Stratifikasi Sosial Tertutup, Pengertian, Tipe, dan Contohnya

Stratifikasi Sosial Tertutup – Salah satu pembagian dari stratifikasi yaitu Stratifikasi Sosial Tertutup. Setelah sebelumnya dijelaskan mengenai pengertian stratifikasi, kali ini BelajarBagus.net akan berbagi penjelasan mengenai stratifikasi sosial tertutup. Stratifikasi sosial bersifat tertutup membatasi kemungkinan berpindahnya seseorang dari satu lapisan ke lapisan yang lain, baik yang merupakan gerak ke atas maupun ke bawah. Satu-satunya jalan untuk masuk menjadi anggota suatu lapisan dengan kelahiran. Pelapisan sosial di masyarakat bentuknya berbeda-beda.

Stratifikasi Sosial Tertutup

Stratifikasi Sosial Tertutup

Stratifikasi Sosial Tertutup

Bentuk ini akan dipengaruhi oleh kriteria atau faktor yang menjadi dasar pelapisan masyarakat. Kriteria itu antara lain ekonorni, sosial atau kriteria politik. Misalnya, bagi golongan politik tertentu yang termasuk mayoritas dalam kekuasaan akan mendapat kedudukan lebih tinggi dibandingkan dengan nainderbus.

Pengertian Stratifikasi Sosial Tertutup

Stratifikasi Sosial Tertutup merupakan stratifikasi sosial yang setiap anggotanya tidak akan berpindah dari kelompok tertentu karena satu-satunya penentu pengelompokkan dalam sistem stratifikasi sosial tertutup adalah melalui kelahiran.

Tipe-tipe Stratifikasi Sosial Tertutup

Mac-Iver mengemukakan bahwa dasar-dasar pelapisan kekuasaan atau piramida kekuasaan terbagi dalam tiga pola umum, yaitu: tipe kasta, tipe oligarki dan tipe demokratis.

a. Tipe kasta

Merupakan sistem lapisan kekuasaan dengan garis pemisahan yang tegas dan kaku. Masyarakat dengan tipe kasta, misalnya masyarakat Hindu India yang hampir-hampir tidak pernah terjadi gerak sosial yang vertikal. Pada puncak piramida kekuasaan tipe kasta diduduki oleh seorang penguasa tertinggi, misalnya seorang raja dengan lingkungan pendukungnya para bangsa, ksatria, dan pendeta. Lapisan kedua terdiri atas para petani dan buruh tani yang kemudian diikuti oleh lapisan diikuti oleh lapisan terendah yang ditempati oleh budak-budak.

b. Tipe oligarki – Stratifikasi Sosial Tertutup

Merupakan sistem lapisan kekuasaan dengan garis pemisahan yang tegas. Pembedaan lapisan pada masyarakat dengan tipe oligarki ini ditentukan oleh kebudayaan masyarakat tersebut, terutama pada kesempatan yang diberikan kepada seluruh warga untuk memperoleh kekuasaan-kekuasaan tertentu. Perbedaan antara tipe kasta dan tipe oligarki adalah adanya kesempatan setiap individu untuk naik lapisan meskipun pada tipe ini lapisan diperoleh berdasarkan kelahiran (ascribed status). Pada tipe oligarki terdapat lapisan yang lebih khusus dan perbedaan antar lapisan tidak mencolok.

Pada piramida kekuasaan tipe oligarki, kelas menengah merupakan warga yang paling banyak jumlahnya. Hal itu terjadi karena industri, perdagangan dan keuangan memegang peranan yang febih penting. Kesempatan untuk naik tingkatan lapisan pada masyarakat dengan tipe oligarki bermacam-macam. Bahkan anggota masyarakat pada kelas menengah mempunyai kesempatan untuk menjadi penguasa. Tipe oligarki ditemukan pada masyarakat feodal yang telah berkembang.

c. Stratifikasi Sosial Tertutup Tipe demokratis

Merupakan sistem lapisan kekuasaan dengan garis pemisahan antar lapisan yang bersifat sangat mobil, Ascribed status tidak memegang peranan penting. Karena faktor kemampuan dan keberuntungan seseorang lebih dominan pada sistem lapisan ini. Hal ini bisa dialami oleh anggota-anggota partai politik pada masyarakat demokratis yang dapat mencapai kedudukan-kedudukan tertentu dalam masyarakat melalui partai yang dipegangnya.

Pirarnida kekuasaan tipe demokratis tersebut merupakan tipe ideal. Namun, dalam kenyataan seringkali terjadi penyimpangan. Hai itu terjadi karena masyarakat selalu mengalami perubahan sosiai dan kebudayaan. Setiap terjadi perubahan mengakibatkan terjadinya pula perubahan piramida kekuasaan.

Contoh Stratifikasi Sosial Tertutup

  1. Sistem kasta di India dan Bali serta di Jawa ada golongan darah biru dan golongan rakyat biasa. Tidak mungkin anak keturunan orang biasa seperti petani miskin bisa menjadi keturunan ningrat / bangsawan darah biru.
  2. Sistem kasta pada masyarakat Bali. Di Bali, seseorang yang sudah menempati kasta tertentu sangat sulit, bahkan tidak bisa pindah ke kasta yang lain. Seorang anggota kasta teratas sangat sulit untuk pindah ke kasta yang ada di bawahnya, kecuali ada pelanggaran berat yang dilakukan oleh anggota tersebut.
  3. Sistem kasta invidu dalam lingkungan masyarakat dibagi menjadi beberapa kelompok yakni kelompok brahmana, ksatria, waisya, dan sudra. Pengelompokkan tersebut didasarkan atas peran yang dapat mereka berikan kepada kehidupan sosialnya.
  4. Pemberian gelar Andi pada massyarakat Bugis, Gelar Raden di masyarakt Jawa dan Tengku di masyarkat Aceh.

Demikian sedikit penjelasan mengenai Stratifikasi Sosial Tertutup yang bisa kami bagikan kepada sahabat, semoga bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga artikel lainnya: Jenis dan Persebaran Fauna di Indonesia Beserta Contohnya

Stratifikasi Sosial Tertutup, Pengertian, Tipe, dan Contohnya | Wawang Armansyah | 4.5
Leave a Reply