Fungsi Dinding Sel dan Sifat-sifatnya

Friday, September 8th, 2017 - Biologi

Fungsi Dinding Sel – Pengertian dari dinding sel adalah struktur di luar membran plasma yang membatasi ruang bagi sel untuk membesar. Dinding sel merupakan ciri khas yang dimiliki tumbuhan, bakteri, fungi (jamur), dan alga, meskipun struktur penyusun dan kelengkapannya berbeda. Walaupun terdapat struktur serta penyusun dari dinding sel berbeda, namun secara keseluruhan memiliki fungsi yang hampir sama bagi organisme itu sendiri. Perlu juga dipahami bahwa terdapat perbedaan antara dinding sel dengan membran sel. Dinding sel memiliki tekstur yang lebih padat atau keras dibandingkan dengan membran sel yang sifatnya lunak/lembek seperti yang terdapat pada bagian paling luar dari sel hewan.

Fungsi Dinding Sel

Dinding Sel

Fungsi Dinding Sel

Berikut beberapa fungsi dari dinding sel organisme baik dinding sel tumbuhan, bakteri, fungi (jamur), maupun alga:

  1. Dinding sel dapat memberikan struktur dan bentuk sel.
  2. Memberikan dukungan struktural.
  3. Perlindungan terhadap infeksi dan stres mekanik.
  4. Memisahkan bagian dalam sel dari lingkungan luar.
  5. Dinding sel memungkinkan transportasi zat dan informasi dari bagian dalam sel ke eksterior.
  6. Juga membantu dalam regulasi osmotik.
  7. Dinding sel mencegah kelebihan air yang masuk ke dalam sel.
  8. Mencegah kehilangan air.
  9. Kegiatan fisiologis dan biokimia dari dinding sel membantu dalam komunikasi sel-sel.
  10. Dapat mencegah sel tidak pecah karena tekanan tugor.
  11. Membantu difusi gas masuk dan keluar dari sel.
  12. Dinding sel juga dapat memberikan perlindungan mekanik dari serangga dan patogen.

Baca juga: Fungsi Membran Sel.

Dinding sel menyebabkan sel tidak dapat bergerak dan berkembang bebas. Namun, hal ini berakibat positif karena dinding-dinding sel dapat memberikan dukungan, perlindungan dan penyaring (filter) bagi struktur dan fungsi sel sendiri. Dinding sel mencegah kelebihan air yang masuk ke dalam sel.

Dinding sel terbuat dari berbagai macam komponen, tergantung golongan organisme. Pada tumbuhan, dinding-dinding sel sebagian besar terbentuk oleh polimer karbohidrat (pektin, selulosa, hemiselulosa, dan lignin sebagai penyusun penting). Pada bakteri, peptidoglikan (suatu glikoprotein) menyusun dinding sel. Fungi memiliki dinding sel yang terbentuk dari kitin. Sementara itu, dinding sel alga terbentuk dari glikoprotein, pektin, dan sakarida sederhana (gula).

Sifat-sifat Dinding Sel

1. Sifat Fisik

Dinding sel terdiri atas misel yaitu bangun-bangun molekul yag tersusun oleh selulose. Bangun-bangun tersebut merupakan fibril yang bersambungan yang tersusun miring dan pada awal perkembangan sejajar satu sama lain, sedang pada perkembangan berikutnya serupa rangka seperti jala.

2. Sifat Kimia

Dinding sel tersusun oleh zat organik dan anorganik. Zat-zat organik yang dijumpai pada dinding sel adalah: pectin, hemiselulosa, pentosan, protopekti, lignin, kutin, selulose, suberin, sapropolenin.

Dinding sel pada sel yang masih muda adalah tipis, makin dewasa sel tersebut dinding selnya relative bertambah tebal, sehingga terbentuknya dinding sel sangat erat hubungannya dengan perkembangan sel tersebut. Penebalan dinding masing-masing sel berbeda-beda karena disesuaikan dengan fungsinya, sehingga terdapat perbedaan bentuk sel.

Di antara dinding sel yang mengalami penebalan, terdapat bagian-bagian tertentu yang tidak ikut menebal yang disebut Noktah. Di dalam noktah kadang-kadang dijumpai plasmodesmata, yang berfungsi untuk meneruskan rangsang dan makanan dari 1 sel ke sel yang lain. Pada waktu sel mengalami penebalan maka bagian dinding sel yang tertembus benang plasma tidak ikut menebal.

Pada waktu sel masih hidup dan belum mengalami penebalan, dinding selnya masih tipis dan dapat ditembus oleh benang-benang plasma yang disebut plasmodesmata. Selama proses penebalan dinding sel berlangsung, di tempat-tempat plasmodesmata menerobos dinding sel masih terjadi aliran plasma, sehingga tempat-tempat ini tidak mengalami penebalan. Walaupun dinding sel semakin menebal sehingga lubang noktah telah berubah menjadi saluran noktah, kadang-kadang dalam saluran noktah masih terdapat benang-benang plasma.

Itulah beberapa ulasan mengenai fungsi dinding sel beserta sifat-sifatnya. Dan semoga penjelasan tersebut dapat memberikan manfaat serta menjadi salah satu referensi yang baik dalam memahami salah satu organel yaitu dinding sel.

Fungsi Dinding Sel dan Sifat-sifatnya | Belajar Bagus | 4.5
Leave a Reply