  • Kelenjar keringat
  • Kolagen kulit
  • Otot kulit
  • Folikel rambut
  • Pembuluh arteri dan pembuluh vena

3. Lapisan Hipodermis

Lapisan ini terletak di bawah dermis. Lapisan ini banyak mengandung lemak. Lemak berfungsi sebagai cadangan makanan, pelindung tubuh terhadap benturan, dan menahan panas tubuh.

Bagian yang terdapat pada hipodermis kulit:

  • Jaringan lemak
  • Pembuluh arteri dan pembuluh vena
  • Sebagian Saraf

Fungsi Umum Kulit

Sebelum sahabat mengetahu fungsi dari masing-masing bagian dari kulit, berikut ini kami bagikan beberapa fungsi umum dari organ kulit manusia:

  1. Sebagai alat pengeluaran berupa keringat.
  2. Sebagai alat peraba.
  3. Sebagai pelindung organ dibawahnya.
  4. Tempat terbentuknya Vit D dari proVit D dengan bantuan sinar matahari.
  5. Pengatur dan penyeimbang suhu tubuh.
  6. Tempat menimbun lemak.

Spesifikasi Bagian-bagian dari Kulit Manusia Beserta Fungsinya Masing-masing:

Berikut gambar dari bagian-bagian kulit:

Struktur, Lapisan, serta Bagian-bagian Kulit Manusia

Struktur, Lapisan, serta Bagian-bagian Kulit Manusia

1. Rambut

Berbagai fungsi dari rambut diantaranya rambut di kepala membuat kita tetap merasa hangat. Rambut di hidung, telinga, dan sekitar mata melindungi organ-organ tersebut dari debu dan partikel-partikel lainnya. Alis dan bulu mata melindungi mata dengan cara mengurangi cahaya dan partikel yang mungkin menerpa organ penglihatan tersebut. Demikian juga dengan rambut-rambut halus yang ada di tubuh yang menyediakan kehangatan dan perlindungan bagi kulit. Rambut juga menjadi bantalan yang melindungi tubuh dari luka.

Rambut adalah organ seperti benang yang tumbuh di kulit hewan dan manusia, terutama mamalia. Rambut muncul dari epidermis (kulit luar), walaupun berasal dari folikel rambut yang berada jauh di bawah dermis. Setiap helai rambut memiliki tiga lapisan, yaitu medula di bagian lembut di tengah, korteks yang melingkari medula dan merupakan bagian utama rambut, serta kutikula yaitu bagian luar yang keras dan bertugas melindungi batang rambut.

2. Pori-pori kulit

Fungsi pori-pori dari kulit yaitu sebagai tempat keluarnya kotoran dan keringat di kulit, juga sebagai muara dari saluran milik kelenjar keringat. Pori-pori kulit tersebar di seluruh bagian epidermis (lapisan luar) kulit.

3. Kelenjar Minyak

Fungsi kelenjar minyak sebagai kelenjar mikroskopik yang berada tepat di bawah kulit yaitu untuk mengeluarkan minyak yang disebut sebum. Minyak yang dihasilkan ini memiliki beberapa manfaat diantaranya menjaga kelembapan, kehalusan dan kelembutan kulit, menjaga kelembaban rambut kulit, serta dapat menjaga keelastisan kulit.

4. Kelenjar Limpha (Limfe)

Fungsinya menyaring cairan limfe dari benda asing, pembentukan limfosit, membentuk antibody, pembuangan bakteri, serta dapat membantu reabsorpsi lemak. Kelenjar limfe (Limpha) yang terletak di titik pertemuan antar pembuluh limfe, menyaring organisme penginfeksi dari limfe. Kelenjar ini dipenuhi limfosit, sejenis sel darah putih. Kelompok simpul limfe terdapat di banyak bagian tubuh termasuk di bagian kulit Kelenjar ini berbentuk bulat lonjong denga ukuran kira-kira 10-25mm.

5. Saraf Kulit

Dalam permukaan kulit mengandung saraf-saraf yang memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda-beda, saraf pada kulit terdiri dari diantaranya yaitu:

Beberapa bagian saraf pada lapisan kulit

Beberapa bagian saraf pada lapisan kulit (lihat keterangan yang ditunjuk garis berwarna kuning)

  • Korpuskula Paccini

Merupakan ujung saraf pada kulit yang berfungsi menerima rangsangan berupa tekanan atau saraf perasa tekanan kuat. Ditemukan di jaringan subkutan pada telapak tangan, telapak kaki, jari, puting, periosteum, mesenterium, tendo, ligamen, dan genetalia eksterna. Memiliki bentuk bundar atau lonjong dan besar (panjang 2 mm dan diameter 0,5 hingga 1 mm), bentuk yang paling besar dapat dilihat dengan mata telanjang karena bentuknya mirip bawang.

  • Korpuskula Ruffini

Merupakan ujung saraf pada kulit yang berfungsi menerima rangsangan panas. Ditemukan pada jaringan ikat termasuk dermis dan kapsula sendi yang memiliki sebuah kapsula jaringan ikat tipis yang mengandung ujung akhir saraf yang menggelembung. Merupakan mekanoreseptor karena mirip dengan organ tendo golgi.

  • Korpuskula Meisner

Merupakan ujuang saraf perasa pada kulit yang berfungsi menerima rangsangan berupa sentuhan. Terletak pada papila dermis, khususnya pada ujung jari, bibir, puting dan genetalia. Berbentuk silindris.
Sumbu panjangnya tegak lurus di permukaan kulit dan berukuran sekitar 80 mikron dan lebarnya sekitar 40 mikron.

  • Korpuskula Krause

Merupakan ujung saraf perasa pada kulit yang berfungsi menerima rangsangan dingin. Ditemukan di daerah mikokutis (bibir dan genetalia eksterna) pada dermis dan berhubungan dengan rambut. Berbentuk bundar (sferis) dengan diameter sekitar 50 mikron.

  • Lempeng Merkel

Fungsinya sebagai ujung perasa sentuhan dan tekanan ringan. Terletak dekat permukaan kulit. Sel-sel Merkel bersama dengan badan Meissner terdapat di lapisan kulit superfisial dan ditemukan kluster dibawah lengkungan ujung-ujung jari yang menyusun sidik jari. Pada kulit berambut, ujung saraf Merkel membentuk kluster ke dalam struktur epitelial khusus yang disebut “touch domes” atau “lempeng rembut”. Lempeng Merkel juga terdapat pada kelenjar Mammae.

  • Ujung Saraf Tanpa Selaput

Fungsinya sebagai ujung saraf perasa nyeri.

  • Ujung Saraf Sekeliling Rambut

Fungsinya sebagai ujung saraf peraba.

6. Akar Rambut

Fungsi dari akar rambut yaitu sebagai penerima nutrisi dari folikel untuk menunjang pertumbuhan rambut yang tepatnya terjadi pada bagian akar rambut yang disebut papilla rambut. Akar rambut berakhir di pembesaran bernama bola rambut, yang berwarna lebih putih dan teksturnya lebih lunak, dan terdapat di dalam penonjolan epidermis folikular yang bernama folikel rambut.

7. Jaringan Lemak

Fungsi jaringan lemak yaitu untuk menjaga panas (mengatur suhu) tubuh, penahan terhadap benturan ke organ tubuh bagian dalam, memberi bentuk pada tubuh, dan sebagai tempat penyimpan cadangan makanan. Ketebalan dan kedalaman jaringan lemak bervariasi sepanjang kontur tubuh seseorang. Jaringan lemak terdapat di bagian Hypodermis kulit.

8. Pembuluh Vena

Fungsi pembuluh vena yakni membawa darah yang kaya karbondioksida (CO2) kembali ke jantung. Vena terdiri dari tiga lapisan. Namun pada vena jaringan ikat dan otot kurang tebal yang membuatnya lebih tipis dibandingkan dengan arteri. Vena berukuran sedang dan besar memiliki katup yang mencegah kembalinya aliran darah karena pengaruh tarikan gravitasi, terutama di tangan dan kaki. Katup semilunar ini akan menjaga darah agar menuju jantung.

9. Pembuluh Arteri

Fungsi Pembuuluh darah Arteri Membawa darah yang kaya oksigen dari jantung ke seluruh tubuh dan tentunya melewati kulit. Arteri terdiri dari tiga lapisan, lapisan terluar merupakan jaringan keras, lapisan tengah adalah otot yang membuatnya elastis dan kuat dan lapisan dalam berupa sel epitel (endotel) yang halus, sehingga darah mengalir dengan mudah tanpa hambatan.

10. Kelenjar Keringat

Fungsi utama kelenjar keringat yaitu untuk menghasilkan keringat guna pengaturan suhu tubuh. Kelenjar keringat terletak jauh di dalam kulit. Terdapat dua macam kelenjar keringat yang berbeda dalam komposisi keringat yang dihasilkan serta fungsinya berikut ini:

  1. Kelenjar keringat ekrin tersebar di seluruh permukaan tubuh tetapi lebih banyak terdapat telapak tangan, telapak kaki, dan wajah. Keringat yang dihasilkan adalah air yang mengandung berbagai macam garam. Kelenjar ini berfungsi sebagai pengatur suhu tubuh.
  2. Kelenjar keringat apokrin menghasilkan keringat yang mengandung lemak. Kelenjar ini terutama terdapat pada ketiak dan sekitar alat kelamin. Aktivitas kelenjar ini menghasilkan bau karena aktivitas bakteri yang memecah komponen organik dari keringat yang dihasilkannya.

11. Kolagen Kulit

Fungsi kolagen kulit yaitu untuk menjaga stabilitas struktural kulit serta memberikan sifat elastis bagi kulit. Kolagen merupakan protein yang ditemukan dalam kulit manusia dimana secara umum kolagen berbelit menjadi atau membentuk jaring serat pada kulit.

12. Otot Kulit

Fungsi otot kulit yaitu untuk mengatur gerakan rambut pada kulit. Otot yang terdapat pasa rambut adalah otot erektor dimana mampu berkontraksi dan berelaksasi untuk pergerakan rambut.

13. Folikel Rambut

Fungsi utama folikel rambut yaitu lapisan yang berperan sebagai tempat rambut tumbuh. Beberapa fungsi lain dari folikel rambut yaitu:

  • Untuk melindungi janin pada uterus selama trisemester terakhir dengan memproduksi vernix caseosa.
  • Setelah kelahiran, folikel rambut memproduksi minyak untuk memproteksi permukaan kulit.
  • Menyediakan sebuah alat sensor melalui nerve innervations di sekeliling pilosebaceous.
  • Memproduksi pheromones dengan menghubungkan aprovine glands.
  • Memfasilitasi pembaruan rambut dan regenerasi kulit dengan menyediakan sel penyimpanan.
  • Membantu serat pigmentasi dan epidermal repigmentasi melalui melanocyte.
  • Menyediakan penyimpanan sel Langerhans untuk memungkinkan immunosurveilance.

Beberapa fungsi folikel rambut yang bisa saja merugikan yaitu:

  • Menjadi tempat pathogen dan menyediakan saluran pathogen untuk masuk ke dalam tubuh.
  • Kehilangan atau kerontokan rambut menyediakan sebuah target antigenic untuk sistem imun dan pengembangan penyakit folliculotropic dengan komponen autoimun.
  • Berperan dalam memberikan sinyal melalui sensitivitas dan sintesis dari aktivitas neuroendocrine.

14. Melanosit dan Granula Pigmen Kulit

Fungsi sel-sel melanosit untuk memproduksi melanin berupa pigmen yang bertanggung jawab untuk mengatur warna kulit dan rambut seseorang. Untuk fungsi granula pigmen yaitu khusus berfungsi untuk menentukan warna kulit. Melanin melayani sejumlah fungsi dalam tubuh dan sel-sel ini ditemukan pada semua orang. Pewarnaan rambut dan kulit tidak ditentukan oleh berapa banyak melanosit seseorang, tapi seberapa aktif sel-sel ini. Melanosit terletak di lapisan bawah epidermis kulit.

Demikian penjelasan mengenai fungsi bagian-bagian kulit manusia yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini. Kami menyadari bawha penjelasan yang kami bagikan di atas jauh dari kesempurnaan. Akan tetapi kami berharap penjelasan di atas dapat memberikan manfaat dan dapat menjadi salah satu referensi yang baik bagi sahabat dalam meningkatkan pengetahuan sahabat mengenai fungsi dan bagian dari salah satu organ terpenting bagi tubuh manusia yaitu organ kulit.

Pustaka:
[Fungsi Bagian-bagian Kulit Manusia dalam BelajarBagus.net 2017]
[Kulit dan Beberapa Fungsi Bagian Kulit – Wikipedia Indonesia & Beberapa Referensi yang Relevan Lainnya; Akses 2017]
[Sebagian Gambar – Google Images dan Hedisasrawan Blogspot Indonesia; Akses 2017]

Fungsi Bagian-bagian Kulit Manusia Serta Gambar | Belajar Bagus | 4.5
Leave a Reply