Fungsi Bagian-bagian Nefron Ginjal Manusia

Monday, May 1st, 2017 - Biologi

Fungsi Bagian-bagian Nefron Ginjal Manusia – Ginjal merupakan alat ekskresi utama pada manusia. Ginjal berfungsi untuk mengekskresikan zat-zat sisa metabolisme yang mengandung nitrogen, seperti urea, dan ammonia. Selain itu, ginjal juga berfungsi untuk mengeluarkan zat-zat yang jumlahnya berlebihan, seperti vitamin C yang terlalu banyak dalam tubuh, mempertahankan tekanan osmosis ekstraseluler, dan mempertahankan keseimbangan asam dan basa.

Ginjal dan bagian-bagian Nefron

Ginjal dan Bagian-bagian Nefron

Fungsi Bagian-bagian Nefron Ginjal Manusia

Pada salah satu bagian ginjal yaitu kulit ginjal atau yang biasa diistilahkan Korteks, di dalamnya terdapat jutaan nefron yang terdiri dari badan malphigi. Badan malphigi tersusun atas glomerulus yang diselubungi kapsula Bowman dan tubulus(saluran) yang terdiri dari tubulus kontortus proksimal, tubulus kontortus distal, dan tubulus kolektivus.

Pengertian nefron sendiri adalah unit fungsional terkecil dari ginjal yang terdiri atas tubulus kontortus proximal, tubulus kontortus distal dan duktus koligentes. Masing-masing ginjal manusia terdiri dari kurang lebih 1 juta nefron, masing-masing mampu membentuk urin. Ginjal tidak dapat nefron membentuk nefron baru, oleh karena itu jika ada kerusakan nefron karena trauma ginjal atau penyakit ginjal jumlah nefron akan trun bertahap. Jumlah nefron berfungsi akan menurun kira-kira 10% setiap 10 tahun. Berkurangnya fungsi ini tidak mengancam jiwa karena perubahan adaptif sisa nefron menyebabkan nefron tersebut dapat mengeluarkan air, elektrolit, dan produk sisa dalam jumlah yang tepat. Setiap nefron terdiri dari komponen vaskuler dan komponen tubulus.

Gambar Nefron Beserta Bagian-bagian dan Penjelasan Fungsinya

Beberapa gambar nefron yang sengaja kami bagikan sebagai bahan perbandingan untuk sahabat dalam memahami fungsi bagian-bagian dari nefron.

fungsi-bagian-bagian-nefron-ginjal-1 fungsi-bagian-bagian-nefron-ginjal-2 fungsi-bagian-bagian-nefron-ginjal-3 fungsi-bagian-bagian-nefron-ginjal-4 fungsi-bagian-bagian-nefron-ginjal-6

Jadi sekali lagi dijelaskan bahwa nefron merupakan tempat penyaringan darah. Di dalam ginjal terdapat lebih dari 1 juta buah nefron. 1 nefron terdiri dari glomerulus, kapsula bowman, tubulus kontortus proksimal, lengkung henle, tubulus kontortus distal, dan tubulus kolektivus. Berikut fungsinya masing-masing:

a. Glomerulus

Glomerulus merupakan tempat penyaringan darah yang akan menyaring air, garam, asam amino, glukosa, dan urea. Menghasilkan urin primer.

b. Kapsula Bowman

Kapsula bowman merupakan semacam kantong/kapsul yang membungkus glomerulus. Kapsula bowman ditemukan oleh Sir William Bowman.

c. Tubulus Kontortus Proksimal

Tubulus kontortus proksimal merupakan tempat penyerapan kembali/reabsorpsi urin primer yang menyerap glukosa, garam, air, dan asam amino. Menghasilkan urin sekunder.

d. Lengkung Henle

Lengkung henle merupakan penghubung antara tubulus kontortus proksimal dengan tubulus kontortus distal.

e. Tubulus Kontortus Distal

Tubulus kontortus distal merupakan tempat untuk melepaskan zat-zat yang tidak berguna lagi atau berlebihan ke dalam urin sekunder. Menghasilkan urin sesungguhnya.

f. Tubulus Kolektivus

Tubulus Kolektivus merupakan tabung sempit panjang dalam ginjal yang menampung urin dari nefron, untuk disalurkan ke pelvis menuju kandung kemih.

g. Afferent Arteriole dan Efferent Arteriole

Sebagai tambahan bahwa di bagian nefron juga terdapat afferent arteriole dan efferent arteriole (keduanya merupakan pembuluh arteri). Afferent arteriole yaitu arteri yang mengangkut darah dari glomerulus. Darah pada afferent arteriole masih perlu diproses di tubulus pada nefron. Fungsi dari efferent arteriole adalah untuk mengangkut darah setelah disaring di glomerulus untuk diproses di bagian lain nefron.

Pembentukan Urine di Ginjal

Kaitannya dengan fungsi bagian-bagian nefron ginjal, dalam melakukan fungsinya setiap bagian-bagian nefron tersebut antara bagian yang satu dengan bagian yang lainnya akan saling bersinergi terutama dalam melakukan fungsi ginjal yang utama sebagai organ ekskresi penghasil urine. Adapun proses pembentukan urine di dalam ginjal melalui tiga tahapan sebagai berikut:

fungsi-bagian-bagian-nefron-ginjal-5

Proses Pembentukan Urine dalam Nefron Ginjal

1) Filtrasi (Penyaringan)

Filtrasi darah terjadi di glomerulus, yaitu kapiler darah yang bergelung-gelung di dalam kapsul Bowman. Pada glomerulus terdapat sel-sel endotelium sehingga memudahkan proses penyaringan. Selain itu, di glomerulus juga terjadi pengikatan sel-sel darah, keping darah, dan sebagian besar protein plasma agar tidak ikut dikeluarkan. Hasil proses in filtrasi ini berupa urine primer (filtrate glomerulus) yang komposisinya mirip dengan darah, tetapi tidak mengandung protein. Di dalam urine primer dapat ditemukan asam amino, glukosa, natrium, kalium, ion-ion, dan garam-garam lainnya.

2) Reabsorpsi (Penyerapan Kembali)

Proses reabsorpsi terjadi di dalam pembuluh (tubulus) proksimal. Proses ini terjadi setelah urine primer hasil proses in filtrasi mengalir dalam pembuluh (tubulus) proksimal. Bahan-bahan yang diserap dalam proses reabsorpsi ini adalah bahan-bahan yang masih berguna, antara lain glukosa, asam amino, dan sejumlah besar ion-ion anorganik. Selain itu, air yang terdapat dalam urine primer juga mengalami reabsorpsi melalui proses osmosis, sedangkan reabsorpsi bahan-bahan lainnya berlangsung secara transpor aktif.

Proses penyerapan air juga terjadi di dalam tubulus distal. Kemudian, bahan-bahan yang telah diserap kembali oleh tubulus proksimal dikembalikan ke dalam darah melalui pembuluh kapiler yang ada di sekeliling tubulus. Proses reabsorpsi ini juga terjadi di lengkung Henle, khususnya ion natrium. Hasil proses reabsorpsi adalah urine sekunder yang memiliki komposisi zat-zat penyusun yang sangat berbeda dengan urine primer. Dalam urine sekunder tidak ditemukan zat-zat yang masih dibutuhkan tubuh dan kadar urine meningkat dibandingkan di dalam urine primer.

3) Augmentasi (Pengumpulan)

Urine sekunder selanjutnya masuk ke tubulus kontortus distal dan saluran pengumpul. Di dalam saluran ini terjadi proses penambahan zat-zat sisa yang tidak bermanfaat bagi tubuh. Kemudian, urine yang sesungguhnya masuk ke kandung kemih (vesika urinaria) melalui ureter. Selanjutnya, urine tersebut akan dikeluarkan dari tubuh melalui uretra. Urine mengandung urea, asam urine, amonia, dan sisa-sisa pembongkaran protein. Selain itu, mengandung zat-zat yang berlebihan dalam darah, seperti vitamin C, obat-obatan, dan hormon serta garam-garam.

Nach demikian fungsi bagian-bagian nefron pada ginjal manusia beserta proses pembentukan urine yang melibatkan bagian-bagian dari nefron tersebut. Semoga penjelasan di atas dapat memberikan manfaat bagi sahabat terlebih bagi penulis sendiri.

Pustaka:
[Fungsi Bagian-bagian Nefron Ginjal Manusia – Belajar Bagus 2017]
[Nefron – Wikipedia Indonesia Akses 2017]
[Bagian-bagian Ginjal – Blogspot Indonesia Hedisasrawan Akses 2017]
[Sebagian Gambar dari Google Images Akses 2017

Fungsi Bagian-bagian Nefron Ginjal Manusia | Belajar Bagus | 4.5
Leave a Reply